
Bola.net - Swiss datang ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri yang terus meningkat. Tim asuhan Murat Yakin melihat duel melawan Kolombia sebagai kesempatan besar untuk mengakhiri penantian panjang menuju perempat final.
Target tersebut sebenarnya sudah dipasang jauh sebelum turnamen bergulir di Amerika Utara. Murat Yakin ingin membawa Swiss mencatat pencapaian terbaik sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia.
Kesempatan itu hadir setelah Swiss membukukan tiga kemenangan beruntun atas Bosnia dan Herzegovina, Kanada, serta Aljazair. Kemenangan 2-0 atas Aljazair juga menghasilkan clean sheet pertama mereka di turnamen ini.
Laga melawan Kolombia di Atlanta akan menjadi ujian terbesar berikutnya. Jika mampu melewatinya, Swiss akan mencapai perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak edisi 1954.
Murat Yakin Percaya Timnya Semakin Dewasa
Kepercayaan Murat Yakin tidak muncul tanpa alasan. Ia menilai perkembangan timnya terlihat jelas, baik dari sisi permainan maupun kekuatan mental.
"Kami telah belajar banyak hal berharga dan berkembang bukan hanya dari sisi sepak bola, tetapi juga secara mental," ujar Yakin. Pengalaman pahit kalah 1-6 dari Portugal pada babak 16 besar Piala Dunia 2022 menjadi pelajaran yang membentuk karakter skuad saat ini.
Pelatih berusia 51 tahun itu merasa para pemain kini lebih matang dalam membaca pertandingan. Swiss juga tampil lebih tenang ketika menghadapi tekanan dan tidak lagi datang ke turnamen hanya untuk menjadi pelengkap.
Kolombia Jadi Tantangan Berat
Yakin memahami kualitas lawan yang akan dihadapi timnya. Menurutnya, Kolombia memiliki karakter permainan khas Amerika Latin yang mengandalkan tempo cepat dan kemampuan individu.
"Mereka sangat solid, bermain sangat cepat, langsung ke depan, dan mengandalkan pemain-pemain dengan kualitas individu yang kuat," kata Yakin. Oleh karena itu, ia meminta Swiss tetap rapat saat kehilangan bola sekaligus memenangkan duel-duel penting di berbagai area lapangan.
Meski demikian, Swiss tidak ingin hanya bertahan. Mereka tetap didorong memainkan gaya sendiri seperti saat bangkit dari tekanan Aljazair pada awal pertandingan sebelumnya.
Johan Manzambi Jadi Senjata Baru Swiss
Salah satu faktor yang membuat Swiss optimistis adalah performa Johan Manzambi. Gelandang berusia 20 tahun itu berkembang menjadi pemain inti setelah tampil mengesankan sepanjang turnamen.
"Dia pemain yang istimewa. Sikapnya luar biasa, rendah hati, dan pekerja keras," ungkap Yakin. Penampilannya saat mengirim umpan silang yang berbuah gol Breel Embolo menambah koleksi dua assist, melengkapi tiga gol yang telah ia cetak di Piala Dunia 2026.
Manzambi kini melengkapi lini depan bersama Embolo, Dan Ndoye, dan Ruben Vargas. Keempat pemain itu tidak hanya berbahaya saat menyerang, tetapi juga aktif membantu pertahanan ketika lawan melancarkan serangan balik.
Performa kolektif itulah yang membuat keyakinan Swiss terus menguat menjelang duel kontra Kolombia. Kini, kesempatan mencatat pencapaian terbaik dalam sejarah Piala Dunia benar-benar berada di depan mata.
Sumber: FIFA
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 18 Agustus 2026 09:27FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
-
Bola Dunia Lainnya 17 Agustus 2026 07:19Cristiano Ronaldo Ungkap Rencana Pensiun: Ini Mungkin Tahun Terakhir Saya
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 22 Agustus 2026 14:24Prediksi Susunan Pemain Hull City vs Manchester United: Mbeumo Jadi Andalan
-
Liga Italia 22 Agustus 2026 13:24Curtis Jones Ungkap Alasan Pilih Inter Milan, Fans Jadi Faktor Penentu
-
Bola Dunia Lainnya 22 Agustus 2026 12:24Lionel Messi Didenda MLS karena Menampar Pemain Philadelphia Union
-
Liga Inggris 22 Agustus 2026 11:44Christos Tzolis Bisa Jadi Jawaban untuk Kelemahan Arsenal Musim Lalu
-
Liga Italia 22 Agustus 2026 11:37Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 18 Agustus 2026 09:27FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
-
piala dunia 13 Agustus 2026 05:18Xavi Resmi Jadi Pelatih Timnas Belanda hingga Piala Dunia 2030
-
piala dunia 12 Agustus 2026 11:21Paolo Maldini Ungkap Pep Guardiola Nyaris Jadi Pelatih Timnas Italia
-
piala dunia 12 Agustus 2026 07:06Bukan Gaji, Ini Alasan Arne Slot Menolak Jadi Pelatih Timnas Belanda
SOROT
-
Liputan6 22 Agustus 2026 14:13Momen Prabowo Tanpa Masker Terobos Kabut Asap Kebakaran Hutan Kalbar
-
Liputan6 22 Agustus 2026 13:31Jenazah Relawan Ahmad Zaki Dievakuasi, Dibawa ke Rumah Duka di Jakarta
-
Liputan6 22 Agustus 2026 12:43Prabowo Cek Kebakaran Hutan Kalimantan: Saya Datang untuk Lihat Keadaan Nyata
-
Liputan6 22 Agustus 2026 12:21Tiba di Pontianak, Prabowo Pimpin Rapat Penanganan Kebakaran Hutan
-
Liputan6 22 Agustus 2026 10:58Seskab Teddy Ungkap Perintah Prabowo Tangani Kebakaran Hutan Kalimantan
-
Liputan6 22 Agustus 2026 10:28Prabowo Bertolak ke Kalimantan, Pimpin Langsung Penanganan Kebakaran Hutan
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330480/original/051275900_1787382815-WhatsApp_Image_2026-08-22_at_13.54.57.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330451/original/069444800_1787380288-332998.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330418/original/015207400_1787377131-WhatsApp_Image_2026-08-22_at_12.15.05.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330403/original/059217500_1787376457-WhatsApp_Image_2026-08-22_at_12.15.03.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6377603/original/049341500_1779252733-Prabowo_DPR_Paripurna.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330316/original/064680800_1787369715-Screenshot_20260822_102629_Instagram.jpg)
