Bos Argentina Sebut Piala Dunia 2026 Jauh Lebih Sulit dari Piala Dunia Sebelumnya, Ini Alasannya

Bos Argentina Sebut Piala Dunia 2026 Jauh Lebih Sulit dari Piala Dunia Sebelumnya, Ini Alasannya
Pelatih Timnas Argentina Lionel Scaloni. (c) AP Photo/Dolores Ochoa

Bola.net - Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, menilai format dan kondisi penyelenggaraan Piala Dunia 2026 membuat persaingan menjadi jauh lebih ketat. Menurutnya, berbagai tantangan seperti perjalanan panjang, cuaca ekstrem, hingga kondisi lapangan memberi peluang lebih besar bagi tim-tim nonunggulan untuk memberikan kejutan.

Argentina sendiri nyaris tersingkir pada babak 32 besar saat menghadapi Tanjung Verde. La Albiceleste harus bekerja keras setelah lawannya dua kali berhasil menyamakan kedudukan, sebelum gol bunuh diri Diney Borges pada menit ke-111 memastikan kemenangan 3-2 bagi tim asuhan Scaloni.

Sejak itu, sejumlah tim besar juga berguguran dari turnamen. Brasil dan Portugal mengikuti jejak Jerman serta Belanda yang lebih dahulu tersingkir dari Piala Dunia.

Alhasil saat ini banyak tim-tim kejutan yang berhasil melangkah jauh di Piala Dunia 2026. Scaloni menyebut bahwa ini membuktikan Piala Dunia edisi kali ini jauh lebih sulit dari sebelum-sebelumnya.

Piala Dunia yang Sulit

Piala Dunia yang Sulit

Pemain Argentina, Lionel Messi, setelah mencetak gol dalam pertandingan Grup J Piala Dunia 2026 melawan Aljazair, Rabu (17/6/2026). (c) AP Photo/Charlie Riedel

Menurut Scaloni, kondisi tersebut bukanlah sebuah kebetulan. Ia menilai Piala Dunia yang digelar di tiga negara dengan 16 kota tuan rumah, berbagai zona waktu, serta perbedaan iklim yang sangat ekstrem menciptakan tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

"Piala Dunia ini sangat menantang. Ada perjalanan yang panjang, cuaca panas, hingga kondisi lapangan yang berbeda-beda," ujar Scaloni.

"Ada banyak faktor yang membuat tidak ada satu tim pun benar-benar tampil jauh lebih dominan dibandingkan yang lain, meskipun tim-tim favorit tetaplah tim favorit."

Tidak Ada Favorit Juara

Tidak Ada Favorit Juara

Timnas Argentina merayakan gol Lautaro Martinez ke gawang Yordania, Minggu (28/6/2026) (c) AP Photo/Julio Cortes

Scaloni mencontohkan bagaimana Prancis juga harus berjuang keras saat menghadapi Paraguay di babak sebelumnya. Menurutnya, kesulitan yang dialami Les Bleus bukan semata karena kualitas lawan, tetapi juga dipengaruhi berbagai kondisi pertandingan.

"Prancis benar-benar kesulitan melawan Paraguay beberapa hari lalu. Bukan hanya karena kualitas Paraguay, tetapi juga karena berbagai faktor seperti cuaca panas, jadwal pertandingan, kondisi lapangan yang membuat bola tidak mengalir dengan baik, hingga pertandingan yang sempat terhenti pada menit ke-20."

Karena itu, Scaloni menilai edisi Piala Dunia kali ini sangat berbeda dibandingkan turnamen-turnamen sebelumnya.

"Itulah mengapa saya mengatakan ini bukan Piala Dunia yang biasa. Tidak ada satu tim pun yang benar-benar melesat jauh meninggalkan pesaingnya. Namun pada akhirnya, saya yakin tim-tim yang memang menjadi favorit tetap akan mampu melangkah hingga fase akhir turnamen," tutupnya.

Laga Berikutnya

Laga Berikutnya

Pemain Argentina merayakan gol Lionel Messi dalam pertandingan Grup J Piala Dunia 2026 melawan Aljazair, Rabu (17/6/2026). (c) AP Photo/Reed Hoffmann

Timnas Argentina sendiri akan memainkan pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 pada malam ini.

Mereka akan berhadapan dengan Timnas Mesir dan mereka siap menanti perlawanan sengit dari Mohamed Salah dkk.

Sumber: ESPN