
Bola.net - - Pelatih Italia, Giampiero Ventura mengatakan bahwa dia berharap pemimpin pertandingan leg kedua melawan Swedia akan lebih adil. Dia juga mengatakan bahwa timnya akan berusaha lolos dengan bermain sepakbola.
Italia memang meradang setelah kalah 0-1 di leg pertama play-off Piala Dunia melawan Swedia akhir pekan lalu. Pada pertandingan tersebut, wasit Cuneyt Cakir dinilai terlalu lunak dengan pendekatan permainan Swedia yang disebut Ventura kasar.
Salah satu insiden yang menjadi perhatian Ventura adalah sikutan Ola Toivonen yang mematahkan hidung Leonardo Bonucci ketika pertandingan saat itu baru berjalan 30 detik. Alih-alih mendapatkan kartu merah karena sikutan berbahayanya itu, Toivonen bahkan tak mendapatkan kartu kuning.
"Menurut saya, wasit bisa didekati dengan cara berbeda tapi itu bagian dari permainan. Di akhir pertandingan,saya hanya mengatakan bahwa hal itu harusnya bisa ditangani lebih adil," terangnya.
"Jangan lupa pada laga nanti satu pemain kami akan mengenakan masker pelindung. Kami Italia, dan bila kami lolos, kami akan melakukannya dengan bermain sepakbola. Saya tak tahu seperti apa pertandingan nanti, tapi saya hanya bisa berharap itu akan menjadi pertandingan yang lebih adil," tambahnya.
Kemudian ditambahkan Ventura bahwa dia ingin timnya menunjukkan rasa lapar dan tekad besar untuk membalikkan keadaan. Italia sendiri dituntut menang dengan skor minimal 2-0 untuk bisa lolos ke Rusia tahun depan.
"Kami membutuhkan segalanya pada laga nanti. Taktik, hati dan tekad. Bila anda menggabungkannya, itu mungkin bisa menjamin kesuksesan, tapi tekad saja tak akan cukup," imbuhnya.
"Kami kekurangan beberapa elemen di leg pertama dan kami mencoba bekerja di situ," tandasnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Eropa 23 Juli 2026 20:49Italia Tunggu Jawaban Guardiola
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 26 Juli 2026 08:00Gokil! Lupakan Morgan Rogers, Arsenal Kejar Vinicius Junior
-
Liga Inggris 26 Juli 2026 06:58Liverpool Pesta Gol di Laga Debut Andoni Iraola
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 24 Juli 2026 18:32Gak Dulu! Pep Guardiola Tolak Latih Timnas Italia
SOROT
-
Liputan6 26 Juli 2026 08:56Gudang Konveksi di Jakut Kebakaran
-
Liputan6 26 Juli 2026 08:47Aktivitas Terakhir Jubir Otorita IKN Sebelum Ditemukan Meninggal
-
Liputan6 26 Juli 2026 07:31Satpam Waduk Jatiluhur Ditemukan Tewas Mengapung, Tangannya Terborgol
-
Liputan6 26 Juli 2026 07:27Kesaksian Rekan Kerja saat Temukan Jubir Otorita IKN Meninggal
-
Liputan6 26 Juli 2026 06:26Karawang Jadi Daerah Tujuan Pengemis dan Pemulung, Ini Penyebabnya
MOST VIEWED
Lamine Yamal Ungkap Pesan Lionel Messi usai Final Piala Dunia 2026, Nilainya Lebih Berharga dari Medali
Tolak Tawaran Fantastis Italia, Pep Guardiola Pilih Dekat dengan Keluarga
Kata-Kata Pertama Jurgen Klopp usai Jadi Pelatih Jerman: Jangan Ganggu Keluarga Saya atau Saya Mundur!
Gavi dan Fabian Ruiz Dapat Hadiah Tomat Sesuai Berat Badan Usai Antar Spanyol Juara Piala Dunia
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5256535/original/073242500_1750241429-kebakaran5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307259/original/046197500_1784972877-email-attachment_2026_07_25_ariefhakim-at-klyid_juru-bicara-ikn-troy-pantouw-meninggal-dunia_1000387845.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307389/original/005535400_1785026192-WhatsApp_Image_2026-07-25_at_16.50.36.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4753178/original/094284500_1708925901-IMG-20240226-WA0050.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3270808/original/064943900_1603018359-20201018-Kemiskinan-5.jpg)

