
Bola.net - Ferran Torres tidak langsung menjadi pahlawan ketika Piala Dunia 2026 dimulai. Ia justru memulai perjalanan dengan keraguan, kehilangan tempat di tim utama, lalu menyaksikan rekan-rekannya melaju dari bangku cadangan.
Namun, sepak bola selalu menyimpan ruang bagi mereka yang memilih bertahan. Saat pertandingan terbesar mencapai menit ke-106, Torres menemukan momen yang selama ini ia tunggu.
Gol ke gawang Argentina bukan sekadar mengubah papan skor menjadi 1-0. Sepakan kerasnya memastikan Spanyol meraih gelar Piala Dunia kedua sekaligus mengubah jalan cerita kariernya dalam satu laga.
Perjalanan menuju momen itu sama sekali tidak mudah. Justru dari kegagalan, kritik, dan kesabaran, Torres membangun kisah yang akhirnya menjadi bagian dari sejarah sepak bola Spanyol.
Dari Bangku Cadangan Menuju Kesempatan Terbesar

Turnamen dibuka dengan hasil imbang tanpa gol melawan Cape Verde. Penampilan itu membuat Torres kehilangan tempat di susunan pemain utama pada pertandingan berikutnya.
Kesempatan kembali datang saat menghadapi Arab Saudi. Ia sempat mencetak gol pada masa tambahan waktu, tetapi wasit membatalkannya karena offside.
Ekspresi kecewa Torres tertangkap kamera ketika ia berharap gol tersebut tetap sah. Momen itu memperlihatkan betapa besar keinginannya untuk kembali memberi arti bagi tim.
Meski jarang tampil sejak menit pertama, ia tidak berhenti bekerja keras. Kesabaran itu mulai membuahkan hasil ketika umpannya kepada Mikel Merino membantu Spanyol menyingkirkan Portugal pada babak 16 besar.
Menit ke-106 yang Mengubah Segalanya

Final menghadapi Argentina berjalan sesuai dugaan sebagai laga penuh tekanan. Lionel Messi dan rekan-rekannya membuat Spanyol harus bekerja keras hingga babak tambahan.
Ketika peluang emas akhirnya datang, Torres tidak membiarkannya berlalu. Ia menyelesaikan peluang pada menit ke-106 dan membuat seluruh stadion bergemuruh.
Sesaat setelah peluit panjang berbunyi, kebahagiaan itu langsung ia arahkan kepada seluruh rakyat Spanyol. Torres berkata, "Gol bukanlah hal yang paling penting. Yang saya inginkan sekarang hanyalah memeluk trofi Piala Dunia ini sekuat mungkin. Ini adalah mimpi 47 juta rakyat kami yang berada di lapangan hari ini. Kami pantas mendapatkannya dan telah memberikan segalanya."
Di tengah pesta kemenangan, pikirannya kembali kepada perjalanan yang telah dilewati selama beberapa pekan terakhir. Ia berkata, "Pada akhirnya, ini menjadi kelegaan yang luar biasa. Saya menerima banyak kritik sepanjang Piala Dunia, tetapi saya percaya bahwa takdir sudah tertulis. Syukurlah, Tuhan selalu memberi saya kekuatan untuk terus melangkah dan pada akhirnya Tuhan memberikan sesuatu kepada mereka yang paling pantas menerimanya."
Ketika Kerja Keras Bertemu Takdir

Torres memahami bahwa gelar juara tidak diraih hanya melalui satu pertandingan. Baginya, setiap sesi latihan, setiap menit di bangku cadangan, dan setiap kesempatan kecil memiliki arti yang sama penting.
Ia mengungkapkan, "Pada akhirnya, ini adalah maraton, bukan lari cepat. Anda harus terus bekerja keras apa pun yang terjadi, dan pada akhirnya hasil akan datang kepada mereka yang paling pantas mendapatkannya." Kalimat itu menjadi gambaran utuh mengenai perjalanan yang ia lalui sepanjang turnamen.
Ia juga tidak menampik bahwa menghadapi Argentina menghadirkan tekanan yang berbeda. Kehadiran Lionel Messi membuat setiap pemain Spanyol harus menjaga konsentrasi hingga detik terakhir.
Torres berkata, "Semua final selalu sulit. Ketika Lionel Messi berada di tim lawan, rasa gugup pasti muncul. Namun, kami selalu setia pada filosofi dan gaya bermain kami sendiri, dan kami kembali membuktikannya hari ini." Keyakinan terhadap identitas permainan itulah yang akhirnya membawa Spanyol berdiri di puncak dunia.
Beberapa pemain dikenang karena tampil gemilang sejak awal turnamen. Ferran Torres justru diingat karena tidak pernah berhenti percaya ketika keadaan belum berpihak kepadanya.
Pada akhirnya, gol di menit ke-106 bukan hanya mengantarkan trofi ke tangan Spanyol. Gol itu juga menjadi penutup sempurna bagi perjalanan seorang pemain yang memilih terus melangkah hingga takdir benar-benar menemukan namanya.
Sumber: FIFA
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 3 September 2026 14:14Kenapa Argentina Tak Bisa Pensiunkan Nomor 10 Lionel Messi?
-
Piala Dunia 3 September 2026 13:133 Kandidat Pengganti Lionel Messi sebagai Nomor 10 Argentina
-
Liga Spanyol 2 September 2026 17:14Melihat Kerja Cerdas Barcelona di Bursa Transfer 2026/2027
-
Liga Italia 29 Agustus 2026 08:30Rapor Pemain AC Milan vs Venezia: Saelemaekers Jadi Pembeda, Ramos Buka Keran Gol
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 4 September 2026 21:19Hasil BRI Super League: Bali United Bungkam PSS Sleman, Dua Gol Dianulir
-
Liga Inggris 4 September 2026 20:50Chelsea Siapkan 100 Juta Euro untuk Pengganti Enzo Fernandez
-
Liga Inggris 4 September 2026 20:15Alasan Manchester United Tak Merekrut Mamadou Sangare meski Sempat Memantaunya
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 3 September 2026 14:14Kenapa Argentina Tak Bisa Pensiunkan Nomor 10 Lionel Messi?
-
piala dunia 3 September 2026 13:133 Kandidat Pengganti Lionel Messi sebagai Nomor 10 Argentina
-
piala dunia 1 September 2026 05:12Lionel Messi Umumkan Pensiun dari Timnas Argentina
-
piala dunia 18 Agustus 2026 09:27FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
SOROT
-
Liputan6 4 September 2026 21:14Transjakarta 'Jalur Langit' Hanya Sampai Halte JORR Imbas Truk Mogok
-
Liputan6 4 September 2026 20:36Siswa SMP di Nabire Pembunuh Mantan Pacar Dihukum 10 Tahun
-
Liputan6 4 September 2026 19:57Cerita Kepanikan Penghuni Dapat Kabar Apartemen Pavilion Kebakaran
-
Liputan6 4 September 2026 19:50160 Siswa Keracunan, Dapur MBG di Toraja Disanksi
-
Liputan6 4 September 2026 19:44Tersangka Kasus Kebakaran Hutan Bertambah Jadi 112 Orang
-
Liputan6 4 September 2026 19:29Hujan Akhirnya Menyapa Pontianak
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340916/original/029246600_1788531271-93396.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340895/original/092729500_1788529017-WhatsApp-Image-2026-09-04-at-20.58.05.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340875/original/044738600_1788526653-93357.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340870/original/079729800_1788526203-1091801.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340866/original/033813100_1788525848-93367.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340860/original/078027400_1788524971-1002269829.jpg)
