Head to Head: Denmark Vs Belanda

Head to Head: Denmark Vs Belanda
Robin van Persie (c)afp
- Belanda adalah tim yang menjadi favorit di Piala Dunia kali ini. Mereka lolos babak kualifikasi dengan rekor sempurna dan timnya dipenuhi dengan pemain yang penuh talenta.

Pemain-pemain seperti Robin van Persie, Wesley Sneijder dan Arjen Robben semuanya menjadi senjata utama di tim asuhan Bert van Marwijk itu. Namun, Belanda menghadapi ujian berat saat melawan Denmark, yang juga lolos kualifikasi dengan catatan mengesankan. Mereka menyelesaikan kualifikasi di atas Portugal dan Swedia.

Denmark menggabungkan pemain sarat pengalaman seperti Jon Dahl Tomasson dengan bakat muda seperti Simon Kjaer dan Christian Eriksen, yang mungkin menjadi pemain bintang di masa depan.

Jon Dahl Tomasson (Denmark) Vs John Heitinga (Belanda)
Tomasson bisa bermain sebagai striker atau gelandang serang. Dia terkenal punya finishing yang bagus. Tomasson juga telah mencetak 51 gol dalam 110 pertandingan bersama timnas Denmark yang membuatnya menjadi pecetak gol terbanyak kedua dalam sejarah timnas Jerman.

Yang akan menjadi penghadang Tomasson kemungkinan adalah John Heitinga. Pemain 26 tahun itu telah menikmati musim pertamanya yang bagus di Inggris, meskipun dia tidak selalu terlihat nyaman menghadapi penyerang yang cepat. Dia akan memakai kekuatan fisiknya melawan Tomasson. Heitinga sangat kuat di udara.

Daniel Agger (Denmark) Vs Robin van Persie (Belanda)
Ini akan menjadi pertemuan yang sangat menarik dua pemain dengan kualitas bermain yang tinggi. Agger adalah pemain bertahan yang tampil dominan di Liga Premier. Meskipun masih berumur 25 tahun, Agger mampu menjaga striker dengan tenang. Namun, Agger perlu bermain lebih maksimal lagi jika melawan Robin van Persie. Van Persie sudah menjadi striker kelas dunia dan meski musim ini sempat absen lama kerena cedera. Van Persie dapat mencetak gol dari posisi apapun.

Christian Poulsen (Denmark) v Wesley Sneijder (Belanda)
Poulsen dan Sneijder memiliki gaya permainan yang kontras. Poulsen adalah tipe gelandang yang defensif. Dia akan menggunakan kekuatan fisik untuk menahan gerak Wesley Sneijder. Sneijder adalah jantung permainan Inter Milan musim lalu. Dia memiliki teknik yang sangat bagus dan mampu menembus pertahanan lawan dari tengah. (ims/cax)

Berita Terkait