
Bola.net - Team Principal WithU Yamaha RNF MotoGP Team, Razlan Razali, mengimbau penggemar MotoGP untuk tak membanding-bandingkan performa Andrea Dovizioso musim ini dengan performa Valentino Rossi sepanjang 2021. Kepada Crash.net, Rabu (19/1/2022), Razali menyebut kiprah keduanya jelas sangat berbeda.
RNF tadinya bernama Petronas Yamaha SRT, yang dibela Rossi pada 2021 sebelum pensiun. Sayang, meski naik YZR-M1 spek pabrikan teranyar, The Doctor puasa podium, dan hanya beberapa kali masuk 10 besar. Razali tak memungkiri hasil ini tak memuaskan, namun ia merasa terhormat bisa bekerja dengan sang legenda.
"Sebuah kehormatan bisa kerja dengan Vale. Ia hebat dalam menaikkan nilai tim, dan kami terhormat jadi tim terakhir yang ia bela. Kami banyak belajar darinya, soal cara mengatur rider seperti dia. Ia juga mengajarkan soal apa yang harus jadi fokus tim, soal hal apa yang baik untuk dimiliki versus apa yang benar-benar dibutuhkan," ujarnya.
"Saya rasa ini sangat penting. Tapi soal hasil, kami tak pernah berpikir bakal begitu. Saya rasa ia juga tak mengira bakal tampil seperti itu. Namun, itu terjadi! Kami hanya harus mengenang hal-hal yang menyenangkan ketika bekerja dengannya. Namun, kini saatnya kami membuka lembaran dalam buku baru kami," lanjut Razali.
Usia 35 Tahun Tak Masalah

Sebagai pengganti Rossi, RNF pun menggaet Dovizioso, yang uniknya juga menjadi tandem Rossi sendiri dalam lima seri terakhir pada 2021 lalu. Kini, usai Rossi pensiun, Dovizioso praktis menjadi rider tertua di grid MotoGP. Banyak pihak meyakini 'Dovi' takkan sekompetitif di Ducati, namun Razali justru yakin ia bisa tampil garang.
"Tentu orang-orang skeptis bakal membandingkan mereka, berkata bahwa kami akan menjalani musim yang sama seperti dengan Vale. Namun, orang lupa Vale berusia 42. Dovi berusia 35. Jika Anda lihat Vale ketika berusia 35, ia masih ada di puncak karier. Jadi, saya rasa ini perbandingan yang sangat berbeda," tuturnya.
Razali juga menyatakan pengalaman Dovi yang seabrek di Ducati bakal sangat bermanfaat bagi Yamaha, apalagi ia merupakan runner up 2017, 2018, dan 2019. Razali juga yakin Dovizioso sudah mengenal cara kerja Yamaha, karena mereka pernah bekerja sama lewat Tech 3 Racing pada 2012 lalu.
Kini Dapat YZR-M1 Spek Teranyar

Faktor penentu yang menurut Razali paling penting adalah fakta bahwa Dovizioso sudah membela skuadnya pada lima seri terakhir 2021 dan mengendarai M1 versi 2019. Kini, ia akan mendapatkan M1 versi 2022 dan Razali sangat yakin Dovizioso akan tampil sama kompetitifnya dengan Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli.
"Dovi kini salah satu rider tertua, sedikit lebih tua dari Aleix Espargaro (32). Namun, Dovi telah melakukan banyak hal saat di Ducati. Dia tiga kali runner up. Ia pernah membela Tech 3 dengan Yamaha," ungkap pria asal Malaysia yang juga mantan CEO Sirkuit Sepang ini.
"Yang paling penting, tahun lalu ia sudah balapan lima kali. Motornya memang berusia dua tahun, namun saya rasa itu mengembalikan sensasi dan level kompetitifnya. Ia tidak ngotot, namun kini dengan paket yang sama, saya rasa ia bisa jadi salah satu rider yang mampu memperebutkan gelar," pungkas Razali.
Sumber: Crashnet
Baca Juga:
- Danilo Petrucci Jajal Ducati di Uji Coba WorldSBK, Bakal ke MotoAmerica?
- Road to MotoGP: FIM Moto3 Junior Resmi Diubah Jadi FIM JuniorGP Mulai 2022
- Marc Marquez Diduga Tak Kirim Helm ke Shoei untuk Analisis Pasca Kecelakaan
- Joan Mir Masih Galau Berat usai Gagal Ancam Fabio Quartararo di MotoGP 2021
- Xavi Vierge Akui Gagal ke MotoGP 2022 Gara-Gara Drama Petronas
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 7 Maret 2026 08:26Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 7 Maret 2026 10:01 -
Otomotif 7 Maret 2026 10:00 -
Tim Nasional 7 Maret 2026 09:57 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 09:47 -
Voli 7 Maret 2026 09:44 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 09:32
MOST VIEWED
- Hasil FP1 Formula 1 GP Australia 2026: Charles Leclerc dan Lewis Hamilton Bikin Ferrari Berkuasa
- Hasil FP2 Formula 1 GP Australia 2026: Oscar Piastri Tercepat di Rumah Sendiri, Ungguli Kimi Antonelli
- Cedera Bahu Jadi Penghalang, Marc Marquez Minta Ducati Sabar Tunggu Kontrak MotoGP 2027
- MotoGP Akui Grand Prix Qatar 2026 Belum Pasti Digelar Akibat Konflik Timur Tengah
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5507722/original/041308700_1771540940-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343404/original/006730000_1757415749-14689.jpg)
