Gagal ke Perempat Final Piala Dunia 2022, Pelatih Jepang Membungkuk dan Minta Maaf

Anindhya Danartikanya | 6 Desember 2022 10:25
Gagal ke Perempat Final Piala Dunia 2022, Pelatih Jepang Membungkuk dan Minta Maaf
Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, membungkuk usai kalah dari Kroasia di babak 16 besar Piala Dunia 2022 Qatar pada Senin (5/12/2022). (c) AP Photo/Frank Augstein

Bola.net - Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, terlihat membungkuk di tengah lapangan Al Janoub Stadium usai skuadnya harus tunduk pada Kroasia lewat adu penalti dalam pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2022 Qatar pada Senin (5/12/2022) malam WIB.

Jepang kalah di tangan Kroasia dengan skor 1-3 (1-1). Setelah bermain ngotot pada waktu normal, bahkan unggul terlebih dahulu, Jepang malah melempem saat adu penalti. Parahnya, dua penendang pertama Jepang, Takumi Minamino dan Kaoru Mitoma langsung gagal.

Kroasia, yang memang jagonya adu penalti, menunjukkan kebolehan mereka. Dalam dua adu penalti sebelumnya di Piala Dunia 2018, Kroasia menang terus. Jepang pun tersingkir. Para pemain tertunduk lesu, beberapa di antara mereka menangis, termasuk Minamino.

1 dari 3 halaman

Minta Maaf dengan Tulus

Minta Maaf dengan Tulus

Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, emosional usai kalah dari Kroasia di babak 16 besar Piala Dunia 2022 Qatar pada Senin (5/12/2022). (c) AP Photo/Frank Augstein

Setelah pertandingan, Hajime Moriyasu pun membungkuk di tengah lapangan ke arah para pendukung yang memenuhi tribun-tribun Al Janoub Stadium, yakni gestur tubuh yang disebut 'ojigi'

Ojigi adalah kultur dalam masyarakat Asia Timur, terutama Jepang dan Korea. Mereka menggunakan gestur itu untuk berbagai ungkapan, yakni menyapa, terima kasih, dan meminta maaf.

Dalam budaya meminta maaf secara resmi, orang-orang Jepang juga melakukan ojigi. Mereka meminta maaf di depan publik, mengungkapkannya dengan tulus.

2 dari 3 halaman

Target Meleset

Target Meleset

Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, bicara dengan skuadnya usai kalah dari Kroasia di babak 16 besar Piala Dunia 2022 Qatar pada Senin (5/12/2022). (c) AP Photo/Ricardo Mazalan

Moriyasu meminta maaf karena gagal mencapai target. Seperti diketahui, Jepang membidik delapan besar di Piala Dunia 2022. Ini belum pernah dicapai oleh mereka.

Dalam situs resmi JFA, federasi sepak bola Jepang telah menyusun rencana dan target dalam setiap tahun.

Target 2022 adalah 8 besar Piala Dunia 2022. Tapi, semua sudah terjadi. Kroasia terlalu tangguh untuk ditaklukkan lewat adu penalti.

3 dari 3 halaman

Kutukan Tim Penendang Pertama

Kutukan Tim Penendang Pertama

Para pemain Timnas Jepang membungkuk kepada para pendukung usai kalah dari Kroasia di babak 16 besar Piala Dunia 2022 Qatar pada Senin (5/12/2022). (c) AP Photo/Francisco Seco

Ada fakta menarik dalam tujuh pertandingan yang diwarnai adu penalti di Piala Dunia sejak 2014. Dalam tujuh laga, termasuk Jepang vs Kroasia, tim penendang pertama kalah.

Jepang tampil sebagai penendang pertama. Eksekutor pertama mereka, Takumi Minamino, gagal. Sementara penendang pertama Kroasia, Nikola Vlasic, sukses.

Jepang pun menjadi korban kutukan tersebut yang ketujuh setelah Kosta Rika, Belanda, Spanyol, Denmark, Kolombia, dan Rusia.

Dapatkan jadwal lengkap dan siaran langsung televisi Piala Dunia 2022 pada tautan ini

Semua pertandingan Piala Dunia 2022 Qatar akan disiarkan di EMTEK Group yang meliputi SCTV, MOJI, Mentari TV, Nex Parabola, dan Vidio.

Disadur dari: Bolacom (Wiwig Prayugi) | Dipublikasi: 6 Desember 2022

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR