FOLLOW US:


Uji Coba Valencia, Gebrakan Jack Miller di Atas Ducati

15-11-2017 10:40
Uji Coba Valencia, Gebrakan Jack Miller di Atas Ducati
Jack Miller © Pramac Racing

Bola.net - Usai resmi meninggalkan Estrella Galicia 0,0 Marc VDS Honda, Jack Miller langsung menggebrak dalam debutnya bersama Octo Pramac Racing dalam uji coba pascamusim MotoGP Valencia, Spanyol, Selasa (14/11). Mengendarai Ducati Desmosedici GP17, Miller pun mencatatkan waktu tercepat kelima pada hari pertama.

Meski sempat menang di MotoGP Belanda 2016, Miller tak mengalami peningkatan berarti selama tiga tahun membela Honda. Performa kompetitif baru benar-benar terlihat di tiga seri terakhir musim ini. Meski begitu, hijrah ke Pramac dan Ducati diyakini runner up Moto3 2014 ini sebagai masa-masa menyenangkan dalam karirnya.

"Saya sangat bersenang-senang. Saya sangat menikmati waktu bersama tim, tak hanya di atas motor, tapi juga dengan kru dan staf yang ada. Ini waktu yang menyenangkan bagi karir saya, dan saya tak sabar lebih banyak berkendara. Saya mulai nyaman. Saya langsung mampu menyesuaikan diri, hanya saja butuh banyak lap dan waktu," ujarnya kepada Crash.net.

Miller pun menjadi rider Ducati terbaik, hanya tertinggal 0,446 detik dari Maverick Vinales. "Catatan waktu saya masih tertinggal 0,2 detik dari catatan waktu terbaik saya di Valencia, tapi kami belum melakukan perubahan apapun pada motor. Jadi saya harap bisa sedikit 'bermain' dan semakin beradaptasi dengan motor dan kita lihat catatannya nanti," tuturnya.

Jadi apakah Ducati lebih mudah dikendarai ketimbang Honda? JackAss pun mengaku bahwa kedua motor ini memiliki karakter berbeda, namun dirinya langsung merasa nyaman. Rider Australia 22 tahun ini menyebut Desmosedici punya 'perilaku' yang baik, dan ia bisa membaca pergerakan ban depan.

"Gripnya juga baik terutama di ban belakang. Selain itu, seperti yang kita tahu, Ducati sangat kuat di lintasan lurus, dan ini menyenangkan. Motor ini juga tak banyak wheelie, dengan begitu saya bisa lebih fokus berkendara, terutama di lintasan sempit seperti Valencia. Tapi soal akselerasi, corner entry dan mid-corner, saya masih harus adaptasi," pungkasnya. (cn/kny)