
Bola.net - Fabio Capello melontarkan kritik keras setelah Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Ia menyebut kekalahan dari Bosnia sebagai aib besar bagi sepak bola Italia.
Italia tersingkir usai kalah adu penalti dari Bosnia dan Herzegovina di babak play-off. Hasil tersebut membuat Azzurri absen untuk ketiga kalinya secara beruntun di ajang Piala Dunia.
Kegagalan ini memicu reaksi luas dari berbagai kalangan, termasuk mantan pelatih ternama. Capello menjadi salah satu sosok yang paling vokal dalam menyuarakan kekecewaannya.
Ia menilai hasil tersebut tidak hanya sekadar kekalahan biasa, melainkan sebuah tragedi bagi negara dengan sejarah besar di sepak bola dunia. Kritiknya juga mengarah pada pihak-pihak yang bertanggung jawab di balik layar.
Tak Bisa Tidur Usai Kekalahan Memalukan
Capello mengaku sangat terpukul dengan hasil yang diraih Italia. Ia bahkan menyebut tidak bisa tidur setelah menyaksikan kegagalan tersebut.
Menurutnya, status Italia sebagai juara dunia empat kali membuat hasil ini semakin sulit diterima. Ia menilai situasi ini sebagai salah satu momen terburuk dalam sejarah sepak bola Italia.
"Saya tidak bisa tidur sepanjang malam, saya masih tidak percaya dengan apa yang terjadi. Kita berbicara tentang juara dunia empat kali," ujar Capello via LLSN.
"Ini adalah tragedi olahraga, sebuah aib. Ini adalah salah satu hal terburuk yang terjadi dalam sejarah sepak bola Italia dalam beberapa waktu terakhir," lanjut Capello.
Soroti Tidak Ada yang Mundur
Capello juga menyoroti tidak adanya tanggung jawab dari pihak federasi. Ia menilai kondisi ini justru menjadi hal paling mengkhawatirkan.
Menurutnya, seharusnya ada pihak yang segera mengambil sikap setelah kegagalan besar tersebut. Ia menegaskan bahwa pimpinan federasi harus bertanggung jawab.
"Tidak ada yang mengundurkan diri di sini, dan itu adalah hal yang paling mengkhawatirkan," kata Capello.
"Orang pertama yang harus bertanggung jawab adalah presiden federasi, bersama seluruh jajaran pimpinan," tegas Capello.
Italia Harus Bangun dari Dasar
Capello menilai masalah yang dihadapi Italia tidak hanya soal hasil pertandingan. Ia melihat adanya persoalan yang lebih dalam dan bersifat struktural.
Ia pun mendorong adanya perubahan besar dengan melibatkan para ahli untuk membenahi sistem. Menurutnya, proses ini akan sulit, tetapi harus segera dimulai.
"Ini bukan hanya soal hasil, ini bersifat struktural. Italia harus menemukan kembali jati dirinya," ucap Capello.
"Kita harus mengumpulkan para ahli, menganalisis apa yang terjadi, dan memulai pembangunan dari dasar. Akan sangat sulit untuk pulih, tetapi saya percaya ini bisa menjadi awal pembaruan yang nyata," pungkas Capello.
Sumber: Football Italia
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 4 Juli 2026 06:30Link Streaming Piala Dunia 2026: Kolombia vs Ghana, 4 Juli 2026
-
Piala Dunia 4 Juli 2026 04:30Resmi! Asia Sudah Tidak Punya Wakil di Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 4 Juli 2026 04:05Man of the Match Australia vs Mesir: Mohamed Salah
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 4 Juli 2026 07:00Real Madrid Buat Klarifikasi: Kami Tidak Kejar Enzo Fernandez!
-
Piala Dunia 4 Juli 2026 06:30Link Streaming Piala Dunia 2026: Kolombia vs Ghana, 4 Juli 2026
-
Piala Dunia 4 Juli 2026 04:30Resmi! Asia Sudah Tidak Punya Wakil di Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 4 Juli 2026 06:30Link Streaming Piala Dunia 2026: Kolombia vs Ghana, 4 Juli 2026
-
piala dunia 4 Juli 2026 04:30Resmi! Asia Sudah Tidak Punya Wakil di Piala Dunia 2026
-
piala dunia 4 Juli 2026 04:05Man of the Match Australia vs Mesir: Mohamed Salah
SOROT
-
Liputan6 4 Juli 2026 06:56Pramono Carikan Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat
-
Liputan6 4 Juli 2026 06:15Sumur Mengering, Ratusan Warga Sukabumi Krisis Air Bersih
-
Liputan6 4 Juli 2026 05:30Polisi di Tegal Ditahan usai Diduga Aniaya Wanita Sejak 2023
-
Liputan6 3 Juli 2026 22:35Restorasi Candi Prambanan Jadi Agenda PM India di Yogyakarta
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya













:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9228452/original/048437400_1783123218-WhatsApp_Image_2026-07-04_at_06.42.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9226526/original/035946000_1783122008-1001423276.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9224219/original/033616300_1783120712-382125.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9190247/original/075023400_1783100394-WhatsApp_Image_2026-07-03_at_23.38.44.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9221589/original/094107900_1783118574-IMG_20260703_205316.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/9173581/original/089009000_1783091944-WhatsApp_Image_2026-07-03_at_22.00.55.jpeg)

