
Bola.net - Tim nasional Italia berhasil mengalahkan Irlandia Utara dengan skor 2-0 pada laga semifinal play-off kualifikasi Piala Dunia di New Balance Arena, Bergamo, Jumat (27/3/2026). Gelandang Sandro Tonali memecah kebuntuan lewat golnya pada menit ke-56 sebelum memberikan assist untuk gol penutup dari Moise Kean.
Hasil positif ini memastikan langkah Gli Azzurri ke babak final playoff Piala Dunia yang akan digelar pada Selasa (31/3/2026) mendatang melawan Bosnia and Herzegovina.
Kemenangan ini menjadi sangat emosional mengingat sejarah kelam Italia pada dua edisi sebelumnya. Publik sepak bola dunia tentu belum lupa kegagalan menyakitkan mereka pada 2018 dan 2022.
Laga di Bergamo ini awalnya terasa sangat berat bagi pasukan asuhan pelatih Gennaro Gattuso. Tekanan mental terlihat jelas menyelimuti para pemain sepanjang babak pertama berlangsung.
Irlandia Utara tampil sangat fisik dan disiplin dalam menjaga area pertahanan. Mereka berulang kali merepotkan lini belakang Italia melalui skema bola-bola panjang.
Sandro Tonali mengakui adanya ketegangan luar biasa yang dirasakan seluruh elemen tim nasional. Berikut adalah ungkapan sang pahlawan kemenangan mengenai jalannya laga yang penuh drama tersebut.
Titik Balik Mentalitas di Bergamo

Italia sempat kesulitan menciptakan peluang bersih saat menghadapi tembok kokoh Irlandia Utara. Situasi ini sempat membangkitkan memori buruk para pemain saat berlaga di stadion yang sama.
Tonali menyebut laga ini memiliki kemiripan dengan pertandingan melawan Estonia sebelumnya. Skuad Azzurri harus berjuang keras meladeni permainan fisik yang sangat menguras tenaga.
“Rasanya seperti menyaksikan tayangan ulang pertandingan melawan Estonia di Bergamo. Kami tidak menciptakan banyak peluang, namun berhadapan dengan tim yang sangat fisik,” kata Tonali kepada RAI Sport.
Gelandang milik AC Milan tersebut menegaskan pentingnya memaksimalkan setiap momen kecil. Meski kualitas permainan tidak menonjol, Italia berhasil memanfaatkan celah saat peluang itu tiba.
“Kami tidak memiliki banyak momen berkualitas, namun kami melakukannya dengan baik untuk memanfaatkannya semaksimal mungkin saat kami mendapatkannya,” tambahnya.
Menepis Beban Sejarah demi Tiket Final

Beban berat untuk lolos ke Piala Dunia membuat kaki para pemain terasa kaku. Memasuki babak kedua, ketegangan di dalam lapangan sempat mencapai titik puncaknya bagi Italia.
Namun, segalanya berubah setelah gol pertama bersarang di gawang lawan. Mentalitas juara tim perlahan bangkit dan mereka mulai mengendalikan alur permainan sepenuhnya.
“Ada ketegangan di awal babak kedua, namun setelah unggul, kami mulai merasa bebas dari tekanan dengan mentalitas kami,” ungkap Tonali.
Fokus utama tim adalah mematikan kelebihan lawan, terutama dalam situasi bola mati. Kedisiplinan tinggi menjadi kunci utama Italia agar tidak kebobolan oleh serangan balik lawan.
“Kami fokus untuk tidak memberikan kekuatan mereka, dan berkonsentrasi pada bola mati, jadi kecil kemungkinan kami kebobolan,” tegasnya.
Italia kini melawan Bosnia-Herzegovina sebagai lawan terakhir di final playoff Piala Dunia 2026. Tonali mempersembahkan gol krusialnya untuk seluruh masyarakat Italia yang merindukan panggung dunia.
“Saya mendedikasikan gol ini untuk semua orang, karena kita semua layak pergi ke Piala Dunia. Kami belum melakukan apa-apa untuk lolos,” tandas Tonali.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 17 Mei 2026 03:21Prediksi BRI Super League: Persijap vs Borneo FC 17 Mei 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 16 Mei 2026 22:57Manchester City Juara Piala FA, Hajar Chelsea 1-0 di Final
-
Liputan6 16 Mei 2026 22:38Cerita Prabowo Dekat dengan Petani karena Jadi Komandan Tempur
MOST VIEWED
Resmi! Daftar Skuad Timnas Jepang untuk Piala Dunia 2026: Tanpa Mitoma dan Hanya Pakai 3 'Pemain Lokal'
Revolusi Timnas Italia: Pelatih Silvio Baldini Siapkan 11 Debutan untuk Wajah Baru Azzurri
Cristiano Ronaldo Belum Selesai! Ini 8 Rekor Gila yang Bisa Dipecahkan CR7 di Piala Dunia 2026
Kata-Kata Didier Deschamps Usai Umumkan Skuad Prancis: Sadar Sulit Diterima
HIGHLIGHT
Inter Salip MU dan Liverpool! Ini Daftar Klub deng...
4 Pemain yang Bisa Dibeli Kembali Real Madrid Musi...
Trio Ganas Bayern Munchen Tembus 100 Gol, Ini 10 L...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/6037981/original/024377300_1778928477-Presiden_Prabowo_Subianto-16_Mei_2026e.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6032531/original/006354500_1778923500-1000027868.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6057247/original/097700800_1778946062-000_B32K8Q3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6057167/original/034331100_1778945963-AP26136561847301.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6026258/original/048994900_1778917532-Presiden_Prabowo_Subianto-16_mei_2026c3.jpeg)

