
Bola.net - Amerika Serikat mencatat kemenangan 2-0 atas Bosnia dan Herzegovina pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Hasil tersebut mengantarkan tuan rumah meraih kemenangan fase gugur Piala Dunia pertama dalam 24 tahun.
Pertandingan di Levi's Stadium tidak berjalan mudah bagi tuan rumah, Kamis (2/7/2026) pagi WIB. Amerika Serikat bahkan harus bermain dengan 10 orang pada babak kedua setelah Folarin Balogun menerima kartu merah.
Meski berada dalam tekanan, pasukan Mauricio Pochettino tetap mampu mempertahankan keunggulan. Mereka bahkan menambah satu gol untuk memastikan langkah ke babak 16 besar.
Kepercayaan diri menjadi modal utama Amerika Serikat sepanjang pertandingan. Tim menunjukkan ketenangan sekaligus disiplin ketika menghadapi situasi sulit di lapangan.
Selanjutnya, Amerika Serikat akan menghadapi Belgia pada babak 16 besar. Sebelum laga tersebut, terdapat sejumlah pelajaran penting dari kemenangan atas Bosnia dan Herzegovina.
1. Adaptasi Taktik Jadi Senjata Utama

Bosnia dan Herzegovina tampil dengan pendekatan bertahan yang sangat rapat sejak awal pertandingan. Formasi 4-4-2 mereka beberapa kali berubah menjadi lima bek untuk mempersempit ruang serangan Amerika Serikat.
Situasi tersebut tidak membuat Amerika Serikat kehilangan ide. Para pemain mengandalkan umpan pendek cepat dan kombinasi satu sentuhan untuk membongkar blok pertahanan lawan.
Permainan melebar juga menjadi solusi efektif sepanjang pertandingan. Sergino Dest, Antonee Robinson, dan Weston McKennie berkali-kali memanfaatkan ruang di sisi lapangan sebelum mengirim bola ke area berbahaya.
Amerika Serikat juga cermat menghindari duel udara yang menguntungkan Bosnia dan Herzegovina. Di sisi lain, lini belakang yang dipimpin Chris Richards dan Tim Ream mampu mengantisipasi bola-bola panjang lawan dengan disiplin.
2. Balogun Membuktikan Perannya Sangat Vital

Folarin Balogun kembali menunjukkan kualitasnya sebagai ujung tombak utama Amerika Serikat. Gol yang dicetak menjelang turun minum lahir melalui kombinasi umpan cepat yang memecah organisasi pertahanan Bosnia dan Herzegovina.
Sebelum mencetak gol, Balogun sempat melihat golnya dianulir karena offside. Namun, hal itu tidak memengaruhi kepercayaan dirinya untuk terus mengancam pertahanan lawan.
Penyerang berusia 24 tahun tersebut kini telah mengoleksi tiga gol dari tiga pertandingan pada debutnya di Piala Dunia. Ketajamannya menjadi salah satu faktor penting di balik perjalanan impresif Amerika Serikat.
Sayangnya, Balogun harus menerima kartu merah pada menit ke-64. Absennya pada babak 16 besar membuat Ricardo Pepi diperkirakan akan mendapat kesempatan mengisi posisi penyerang utama.
3. Manajemen Pertandingan dan Mental Jadi Pembeda
Amerika Serikat memasuki fase gugur dengan kepercayaan diri tinggi setelah tampil solid pada babak penyisihan grup. Namun, Bosnia dan Herzegovina mampu memberikan perlawanan yang jauh lebih berat dibanding lawan-lawan sebelumnya.
Keadaan semakin sulit setelah Balogun diusir keluar lapangan. Bermain dengan 10 pemain memaksa Amerika Serikat mengubah pendekatan dan lebih banyak bertahan.
Meski begitu, Amerika Serikat tetap bermain disiplin serta mampu mengelola jalannya pertandingan dengan baik. Serangan balik cepat justru menghasilkan gol kedua melalui tendangan bebas Malik Tillman pada menit ke-82.
Selain organisasi permainan yang solid, penampilan Matt Freese juga layak mendapat apresiasi. Sang kiper melakukan beberapa penyelamatan penting yang membantu Amerika Serikat mempertahankan keunggulan sekaligus mencatat clean sheet.
Sumber: FotMob
Advertisement
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2 Juli 2026 11:00Prediksi Piala Dunia 2026: Kolombia vs Ghana 4 Juli 2026
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 2 Juli 2026 11:00Prediksi Piala Dunia 2026: Kolombia vs Ghana 4 Juli 2026
-
piala dunia 2 Juli 2026 10:30Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Cape Verde 4 Juli 2026
-
piala dunia 2 Juli 2026 10:00Prediksi Piala Dunia 2026: Australia vs Mesir, 4 Juli 2026
SOROT
-
Liputan6 2 Juli 2026 11:58Hakim Tegur Pengunjung Merekam Saat Dakwaan Dokter Tifa Dibacakan
-
Liputan6 2 Juli 2026 11:58Safari Politik Jokowi Masih Dievaluasi
-
Liputan6 2 Juli 2026 11:54Tampang Taufik Hidayat Saat Rekonstruksi Penyekapan Kekasihnya
-
Liputan6 2 Juli 2026 11:51Dokter Tifa di Depan Hakim: Saya Akan Melakukan Perlawanan
-
Liputan6 2 Juli 2026 11:45Polda NTT Ambil Alih Kasus Kematian Dokter Icha
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya









:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8935814/original/018836700_1782963279-Sidang_Dakwaan_Dokter_Tifa_di_Pengadilan_Negeri_Jakarta_Timur.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8542656/original/061777600_1782481401-WhatsApp_Image_2026-06-26_at_17.40.22.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8946125/original/043827000_1782968099-WhatsApp_Image_2026-07-02_at_11.30.06__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8942583/original/095708100_1782966582-WhatsApp_Image_2026-07-02_at_11.26.25.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/8941023/original/064839700_1782965879-pg02-sot-pres-kritik-4d1a9d.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8944730/original/042015700_1782967522-74566.jpg)

