
Bola.net - Italia berada di ambang penentuan nasib saat menghadapi Bosnia dalam laga krusial demi tiket ke Piala Dunia 2026 pada Rabu (01/04/2026) dini hari WIB. Duel ini bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan ujian mental bagi skuad Azzurri.
Pertandingan akan digelar di Stadion Bilino Polje, Zenica, dengan tensi tinggi yang dipastikan mewarnai jalannya laga. Kedua tim datang dengan misi yang sama, yaitu mengamankan satu tempat di turnamen terbesar sepak bola dunia.
Azzurri melaju ke fase ini usai mengalahkan Irlandia Utara dengan skor 2-0 lewat gol Sandro Tonali dan Moise Kean. Sementara itu, Bosnia harus melalui perjuangan panjang hingga adu penalti untuk menyingkirkan Wales.
Tekanan jelas ada di pihak Italia, mengingat sejarah pahit mereka di babak play-off sebelumnya. Dua kegagalan beruntun masih membekas dan kini menjadi bayang-bayang yang harus dihadapi.
Ambisi Donnarumma Kembalikan Italia ke Panggung Dunia

Kapten Italia, Gianluigi Donnarumma, menegaskan tekad besar untuk membawa timnya kembali ke Piala Dunia. Ia menyadari betapa pentingnya momen ini bagi seluruh rakyat Italia.
Meski masih tergolong muda, Donnarumma kini menjadi sosok senior di skuad Azzurri. Statusnya sebagai pemain dengan caps terbanyak di tim membuatnya memikul tanggung jawab besar di lapangan.
Ia menilai kemenangan atas Irlandia Utara menjadi modal penting untuk menghadapi laga penentuan ini. Namun, ia juga mengingatkan bahwa Bosnia bukan lawan yang bisa dianggap remeh.
“Saya benar-benar bangga dengan semua yang telah saya lakukan sejauh ini bersama Nazionale. Ada suka dan duka, saya melewatkan dua Piala Dunia, dan kami ingin membawa Italia kembali ke tempat yang seharusnya,” ujarnya pada Sky Sport Italia.
Luka Lama Jadi Bahan Bakar Semangat Azzurri

Italia masih dihantui kegagalan di babak play-off Piala Dunia 2018 dan 2022. Kekalahan dari Swedia dan Makedonia Utara menjadi catatan kelam yang sulit dilupakan.
Donnarumma menegaskan bahwa pengalaman pahit itu harus dijadikan pelajaran berharga. Ia ingin seluruh tim menjadikan luka tersebut sebagai motivasi untuk tampil lebih baik.
Menurutnya, hanya para pemain yang benar-benar memahami betapa beratnya gagal lolos ke Piala Dunia. Karena itu, ia menuntut rekan-rekannya untuk memberikan segalanya di pertandingan ini.
“Hanya kami yang tahu betapa menderitanya kami karena tidak lolos ke Piala Dunia, jadi kami perlu belajar dari pengalaman buruk itu dan mengerahkan semua kemampuan kami di lapangan besok. Kami ingin membawa kebahagiaan bagi semua orang Italia, tetapi juga bagi diri kami sendiri, karena saya merasa kami pantas mendapatkannya atas semua yang telah kami lakukan," tegas Donnarumma.
(Sky Sport Italia)
Baca Juga:
- Pertarungan Terakhir Mengembalikan Martabat Italia: Mampukah Akhiri Kutukan dan Lolos Piala Dunia 2026?
- Dua Kali Gagal ke Piala Dunia, Italia Kini Bertaruh Segalanya di Play-off Lawan Bosnia
- Jelang Final Play-Off Piala Dunia 2026 Bosnia vs Italia, Donnarumma Akui Dirinya Diliputi Rasa Tegang
- Edin Dzeko Sindir Italia Jelang Play-off: Jika Mereka Takut Lawan Wales, Berarti Ada yang Salah!
- Selebrasi Pemain Italia Jadi Sorotan Jelang Duel vs Bosnia, Gattuso Ingatkan Tekanan Besar
- Azzurri Dihantui Trauma Gagal ke Piala Dunia, Media Italia Ikut Lempar Peringatan!
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 26 Mei 2026 21:10Breaking News! Persija Resmi Berpisah dengan Mauricio Souza
-
Liga Eropa UEFA 26 Mei 2026 20:25Prediksi Crystal Palace vs Rayo 28 Mei 2026
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 26 Mei 2026 21:10Breaking News! Persija Resmi Berpisah dengan Mauricio Souza
-
Liga Eropa UEFA 26 Mei 2026 20:25Prediksi Crystal Palace vs Rayo 28 Mei 2026
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 26 Mei 2026 15:32Tidak Usah Ragu, Gavi Memang Layak Masuk Skuad Timnas Spanyol
SOROT
-
Liputan6 26 Mei 2026 20:47Purbaya Tunggu Perintah Prabowo Soal Ganti Bos Bea Cukai
-
Liputan6 26 Mei 2026 20:44Hakim Pengadilan Tinggi Makassar Dipecat, Terima Suap Rp 1 Miliar
-
Liputan6 26 Mei 2026 19:26Kasus Streaming Pornografi, Polisi Bakal Periksa Talent
-
Liputan6 26 Mei 2026 19:20Pajak Royalti Penulis Bakal Dipangkas Jadi 1,5%
-
Liputan6 26 Mei 2026 19:18Modus Peredaran Obat Keras, Kamuflase Pakai Toko Kosmetik
MOST VIEWED
Pertama Kali dalam Sejarah, Tak Ada Tak Ada Pemain Real Madrid dalam Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia
Akhirnya Thomas Tuchel Buka Suara Soal Cole Palmer
Tidak Semua Orang Senang Lihat Neymar Dipanggil ke Timnas Brasil
Piala Dunia 2026: Tak Ada Pemain Real Madrid di Skuad Spanyol, Begini Sindiran Dean Huijsen
HIGHLIGHT
5 Pemain Tertua yang Pernah Tampil di Piala Dunia
Manajer MU dengan Persentase Kemenangan Tertinggi:...
5 Duel El Clasico Paling Gila: Dari Hattrick Bocah...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5493433/original/072755900_1770214249-1000225263.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3020289/original/029798500_1578903728-judge.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5509316/original/096657500_1771679235-CIO_Danatara_Pandu_Sjahrir_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3936932/original/004903700_1645074377-20220217_112525ok.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4187676/original/085878200_1665474239-pajak.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7029854/original/063064800_1779804430-IMG_9658.jpeg)

