
Bola.net - Pengprov Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Selatan di bawah kendali Subhan Aksa serius membangun sirkuit permanen di Makassar sebagai upaya meningkatkan prestasi pebalap Sulsel di tingkat nasional hingga internasional.
Ketua Bidang Pembinaan Prestasi IMI Sulsel, Adifar Hakim di Makassar, Minggu (17/3), mengatakan proyek yang akan menelan biaya besar itu sudah dimulai dalam tahap penimbunan lahan yang terletak di Tanjung Bunga Makassar.
Pihaknya berharap sirkuit permanen tersebut sudah bisa digunakan pada 2014. "Subhan Aksa pada saat sosialisasi pencalonannya sebagai ketua umum lalu memang berencana membangun sirkuit permanen untuk mengembangkan kualitas pebalap Sulsel. Kita sangat bersyukur ternyata janji tersebut bisa segera terwujud," jelasnya.
Subhan Aksa yang merupakan pebalap andalan Indonesia tersebut terpilih secara aklamasi sebagai Ketua umum IMI Sulsel periode 2012-2016 pada Musprov IMI Sulsel pada 24 Februari 2013.
Sejauh ini, persoalan sirkuit memang menjadi salah satu masalah yang sering dialami para pebalap Sulsel. Bahkan akibat tidak tersedianya prasarana di Sulsel, pihaknya pada saat persiapan menghadapi PON 2012 terpaksa harus berlatih di Jakarta.
Sebaliknya dengan berlatih di Jakarta justru membuat pengeluaran lebih besar. Akibatnya para atlet Sulsel, yakni Herman Bas dan Iswandi Muis, saat itu harus rela menggunakan gaji bulanan untuk membiayai berbagai kebutuhan selama pemusatan latihan di Sirkuit Sentul.
"Sebelumnya kita harus menyewa sirkuit untuk berlatih. Makanya kita sangat bersyukur dengan pembangunan sirkuit di Makassar. Kita juga cukup optimis mampu meraih hasil yang lebih baik dengan adanya fasilitas serta komitmen Ketua umum IMI Sulsel," katanya.
Lebih jauh, IMI Sulsel juga tengah mempersiapkan pebalap terbaiknya tampil di kejuaraan nasional balap motor regional Sulawesi, Maluku di Sultra, 23-24 Maret 2013.
IMI Sulsel tetap akan mengandalkan kedua pebalap terbaiknya, yakni Herman Bas dan Andi Mappayukki yang sukses menjadi yang terbaik pada seri sebelumnya di Sulawesi Barat.
"20 pebalap asal Sulsel dari berbagai tim akan kembali bersaing di Sultra. Untuk Herman Bas yang sukses merebut perak PON 2012 tentu kembali kita andalkan agar bisa menjaga peluang mewakili Indonesia di ajang yang lebih besar," tutupnya. (ant/kny)
Ketua Bidang Pembinaan Prestasi IMI Sulsel, Adifar Hakim di Makassar, Minggu (17/3), mengatakan proyek yang akan menelan biaya besar itu sudah dimulai dalam tahap penimbunan lahan yang terletak di Tanjung Bunga Makassar.
Pihaknya berharap sirkuit permanen tersebut sudah bisa digunakan pada 2014. "Subhan Aksa pada saat sosialisasi pencalonannya sebagai ketua umum lalu memang berencana membangun sirkuit permanen untuk mengembangkan kualitas pebalap Sulsel. Kita sangat bersyukur ternyata janji tersebut bisa segera terwujud," jelasnya.
Subhan Aksa yang merupakan pebalap andalan Indonesia tersebut terpilih secara aklamasi sebagai Ketua umum IMI Sulsel periode 2012-2016 pada Musprov IMI Sulsel pada 24 Februari 2013.
Sejauh ini, persoalan sirkuit memang menjadi salah satu masalah yang sering dialami para pebalap Sulsel. Bahkan akibat tidak tersedianya prasarana di Sulsel, pihaknya pada saat persiapan menghadapi PON 2012 terpaksa harus berlatih di Jakarta.
Sebaliknya dengan berlatih di Jakarta justru membuat pengeluaran lebih besar. Akibatnya para atlet Sulsel, yakni Herman Bas dan Iswandi Muis, saat itu harus rela menggunakan gaji bulanan untuk membiayai berbagai kebutuhan selama pemusatan latihan di Sirkuit Sentul.
"Sebelumnya kita harus menyewa sirkuit untuk berlatih. Makanya kita sangat bersyukur dengan pembangunan sirkuit di Makassar. Kita juga cukup optimis mampu meraih hasil yang lebih baik dengan adanya fasilitas serta komitmen Ketua umum IMI Sulsel," katanya.
Lebih jauh, IMI Sulsel juga tengah mempersiapkan pebalap terbaiknya tampil di kejuaraan nasional balap motor regional Sulawesi, Maluku di Sultra, 23-24 Maret 2013.
IMI Sulsel tetap akan mengandalkan kedua pebalap terbaiknya, yakni Herman Bas dan Andi Mappayukki yang sukses menjadi yang terbaik pada seri sebelumnya di Sulawesi Barat.
"20 pebalap asal Sulsel dari berbagai tim akan kembali bersaing di Sultra. Untuk Herman Bas yang sukses merebut perak PON 2012 tentu kembali kita andalkan agar bisa menjaga peluang mewakili Indonesia di ajang yang lebih besar," tutupnya. (ant/kny)
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 29 Mei 2013 17:30Subhan Aksa Siap Hadapi Reli Akropolis
-
Otomotif 30 April 2013 21:05IMI Sulsel Jagokan Subhan Aksa di Rally of Celebs
-
Otomotif 12 April 2013 17:00Ikuti Reli Portugal, Subhan Aksa Hadapi 21 Pereli Mancanegara
-
Otomotif 2 April 2013 18:00Subhan Aksa Bakal Lawan Mantan Pebalap F1 di WRC2 2013
-
Otomotif 2 April 2013 17:08Subhan Aksa Optimis Hadapi Kejuaraan WRC2 2013
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 18 Juni 2026 04:45Link Streaming Piala Dunia 2026: Uzbekistan vs Kolombia, 18 Juni 2026
-
Piala Dunia 18 Juni 2026 02:22Man of the Match Portugal vs RD Kongo: Joao Neves
-
Piala Dunia 18 Juni 2026 02:00Tempat Menonton Inggris vs Kroasia di Piala Dunia 2026, 17 Juni 2026
BERITA LAINNYA
-
otomotif 15 Juni 2026 16:06Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
SOROT
-
Liputan6 18 Juni 2026 00:59Cerita Pilu Wanita di Bandung, Diduga Disekap-Dianiaya Pacar 3 Tahun
-
Liputan6 17 Juni 2026 23:22Kronologi Wedding Organizer Tipu Ratusan Calon Pengantin di Bandung
-
Liputan6 17 Juni 2026 23:00Tempat Menonton Inggris vs Kroasia di Piala Dunia 2026
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258130/original/041402900_1781320642-000_B66L4AF.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258865/original/087287100_1781420051-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2320245/original/076392300_1533533412-1533533412367325a1f9c9196ede-1512021137-30ae43ad1aa0a416699051b73a3dfcf6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8064710/original/039868400_1780909336-Calon_pengantin_diduga_menjadi_korban_penipuan_WO.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261496/original/069553800_1781712604-WhatsApp_Image_2026-06-17_at_22.44.16.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259001/original/056000700_1781433120-AP26160613675480.jpg)
