Italia Absen 3 Kali Beruntun di Piala Dunia, Zola: Bongkar Fondasi Lama, Fokus pada Kualitas Pemain Muda

Bola.net - Gianfranco Zola menyampaikan kritik keras setelah kegagalan Italia lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun. Ia menilai kegagalan tersebut bukan sekadar catatan buruk, melainkan indikator krisis serius dalam sistem sepak bola nasional.
Kekalahan adu penalti dari Bosnia pada Rabu 1 April kemarin, semakin menegaskan kondisi tersebut. Oleh karena itu, Zola menekankan bahwa pembenahan tidak bisa lagi ditunda, terutama dalam sistem pengembangan pemain muda yang dinilai bermasalah.
Selain itu, ia menilai tidak ada ruang untuk menyalahkan individu di level tim nasional. Menurutnya, permasalahan sudah bersifat struktural sehingga membutuhkan perubahan menyeluruh dari fondasi hingga ke tingkat atas.
Dengan demikian, Zola mendorong Italia untuk melakukan reformasi total. Jika tidak segera dilakukan, ia memperingatkan kegagalan serupa akan terus terulang di masa depan.
Mengembalikan Takdir ke Tangan Pemain Muda

Zola menegaskan bahwa kebangkitan sepak bola Italia hanya dapat dicapai dengan memberikan kepercayaan penuh kepada pemain muda. Ia juga menilai perlunya perubahan sistemik untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan talenta lokal.
"Kita harus mulai dari dasar dan berpikir untuk menciptakan kembali kondisi guna memberikan kualitas kepada pemain muda kita," tegas Zola kepada Rai Sport.
Lebih lanjut, ia menyebut bahwa pekerjaan besar harus segera dilakukan oleh seluruh pemangku kepentingan. Hal ini mencakup perbaikan sistem pembinaan yang selama ini dinilai belum optimal.
"Ada pekerjaan yang sangat penting dan jangkauannya sangat luas yang harus dilakukan," imbuh sosok yang kini menjabat sebagai Wakil Presiden Lega Pro tersebut.
Selain itu, Zola menyoroti minimnya kesempatan bermain bagi pemain muda di level klub. Kondisi tersebut dinilai menghambat perkembangan dan kesiapan mereka untuk bersaing di level tertinggi.
Peran Krusial Kasta Bawah

Sebagai Wakil Presiden Lega Pro, Zola menegaskan komitmennya untuk mendorong klub-klub di kasta bawah agar lebih fokus pada pengembangan pemain muda. Ia menilai peran liga tingkat bawah sangat penting dalam proses regenerasi sepak bola nasional.
Di sisi lain, ia menekankan bahwa keberhasilan pembinaan tidak hanya bergantung pada fasilitas dan pelatih. Para pemain juga harus memiliki komitmen tinggi untuk berkembang.
"Pelatih dan fasilitas adalah hal yang mendasar, namun para pemain itu sendiri juga harus bekerja keras," ujarnya dengan nada serius.
Menurutnya, bakat semata tidak cukup tanpa kerja keras dan dedikasi. Oleh sebab itu, ia menekankan pentingnya sikap profesional sejak dini bagi setiap pemain muda.
"Komitmen, panggilan jiwa, dan dedikasi adalah apa yang dibutuhkan untuk menjadi olahragawan sejati," pungkasnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 2 April 2026 10:46Chant Anti-Muslim, Aib Sepak Bola Spanyol, dan Pembelaan Lamine Yamal
-
Editorial 2 April 2026 10:41 -
Editorial 2 April 2026 10:13
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2 April 2026 10:46 -
Liga Inggris 2 April 2026 10:28 -
Liga Inggris 2 April 2026 10:17 -
Liga Inggris 2 April 2026 10:16 -
Piala Dunia 2 April 2026 10:04 -
Piala Dunia 2 April 2026 09:59
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 2 April 2026 10:56 -
piala dunia 2 April 2026 10:46 -
piala dunia 2 April 2026 10:04 -
piala dunia 2 April 2026 09:59 -
piala dunia 2 April 2026 09:57 -
piala dunia 2 April 2026 05:30
MOST VIEWED
- Kritik Keras untuk Rayan Cherki: Bukan Zidane, Hanya Level Pelapis!
- Hasil Inggris vs Jepang: The Three Lions Dipermalukan Kaoru Mitoma di Wembley
- Hasil Bosnia dan Herzegovina vs Italia: Kalah Dramatis, Italia Dipastikan Absen 3x Beruntun di Piala Dunia
- Bukan Prank April Mop, Italia Gagal (Lagi) ke Piala Dunia
HIGHLIGHT
- 6 Pencetak Gol Termuda Premier League: Dari Magis ...
- 5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri da...
- 10 Rekor Liga Champions yang Mungkin Tak Akan Pern...
- 5 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...














:strip_icc()/kly-media-production/medias/5544339/original/006562300_1775100106-unnamed__47_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5544328/original/000217400_1775099692-IMG-20260402-WA0042.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5544320/original/007925000_1775099333-1001078850.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5543355/original/006459900_1775023012-Menteri_Ketenagakerjaan_Yassierli-_1_April_2026b.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5543510/original/041170100_1775027450-Prabowo_Lee.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5544140/original/014177800_1775080870-Screenshot_20260402_003550_YouTube.jpg)

