
Bola.net - Mohannad Ali Kadhim menatap langit sambil berteriak histeris. Di sudut lain lapangan, kiper Ahmed Basil Al-Fadhli tersungkur mencium rumput dengan emosi yang meledak hebat. Begitu juga di bangku cadangan, pelatih Graham Arnold dan pemain Irak saling berpelukan merayakan kelolosan ke Piala Dunia 2026.
Kemenangan 2-1 atas Bolivia di laga playoff Piala Dunia antarkonfederasi ini memastikan nama mereka tercatat dalam sejarah besar sepak bola dunia. Untuk pertama kalinya dalam 40 tahun, Singa Mesopotamia akhirnya kembali menginjakkan kaki di panggung megah Piala Dunia.
Di Baghdad, Basra, Mosul, dan Erbil, suasana tak kalah gila. Video media sosial memperlihatkan kerumunan di depan layar besar. Ali Ibrahim Al-Hamadi dan Aymen Hussein mendadak jadi pahlawan nasional berkat gol yang mereka sarangkan ke gawang lawan.
Padahal, beberapa waktu lalu, takdir seolah sedang mempermainkan mimpi besar mereka. Serangan terhadap Iran memicu reaksi berantai yang membuat rudal-rudal beterbangan di langit Timur Tengah hingga ruang udara ditutup total.
Situasinya sempat sangat mencekam bagi seluruh anggota tim. Graham Arnold, yang baru setahun melatih, bahkan sempat terdampar di Uni Emirat Arab karena penerbangan lumpuh total.
Perjuangan Menuju Meksiko

Masalahnya belum selesai sampai di situ saja. Penutupan kedutaan besar membuat skuad Irak kesulitan mengurus visa untuk masuk ke Meksiko sebagai lokasi pertandingan.
Rumor sempat beredar bahwa Irak akan menggantikan Iran jika negara tetangga itu menarik diri. Namun, kabar tersebut segera meredup dan digantikan oleh rencana perjalanan darat yang sangat melelahkan menuju Istanbul.
Arnold sempat meminta FIFA untuk menunda jadwal pertandingan krusial ini. Sayangnya, permohonan tersebut ditolak mentah-mentah sehingga tim harus mencari jalan keluar secara mandiri.
Mereka akhirnya menempuh perjalanan tiga hari yang sangat menguras fisik menuju Amman. Di sana, sebuah jet pribadi sudah menunggu untuk membawa mereka terbang selama 20 jam menuju medan laga.
Kondisi fisik para pemain jelas tidak ideal untuk melakoni partai hidup mati. Terlebih, pilar pertahanan seperti Ahmed Yahya dan kiper veteran Jalal Hassan Hachim terpaksa absen karena masalah kebugaran.
Tangan Dingin Graham Arnold

Keberhasilan ini menjadi pembuktian magis bagi Graham Arnold di mata dunia. Ia kini menjadi orang Australia pertama yang sukses membawa dua negara berbeda menuju putaran final Piala Dunia.
Bersama stafnya, termasuk mantan pelatih Manchester United Rene Meulensteen, Arnold menjelma menjadi pahlawan bagi 46 juta rakyat Irak. Ia memilih pendekatan yang sangat personal dengan tinggal di Baghdad selama tujuh bulan untuk mendalami budaya setempat.
Tak mengherankan jika kehadirannya selalu memicu kerumunan massa yang ingin sekadar berfoto. Arnold mengakui bahwa gairah sepak bola di negara ini benar-benar berada di level yang berbeda.
"Dalam 10 bulan saya bekerja, saya rasa tujuh bulan saya habiskan di Baghdad karena saya ingin mengenal budayanya," tegas Arnold sebelum laga berlangsung.
Tak berhenti di situ, Arnold juga berperan sebagai sosok ayah yang melindungi mentalitas para pemainnya. Ia meminta skuadnya menjauhi media sosial yang ia anggap sebagai gangguan sampah selama periode krusial.
"Saya melihat cuplikan adegan di Baghdad saat mereka merayakan keberhasilan masuk ke playoff. Emosinya sangat besar, tapi setelah laga berakhir, saya harus katakan bahwa kita belum lolos sepenuhnya," ujarnya mengenang momen tersebut.
Perjalanan Panjang Singa Mesopotamia

Faktanya berbeda dengan tim-tim lain yang menempuh jalur kualifikasi lebih singkat. Irak harus melewati perjalanan panjang selama 867 hari sebelum akhirnya mengamankan tiket terakhir ke putaran final.
Laga di Monterrey kemarin merupakan pertandingan ke-21 yang mereka jalani sepanjang kualifikasi ini. Catatan tersebut resmi melampaui rekor Indonesia sebagai negara paling sibuk dalam satu edisi kualifikasi Piala Dunia.
Keberhasilan ini sekaligus mengulangi memori manis Arnold saat membawa Australia menyingkirkan wakil Amerika Selatan, Peru, empat tahun lalu. Strategi menciptakan mentalitas "kita melawan dunia" terbukti ampuh membakar semangat juang para pemain.
Kini, tantangan yang lebih besar sudah menunggu Singa Mesopotamia di Grup I. Mereka akan tergabung bersama raksasa Prancis, Senegal, serta Norwegia.
Pembagian Grup Piala Dunia 2026
Berikut adalah pembagian grup Piala Dunia 2026 setelah Irak memastikan satu tempat terakhir di Piala Dunia tahun ini:
Grup A: Meksiko, Afrika Selatan, Korea Selatan, Ceko
Grup B: Kanada, Bosnia dan Herzegovina, Qatar, Swiss
Grup C: Brasil, Maroko, Haiti, Skotlandia
Grup D: Amerika Serikat, Paraguay, Australia, Turki
Grup E: Jerman, Curacao, Pantai Gading, Ekuador
Grup F: Belanda, Jepang, Swedia, Tunisia
Grup G: Belgia, Mesir, Iran, Selandia Baru
Grup H: Spanyol, Tanjung Verde, Arab Saudi, Uruguay
Grup I: Prancis, Senegal, Irak, Norwegia
Grup J: Argentina, Aljazair, Austria, Yordania
Grup K: Portugal, RD Kongo, Uzbekistan, Kolombia
Grup L: Inggris, Kroasia, Ghana, Panama.
Sumber: ESPN
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Dunia Lainnya 17 Agustus 2026 07:19Cristiano Ronaldo Ungkap Rencana Pensiun: Ini Mungkin Tahun Terakhir Saya
-
Asia 12 Agustus 2026 23:23Skandal Layanan 'Pijat' untuk Wasit Asing Guncang Federasi Sepak Bola Korea Selatan
-
Piala Dunia 11 Agustus 2026 15:40Donald Trump Bela Gianni Infantino: Singgung Kesuksesan Piala Dunia 2026
-
Liga Spanyol 7 Agustus 2026 20:04Rodri Pilih Barcelona, Awal Keputusan Itu Ternyata Terjadi Saat Piala Dunia
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 20 Agustus 2026 10:18Juventus Dipaksa Mengubur Asa Datangkan Bruno Fernandes dari Manchester United
-
Liga Eropa UEFA 20 Agustus 2026 10:12Gambaran Awal Skuad AC Milan untuk Liga Europa 2026-27
-
Liga Italia 20 Agustus 2026 10:02Diego Moreira Kini Resmi Berseragam AC Milan
-
Liga Inggris 20 Agustus 2026 09:50Fleksibilitas Ezri Konsa Akan Sangat Berguna Bagi Arsenal
-
Liga Inggris 20 Agustus 2026 09:18Myles Lewis-Skelly dan Kenyataan Pahit di Arsenal
-
Liga Spanyol 20 Agustus 2026 09:12Formasi Pertahanan Ideal Real Madrid untuk Awal Musim 2026-27
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 18 Agustus 2026 09:27FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
-
piala dunia 13 Agustus 2026 05:18Xavi Resmi Jadi Pelatih Timnas Belanda hingga Piala Dunia 2030
-
piala dunia 12 Agustus 2026 11:21Paolo Maldini Ungkap Pep Guardiola Nyaris Jadi Pelatih Timnas Italia
-
piala dunia 12 Agustus 2026 07:06Bukan Gaji, Ini Alasan Arne Slot Menolak Jadi Pelatih Timnas Belanda
-
piala dunia 11 Agustus 2026 15:40Donald Trump Bela Gianni Infantino: Singgung Kesuksesan Piala Dunia 2026
SOROT
-
Liputan6 20 Agustus 2026 10:35KRL Bogor Hanya Gunakan Satu Jalur dari Pasar Minggu
-
Liputan6 20 Agustus 2026 09:55Gempa Susulan Lagi, Warga Reo Manggarai Berhamburan Keluar Tenda
-
Liputan6 20 Agustus 2026 09:32KRL Bogor-Jakarta Kota Terganggu, Transjakarta Kerahkan Bus Bantuan
-
Liputan6 20 Agustus 2026 08:01Prabowo Undang Petugas HUT ke-81 RI ke Hambalang, Beri Pesan Khusus
-
Liputan6 20 Agustus 2026 05:02Akal-akalan Mantan Pejabat Pajak Terima Gratifikasi Rp 20 Miliar
-
Liputan6 20 Agustus 2026 01:30Kapal Rumah Sakit TNI AD Berlayar ke NTT Bantu Korban Gempa
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4412748/original/092084600_1683024967-20230502-Polemik-Impor-KRL-Bekas-Tallo-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326201/original/003720900_1786965126-gem3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5075077/original/038583700_1735827538-20250102-Rencana_Penutupan_Stasiun_Karet-HER_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328327/original/008482100_1787188612-IMG-20260820-WA0001.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328239/original/018837500_1787148293-IMG_20260819_201450_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328299/original/020812900_1787163998-WhatsApp_Image_2026-08-19_at_11.04.24_PM.jpeg)
