Rifat Sungkar Naik Podium di Rally Malysia

Rifat Sungkar Naik Podium di Rally Malysia
- Pereli Tim Pertamina Prima XP Rifat Sungkar (Indonesia) dengan navigator Scot Beckwith (Ausralia), naik podium ketiga kejuaaran "MR9 - Ancom Malaysian Rally" yang merupakan kejuaraan APRC putaran 5 dan Asia Rally Championship (ARC) putaran kedua di Johor Bahru, Malaysia, Minggu (16/08).

"Dengan keberhasilannya di podium ketiga MR9, Rifat juga berhak atas podium kedua untuk kejuaraan Asia Rally Championship, dimana pereli wanita Emma Gilmour tidak terdaftar sebagai peserta ARC, tetapi hanya sebagai peserta APRC," demikian pengumuman dari RFT Management.

Sebanyak 34 peserta "MR9 - Ancom Malaysian Rally" yang dilepas oleh Sultan Johor, Jumat (14/08), harus bertarung dalam 16 special stage (trayek khusus) dengan jarak total 524,89 km, dimana etape I Sabtu merupakan pertarungan terberat dimana trek tertutup lumpur dan sangat licin akibat hujan seharian penuh serta dan angin ribut, sehingga 12 peserta tidak dapat menyelesaikan MR9 tersebut.

Peserta unggulan yang tidak dapat menyelesaikan reli itu antara lain pereli Jepang, Katsu Taguchi, yang empat kali menabrak pohon dan tanggul serta terbalik di SS 12, Gurav Gill (kerusakan tehnis) dan Karamjit (keluar lintasan), bahkan Rifat Sungkar/Scot Beckwith hampir tidak dapat menyelesaikan reli ini karena menabrak pohon di SS 5, sehingga intercooler-nya pecah dan turbonya rusak.

"Saya tak mau menyerah, pertarungan masih 11 SS lagi! lebih baik kalah 10 menit daripada tidak finish," ujar Rifat yang didukung oleh Garuda Indonesia, Oakley dan Bullock Tools.

"Inilah bedanya reli dan racing. Dalam reli strategy sangatlah penting. Tidak hanya tancap gas, tapi mengendalikan emosi, team work, dan melihat kondisi di lapangan adalah sangat penting untuk menuju podium finish," ujar Harris selaku Tim manager Pertamina Prima XP.

Scot Beckwith sebagai navigator (baru) -nya Rifat, menambahkan bahwa pada saat selesai survey lintasan, hampir seluruh peserta menyatakan MR9 Rally adalah reli dengan "skill and brain" (kemampuan dan otak), bukan engine and power (mesin dan tenaga). "Hal ini yang selalu saya ingatkan ke Rifat untuk tetap semangat dan bermain safe," katanya. (kpl/bola)

Berita Terkait