
Bola.net - Debutan Suzuki Ecstar, Maverick Vinales berpendapat bahwa hasil finis ke-10 yang ia raih di MotoGP Argentina akhir pekan lalu bisa dianggap sebagai hasil positif bagi tim asal Jepang itu. Apalagi, sang tandem, Aleix Espargaro sukses finis ketujuh.
Meski begitu, Vinales tak terlalu puas atas hasil balap keduanya, mengingat hasil finis mereka sama-sama turun dibandingkan posisi start. Padahal, Espargaro start dari posisi kedua dan ia sendiri start dari posisi kesembilan.
"Sejatinya saya berharap lebih baik dari ini, apalagi saya mengalami progres menjanjikan selama pekan balap. Sayang saya tak nyaman dengan ban kami di lap-lap awal, jadi saya tak bisa menyerang secara efektif," ujarnya melalui pernyataan resmi tim.
Meski begitu, Vinales terkejut ketika menyadari ritme balapnya mirip pebalap terdepan saat menjelang finis. "Tentu ini sinyal bagus, berarti mesin kami juga baik. Kami harus terus memperbaiki performa, namun hasil 10 besar jelas bisa kami banggakan," tutupnya. [initial]
(se/kny)
Meski begitu, Vinales tak terlalu puas atas hasil balap keduanya, mengingat hasil finis mereka sama-sama turun dibandingkan posisi start. Padahal, Espargaro start dari posisi kedua dan ia sendiri start dari posisi kesembilan.
"Sejatinya saya berharap lebih baik dari ini, apalagi saya mengalami progres menjanjikan selama pekan balap. Sayang saya tak nyaman dengan ban kami di lap-lap awal, jadi saya tak bisa menyerang secara efektif," ujarnya melalui pernyataan resmi tim.
Meski begitu, Vinales terkejut ketika menyadari ritme balapnya mirip pebalap terdepan saat menjelang finis. "Tentu ini sinyal bagus, berarti mesin kami juga baik. Kami harus terus memperbaiki performa, namun hasil 10 besar jelas bisa kami banggakan," tutupnya. [initial]
Baca Juga:
- Best Open, Miller Lengkapi Kepuasan CWM LCR Honda
- Dani Pedrosa: Saya Harus Sabar
- Carrasco dan Herrera, Pejuang Wanita di MotoGP
- Honda Yakin Maksud Marquez Tak Salah
- Dovizioso, Ancaman Terbesar Rossi Musim Ini
- Crutchlow: Wajib Kalahkan Semua, Tak Hanya Ducati!
- Sempat Senggol Rossi, Iannone Minta Maaf
- Dovizioso: Tempel Rossi Adalah Impian Jadi Nyata
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 April 2026 11:16Dani Pedrosa Pensiun Jadi Wildcard di MotoGP, Merasa Waktunya Sudah Lewat
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 22 April 2026 23:08 -
Piala Dunia 22 April 2026 22:27 -
Bola Indonesia 22 April 2026 21:30 -
Bola Indonesia 22 April 2026 21:24 -
Piala Dunia 22 April 2026 21:21 -
Piala Dunia 22 April 2026 21:04
HIGHLIGHT
- 9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Mele...
- 5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Ma...
- Beban Finansial Menggunung! 6 Kontrak Terburuk Man...
- 5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi ...
- Cedera Jadi Mimpi Buruk! 6 Bintang Ini Terancam Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562099/original/048442100_1776779773-IMG-20260421-WA0055.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5563384/original/019024800_1776860945-Screenshot_20260422_185216_Instagram.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5563234/original/075044000_1776851119-Persis_Solo_vs_Bhayangkara_FC.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5506518/original/000454300_1771470864-WhatsApp_Image_2026-02-19_at_10.12.38.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5563151/original/015398300_1776848815-d31552b2-ccbe-44e0-9b3e-6741b552ed09.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5097733/original/080924200_1737101764-b7ca8f33-51db-44de-9286-cb9d453ea223.jpg)

