
Bola.net - Jerman harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 lebih cepat setelah kalah dari Paraguay lewat adu penalti pada babak 32 besar. Pertandingan berakhir 1-1 selama 120 menit sebelum Paraguay menang 4-3 pada babak tos-tosan.
Hasil ini menjadi pukulan besar bagi tim asuhan Julian Nagelsmann yang tampil dominan dalam penguasaan bola. Namun, keunggulan statistik tidak mampu membawa mereka mengamankan tiket ke babak 16 besar.
Kai Havertz menjadi salah satu pemain yang paling terpukul usai pertandingan. Penyerang Arsenal itu bahkan menyampaikan permintaan maaf setelah kegagalan Jerman kembali berlanjut di turnamen besar.
Havertz Akui Kekecewaan Mendalam

Havertz mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-54 setelah menerima umpan Florian Wirtz dari sisi kiri. Gol itu membalas keunggulan Paraguay yang lebih dulu lahir melalui tandukan Julio Enciso pada menit ke-42.
Meski mampu mencetak gol, Havertz gagal menjalankan tugasnya saat adu penalti. Eksekusinya berhasil dihentikan kiper Paraguay, Orlando Gill, yang tampil gemilang sepanjang laga.
"Saya sedikit kehilangan kata-kata. Ini Piala Dunia kedua saya dan keduanya tidak menghasilkan apa pun. Yang bisa saya lakukan hanyalah meminta maaf," kata Havertz.
Ia juga menilai para pemain harus melakukan evaluasi menyeluruh atas kegagalan tersebut. Menurutnya, masalah yang sama terus muncul meski tim beberapa kali menampilkan permainan yang cukup baik.
"Kami harus melihat diri kami sendiri dengan jujur, terutama para pemain, dan saya tidak memasukkan pelatih dalam hal itu," ujar Havertz.
Paraguay Bertahan Solid, Jerman Kehilangan Efektivitas

Paraguay tampil disiplin sepanjang pertandingan dan mampu meredam sebagian besar ancaman lawan. Trio Leroy Sane, Florian Wirtz, dan Havertz kesulitan menemukan ruang di area pertahanan lawan.
Jerman meningkatkan intensitas serangan setelah jeda dan berhasil menyamakan skor. Namun, berbagai peluang berikutnya gagal dikonversi menjadi gol kemenangan.
Tim Panser sempat merasa menemukan gol penentu melalui Jonathan Tah pada fase akhir pertandingan. Akan tetapi, gol tersebut dianulir karena pelanggaran Waldemar Anton terhadap Orlando Gill.
Nagelsmann mengakui timnya terlalu lambat dalam membangun serangan sepanjang laga. Ia juga menilai anak asuhnya seharusnya lebih sering mengirim bola ke kotak penalti untuk memecah pertahanan Paraguay.
"Ada rasa kecewa yang besar di ruang ganti. Kami seharusnya menyelesaikan pertandingan sebelum masuk ke adu penalti dan permainan kami terlalu lambat," kata Nagelsmann.
Kemenangan ini membawa Paraguay melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Wakil Amerika Selatan itu selanjutnya akan menghadapi pemenang pertandingan Prancis kontra Swedia.
Sumber: FIFA
Advertisement
Berita Terkait
-
Asia 12 Agustus 2026 23:23Skandal Layanan 'Pijat' untuk Wasit Asing Guncang Federasi Sepak Bola Korea Selatan
-
Liga Spanyol 12 Agustus 2026 11:513 Alasan Rodri Tolak Real Madrid dan Pilih Barcelona
-
Piala Dunia 11 Agustus 2026 15:40Donald Trump Bela Gianni Infantino: Singgung Kesuksesan Piala Dunia 2026
-
Liga Inggris 10 Agustus 2026 06:42Arsenal Tumbang 2-3 dari Dortmund di Emirates Cup, 3 Poin Evaluasi untuk Arteta
-
Liga Spanyol 7 Agustus 2026 20:04Rodri Pilih Barcelona, Awal Keputusan Itu Ternyata Terjadi Saat Piala Dunia
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 14 Agustus 2026 13:15Alexis Mac Allister Tak Akan Tinggalkan Liverpool, Manchester City Gigit Jari?
-
Liga Spanyol 14 Agustus 2026 12:54Barcelona Punya Alasan Kuat Bayar Mahal untuk Rodri
-
Liga Spanyol 14 Agustus 2026 12:50Barcelona Kehilangan Ferran Torres, Apa Langkah Berikutnya di Bursa Transfer?
-
Liga Italia 14 Agustus 2026 12:45Leandro Paredes Tolak AC Milan, Pilih Bertahan di Boca Juniors
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 13 Agustus 2026 05:18Xavi Resmi Jadi Pelatih Timnas Belanda hingga Piala Dunia 2030
-
piala dunia 12 Agustus 2026 11:21Paolo Maldini Ungkap Pep Guardiola Nyaris Jadi Pelatih Timnas Italia
-
piala dunia 12 Agustus 2026 07:06Bukan Gaji, Ini Alasan Arne Slot Menolak Jadi Pelatih Timnas Belanda
-
piala dunia 11 Agustus 2026 15:40Donald Trump Bela Gianni Infantino: Singgung Kesuksesan Piala Dunia 2026
-
piala dunia 10 Agustus 2026 08:12Gianni Infantino Diserang Javier Tebas, Era Presiden FIFA Dinilai Sudah Berakhir
SOROT
-
Liputan6 14 Agustus 2026 13:30Komeng Ungkap Harapan untuk Pemerintah di Sidang Tahunan MPR
-
Liputan6 14 Agustus 2026 13:27Prabowo: Bedah Rumah 83 Ribu Unit Masih Kurang, Harus Ditambah
-
Liputan6 14 Agustus 2026 12:49Pidato Prabowo Paparkan Kinerja BUMN, IHSG Berbalik Arah Menguat ke 6.337
-
Liputan6 14 Agustus 2026 12:30Prabowo Singgung Kekurangan Dokter di Banyak Wilayah
-
Liputan6 14 Agustus 2026 12:27
DSI Kelola Devisa Ekspor Rp 249,72 Triliun dari 3 Komoditas
-
Liputan6 14 Agustus 2026 12:22Prabowo: Kita Tak Anti Pasar, tapi Pasar Bisa Dimanipulasi
MOST VIEWED
Surat Lionel Messi untuk Mendiang Ayahnya: Duka Sang Legenda hingga Keraguan Melanjutkan Karier
Bukan Gaji, Ini Alasan Arne Slot Menolak Jadi Pelatih Timnas Belanda
Paolo Maldini Ungkap Pep Guardiola Nyaris Jadi Pelatih Timnas Italia
Donald Trump Bela Gianni Infantino: Singgung Kesuksesan Piala Dunia 2026
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324044/original/016614100_1786689040-LIp6HlKomneg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3569402/original/019849300_1631496238-IMG-20210913-WA0003.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497601/original/069263100_1770638743-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323846/original/040358000_1786676777-Jepretan_Layar_2025-08-14_pukul_10.04.00.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323901/original/021164700_1786680401-Presiden_Prabowo.jpg)
