
Bola.net - Laga final Piala Dunia 2014 yang mempertemukan Jerman vs Argentina berakhir imbang tanpa gol di babak pertama. Bermain di Maracana, baik Jerman dan Argentina mampu membuat beberapa peluang emas. Namun belum ada satu gol pun yang mampu tercipta.
Sejak menit pertama, Jerman langsung mengambil inisiatif permainan. Dimotori Mesut Ozil, Toni Kroos dan Bastian Schweinsteiger, Der Panzer mampu mengontrol permainan di lini tengah.
Permainan terbuka yang diperagakan Jerman nyaris blunder saat pertandingan baru berjalan empat menit. Diawali sebuah kesalahan Toni Kroos, bola dengan cepat mampu diambil alih Ezequiel Lavezzi yang merangsek ke pertahanan Jerman dan memberikan umpan kepada Higuain. Namun sayang, Higuain gagal memaksimalkannya menjadi gol.
Seusai peluang tersebut, kedua tim mulai berimbang permainannya. Jerman yang mampu menguasai lini tengah lewat permainan bola-bola pendek. Sementara Argentina lebih memilih untuk bermain sabar dan menunggu sebelum memukul balik lewat serangan balik.
Pada menit ke-22, Higuain mendapatkan peluang emas. Diawali kesalahan Toni Kroos saat melakukan back pass melalui sundulan, bola justru jatuh di kaki Higuain yang tinggal berhadapan dengan kiper Manuel Neuer. Beruntung tendangan tersebut melenceng di sebelah kanan gawang Neuer.
Argentina sejatinya sempat mencetak gol pada menit ke-30. Sayang gol tersebut harus dianulir wasit karena Higuain terlebih dahulu berada dalam posisi offside saat menerima umpan Lavezzi.
Pada menit ke-37, giliran Jerman yang memiliki peluang. Namun tendangan Andre Schurrle masih mampu diamankan dengan baik oleh Romero.
Pada masa injury time babak pertama, Jerman nyaris memecah kebuntuan. Sayang sundulan Howedes menerima umpan tendangan sudut masih membentur tiang gawang. Hingga babak pertama berakhir skor tetap imbang tanpa gol. (bola/dzi)
Sejak menit pertama, Jerman langsung mengambil inisiatif permainan. Dimotori Mesut Ozil, Toni Kroos dan Bastian Schweinsteiger, Der Panzer mampu mengontrol permainan di lini tengah.
Permainan terbuka yang diperagakan Jerman nyaris blunder saat pertandingan baru berjalan empat menit. Diawali sebuah kesalahan Toni Kroos, bola dengan cepat mampu diambil alih Ezequiel Lavezzi yang merangsek ke pertahanan Jerman dan memberikan umpan kepada Higuain. Namun sayang, Higuain gagal memaksimalkannya menjadi gol.
Seusai peluang tersebut, kedua tim mulai berimbang permainannya. Jerman yang mampu menguasai lini tengah lewat permainan bola-bola pendek. Sementara Argentina lebih memilih untuk bermain sabar dan menunggu sebelum memukul balik lewat serangan balik.
Pada menit ke-22, Higuain mendapatkan peluang emas. Diawali kesalahan Toni Kroos saat melakukan back pass melalui sundulan, bola justru jatuh di kaki Higuain yang tinggal berhadapan dengan kiper Manuel Neuer. Beruntung tendangan tersebut melenceng di sebelah kanan gawang Neuer.
Argentina sejatinya sempat mencetak gol pada menit ke-30. Sayang gol tersebut harus dianulir wasit karena Higuain terlebih dahulu berada dalam posisi offside saat menerima umpan Lavezzi.
Pada menit ke-37, giliran Jerman yang memiliki peluang. Namun tendangan Andre Schurrle masih mampu diamankan dengan baik oleh Romero.
Pada masa injury time babak pertama, Jerman nyaris memecah kebuntuan. Sayang sundulan Howedes menerima umpan tendangan sudut masih membentur tiang gawang. Hingga babak pertama berakhir skor tetap imbang tanpa gol. (bola/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 3 Juni 2026 11:3715 Pemain Top yang Layak Ditunggu Aksinya di Piala Dunia 2026
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 5 Juni 2026 17:30Prediksi Argentina vs Honduras 7 Juni 2026
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 14:22
Serapan Kuota Haji Khusus 2026 Capai Rekor, Tersisa 69 Kuota
-
Liputan6 6 Juni 2026 14:07Motor Dipinjam Teman Dekat, Malah Dijual Buat Bayar Kos
-
Liputan6 6 Juni 2026 13:49Erupsi Gunung Lewotobi, Bandara Maumere Tutup 2 Hari
-
Liputan6 6 Juni 2026 13:23Bima Arya: Masa Depan Jakarta Bergantung pada Kawasan Aglomerasi
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/680401/original/ilustrasi-pencurian-motor-140521-andri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7898852/original/049583200_1780728555-1002133434.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7897788/original/059664800_1780727172-WhatsApp_Image_2026-06-06_at_11.58.05.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7896475/original/043029700_1780725740-IMG_2910.jpg)

