
Hal ini membuktikan bahwa Stoner belum kehilangan talenta walau sudah tak lagi aktif membalap selama tiga tahun dan tak mengendarai motor MotoGP selama setahun. Pebalap Australia inipun mengaku tak berencana melakoni wildcard dan memilih fokus bekerja keras bersama para insinyur teknis Ducati dalam mengembangkan Desmosedici.
"Jujur, saya tak punya rencana untuk balapan. Peran saya benar-benar berubah. Saya bukan insinyur, tapi saya bertugas sebagai insinyur dalam bentuk test rider. Saya ingin melihat proyek ini tumbuh dan membawanya ke level berbeda. Jika tak balapan, saya ingin punya gelar pendidikan di bidang engineering," ujarnya kepada Crash.net.
Casey Stoner
Stoner yang merupakan juara dunia 2007 dan 2011 inipun menjadi sorot utama selama uji coba di Sirkuit Sepang. Catatan waktunya pun cukup impresif, padahal ia 'hanya' mengendarai Desmosedici GP15, dan sama sekali belum menjajal motor terbaru, Desmo 16 GP.
"Soal kondisi fisik, saya memang merasa tak begitu baik, tapi juga tak seburuk yang saya pikir, mengingat saya sudah lama tak mengendarai motor. Saya juga tak menyangka bisa sekompetitif ini, padahal kami tak mencoba mencari setup terbaik, dan tidak berusaha ngotot sama sekali," tutupnya. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
-
Liputan6 6 Juni 2026 14:53Saat Otoritas Ekonomi Bergerak di Tengah Gejolak Rupiah
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...














![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7902225/original/067643200_1780732416-IMG_2963.jpg)

