
Bola.net - Yamaha Motor Racing (YMR) beserta sang Managing Director, Lin Jarvis, sempat menolak permintaan Maverick Vinales untuk berpisah di MotoGP 2022. Hal ini dikatakan oleh ayah Top Gun, Angel Vinales, kepada Diario AS, Selasa (29/6/2021), sehari usai kedua belah pihak resmi mengumumkan kontrak mereka akan diakhiri setahun lebih awal.
Vinales sudah membela Yamaha sejak 2017, namun target menjadi juara belum juga terwujud hingga kini. Bahkan performa Vinales kerap angin-anginan. Rasa frustrasinya pun memuncak di Sachsenring, di mana ia finis ke-19 alias terbuncit. Meski finis kedua dan naik podium di Assen, ternyata tekad Vinales untuk hengkang sudah bulat.
Kontrak terkini Vinales dengan Yamaha sejatinya berdurasi dua tahun, untuk 2021 dan 2022, dan ditandatangani pada awal 2020. Namun, hasil yang naik-turun membuatnya jengah dan meminta kontraknya diputus lebih awal. Angel menyebut Jarvis dan Yamaha sempat menolak, tapi akhirnya sepakat usai rapat panjang di Assen.
YZR-M1 Dirakit untuk Lorenzo dan Quartararo

"Perpisahan ini dilakukan berdasar kesepakatan bersama. Awalnya Yamaha menolak. Lin menangis. Ia tak mau percaya, tapi ini sudah dipikirkan sejak lama. Motor itu dirakit untuk Jorge Lorenzo dan Fabio Quartararo. Motor itu bagai mantequilla (margarin). Maverick butuh motor yang lebih kaku, karena ia mirip Marc. Mereka menyerang dengan agresif demi mengeksploitasi potensi," ujar Angel.
"Yamaha sendiri punya batasan dan tak 'mengizinkan' Anda melakukan hal macam itu. Manajemen teknis tak dijalankan dengan baik. Mereka tak tahu cara memberi Maverick apa yang ia mau dan ia juga tak tahu cara mengendarai motor itu 100%. Perpisahan ini terjadi akibat akumulasi banyak hal," lanjut bos Vinales Racing Team di WorldSSP300 ini.
Uniknya, Angel menyatakan bahwa Vinales memilih hengkang dari Yamaha bukan karena merasa YZR-M1 merupakan motor yang buruk. Hanya saja, mereka memang tak cocok untuk satu sama lain. Alhasil, setiap kali rider berusia 26 tahun itu turun lintasan, benaknya sudah dipenuhi pikiran-pikiran buruk soal performanya.
Bukan Berarti YZR-M1 Motor yang Buruk
"Maverick pergi karena ia tak bahagia. Ada kalanya ia sangat bahagia di rumah, dengan anaknya dan tinggal di Spanyol. Namun, ia sadar tak lagi bahagia di sirkuit. Ia tiba dan berpikir, 'Masalah apa lagi yang akan kuhadapi?'," kisah Angel, yang juga prihatin pada perlakuan media massa pada sang anak.
"Media massa menyerangnya, berkata bahwa masalahnya adalah ia sendiri. Ia pun meledak dan berkata 'cukup'. Maverick tidak pergi karena motor itu buruk, melainkan karena Yamaha tak memberinya motor yang harusnya menjadi miliknya dan ia pun tak bisa adaptasi dengan motor Yamaha," tutup Angel.
Vinales, yang sempat menang di Seri Qatar, belum mengumumkan keputusan soal musim 2022. Ia dikabarkan sudah teken kontrak dengan Aprilia Racing untuk jadi tandem Aleix Espargaro, namun pengumuman belum dirilis karena klausul pada kontraknya dengan Yamaha diisukan memintanya bungkam sampai paruh kedua musim.
Sumber: Diario AS
Video: Fabio Quartararo Menangi MotoGP Belanda 2021
Baca Juga:
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 7 Juni 2026 22:42Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
-
Otomotif 7 Juni 2026 22:42Klasemen Pembalap Formula 1 2026
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
otomotif 7 Juni 2026 22:42Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
-
otomotif 7 Juni 2026 22:42Klasemen Pembalap Formula 1 2026
-
otomotif 7 Juni 2026 20:03Klasemen Pembalap MotoGP 2026
SOROT
-
Liputan6 8 Juni 2026 05:36Fakta Baru Perilaku Koruptor di Indonesia, Makin Mengkhawatirkan
-
Liputan6 7 Juni 2026 19:39Orang Tua Siswi Sekolah Rakyat Menangis di Hadapan Prabowo
-
Liputan6 7 Juni 2026 17:00Cita-Cita Siswa Sekolah Rakyat Ingin jadi Menteri Pendidikan
-
Liputan6 7 Juni 2026 15:22Prabowo Beri Arahan Khusus ke Seskab Teddy soal Sekolah Rakyat
-
Liputan6 7 Juni 2026 15:00Prabowo: Banyak Orang Berhasil Berasal dari Keluarga Miskin
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7763718/original/042993600_1780573631-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7997408/original/031230300_1780835969-IMG-20260607-WA0121.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7995288/original/048154000_1780833479-IMG-20260607-WA0119.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7988291/original/010365700_1780826023-Siswa_Prabowo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7980310/original/037480300_1780817497-Prabowo_Pidato_Tabanan.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7969192/original/061629100_1780806063-Prabowo_Sekolah_Bali.jpeg)

