Irak Kalahkan Bolivia, Amankan Tiket Terakhir Piala Dunia 2026: Tuah Tanah Meksiko!

Irak Kalahkan Bolivia, Amankan Tiket Terakhir Piala Dunia 2026: Tuah Tanah Meksiko!
Selebrasi pemain Irak usai memastikan tiket terakhir ke Piala Dunia 2026 dengan mengalahkan Bolivia. (c) AP Photo/Fernando Llano

Bola.net - Irak memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Bolivia 2-1 dalam laga penentuan yang digelar di Estadio BBVA, Monterrey, Rabu 1 April 2026. Kemenangan ini menjadikan Irak sebagai negara ke-48 yang lolos ke turnamen tersebut. 

Tanah Meksiko seolah menyimpan takdir tersendiri bagi Irak. Di lokasi yang sama saat mereka terakhir kali mencicipi panggung dunia pada 1986, Singa Mesopotamia resmi mengakhiri dahaga selama 40 tahun.

Kemenangan ini menobatkan Irak sebagai negara ke-48 sekaligus tim terakhir yang melengkapi daftar peserta Piala Dunia. Stadion menjadi saksi bisu kembalinya salah satu kekuatan sepak bola Timur Tengah ke jajaran elite global.

Laga ini bukan sekadar soal taktik, melainkan tentang daya tahan dan mentalitas baja. Meski terus ditekan sepanjang pertandingan, Irak menunjukkan efisiensi yang mematikan di depan gawang lawan.

Kini, tugas berat sudah menanti mereka di Grup I Piala Dunia 2026.

Irak Langsung Tancap Gas di Babak Pertama

Irak Langsung Tancap Gas di Babak Pertama

Selebrasi pemain Irak, Ali Al-Hamadi usai mencetak gol ke gawang Bolivia di playoff Piala Dunia 2026. (c) AP Photo/Fernando Llano

Irak memulai pertandingan dengan organisasi permainan yang sangat rapi. Struktur pertahanan dan transisi yang jelas membuat mereka mampu mengejutkan Bolivia sejak menit awal.

Hasilnya langsung terlihat saat laga baru berjalan sepuluh menit. Memanfaatkan umpan dari sepak pojok, Al-Hamadi berdiri tanpa kawalan berarti dan menyundul bola masuk ke gawang lawan.

Gol tersebut tidak hanya membawa Irak unggul 1-0. Itu adalah torehan bersejarah karena menjadi gol pertama yang pernah dicetak pemain Irak ke gawang tim nasional asal Amerika Selatan.

Bolivia tidak tinggal diam dan mencoba mengambil alih penguasaan bola. Meski sempat kesulitan menembus barisan belakang Irak, keberuntungan akhirnya berpihak pada La Verde.

Sebuah tembakan Ramiro Vaca yang terbentur pemain lawan jatuh ke kaki Paniagua. Dengan kontrol tenang di dalam kotak penalti, ia melepaskan penyelesaian akhir berkualitas yang mengubah skor menjadi 1-1 hingga turun minum.

Babak Kedua Irak vs Bolivia

Babak Kedua Irak vs Bolivia

Selebrasi Aymen Hussein setelah mencetak gol kedua Irak di laga melawan Bolivia, 1 April 2026 yang memastikan tiket ke Piala Dunia 2026. (c) AP Photo/Fernando Llano

Memasuki babak kedua, Irak tidak butuh waktu lama untuk kembali memegang kendali skor. Menit ke-53 menjadi momen krusial bagi sang kapten, Hussein.

Hussein bergerak lebih cepat dari bek Bolivia untuk menyambar umpan silang akurat dari Faraj. Sontekannya membawa Irak kembali memimpin dan memaksa Bolivia bermain lebih terbuka.

"Saya harus berterima kasih sebesar-besarnya kepada para pemain, etos kerja mereka luar biasa," ujar pelatih Irak, Graham Arnold, mengutip dari laman FIFA+.

Gempuran Bolivia sebenarnya sangat masif, terlihat dari catatan 17 sepak pojok yang mereka dapatkan. Namun, dominasi penguasaan bola hingga 55 persen tersebut gagal dikonversi menjadi peluang emas yang benar-benar mengancam.

"Mereka menunjukkan mentalitas Irak yang sebenarnya, bertarung dan mempertaruhkan tubuh mereka di lapangan, itulah alasan kami memenangkan pertandingan," tambah Arnold penuh emosional.

Pelatih yang sempat mengundurkan diri dari Socceroos ini tampak sangat emosional saat dipanggul oleh para pemainnya di akhir laga. Ia pun membentangkan bendera Irak di hadapan para suporter yang menangis haru.

"Saya sangat bahagia bisa membuat 46 juta orang senang, terutama dengan apa yang terjadi di Timur Tengah saat ini," tutupnya.

Sudah Ditunggu Haaland dan Mbappe

Kemenangan ini membawa Irak masuk ke Grup I yang bisa dibilang sebagai salah satu grup neraka. Ujian berat sudah menanti mereka di tanah Amerika Utara.

Petualangan mereka akan dimulai pada 16 Juni di Boston. Lawan pertama yang harus dihadapi adalah Norwegia yang dipimpin oleh predator tajam, Erling Haaland.

Setelah itu, tantangan tidak semakin mudah. Pada 22 Juni di Philadelphia, mereka harus meladeni kekuatan raksasa Prancis yang diperkuat Kylian Mbappe, sebelum menutup fase grup melawan Senegal pada 26 Juni di Toronto.

Meski kalah jauh dalam statistik penguasaan bola yang hanya 33 persen, efisiensi Irak menjadi modal berharga. Dari hanya tiga tembakan tepat sasaran, dua di antaranya berbuah gol yang mengantar mereka kembali ke peta sepak bola dunia.

Pembagian Grup Piala Dunia 2026

Grup A: Meksiko, Afrika Selatan, Korea Selatan, Ceko

Grup B: Kanada, Bosnia dan Herzegovina, Qatar, Swiss

Grup C: Brasil, Maroko, Haiti, Skotlandia

Grup D: Amerika Serikat, Paraguay, Australia, Turki

Grup E: Jerman, Curaçao, Pantai Gading, Ekuador

Grup F: Belanda, Jepang, Swedia, Tunisia

Grup G: Belgia, Mesir, Iran, Selandia Baru

Grup H: Spanyol, Tanjung Verde, Arab Saudi, Uruguay

Grup I: Prancis, Senegal, Irak, Norwegia

Grup J: Argentina, Aljazair, Austria, Yordania

Grup K: Portugal, RD Kongo, Uzbekistan, Kolombia

Grup L: Inggris, Kroasia, Ghana, Panama.