
Bola.net - Publik Brasil boleh optimis akan menjuarai Piala Dunia 2014 yang akan digelar di kandang sendiri. Namun salah seorang legenda hidup mereka, Zico justru menyangsikan kekuatan skuad Selecao untuk keluar sebagai tim terbaik di ajang empat tahunan tersebut.
"Kumpulan pemain yang kita miliki saat ini kelihatannya sulit untuk memenangkan Piala Dunia, walaupun dengan dukungan penuh suporter sendiri," kata mantan pemain berjuluk Si Pele Putih kepada Guardian.
"Masalah utamanya adalah Brasil sampai saat ini belum memiliki starting eleven yang pasti, padahal turnamen tinggal setahun lagi. Ada masalah pada kelanjutan generasi kami."
Zico, yang selama bermain juga gagal mempersembahkan gelar Piala Dunia bagi Brasil dalam tiga kali kesempatan, menganggap bahwa skuad yang dimiliki negaranya saat ini masih terlalu muda.
"Kami membutuhkan pemain yang telah siap dan matang ketika tiba saatnya mereka menjadi sorotan, sedangkan yang ada saat ini adalah pemain bertalenta yang masih sangat muda. Mereka datang dari satu generasi secara bersamaan dan kebanyakan belum pernah bermain di Piala Dunia."
Yang lebih mengejutkan lagi, Zico justru lebih menjagokan Argentina sebagai juara Piala Dunia tahun depan. Padahal selama ini Tim Tango dan Tim Samba dikenal memiliki rivalitas yang cukup sengit.
"Jika Argentina keluar sebagai juara, saya harap partai final tidak melibatkan Brasil. Kami tidak ingin mengalami penderitaan yang sama seperti saat kalah dari Uruguay di tahun 1950. Maracana seolah terlihat seperti tempat yang terkutuk."
Pada tahun 1950, Brasil dikalahkan Uruguay 1-2 dalam partai final yang digelar di Maracana dan ditonton langsung oleh sekitar 170 ribu suporter Brasil. Kekalahan tersebut menjadi tragedi nasional yang dikenang selama bertahun-tahun oleh rakyat Brasil dengan nama Maracanazo. (espn/mri)
"Kumpulan pemain yang kita miliki saat ini kelihatannya sulit untuk memenangkan Piala Dunia, walaupun dengan dukungan penuh suporter sendiri," kata mantan pemain berjuluk Si Pele Putih kepada Guardian.
"Masalah utamanya adalah Brasil sampai saat ini belum memiliki starting eleven yang pasti, padahal turnamen tinggal setahun lagi. Ada masalah pada kelanjutan generasi kami."
Zico, yang selama bermain juga gagal mempersembahkan gelar Piala Dunia bagi Brasil dalam tiga kali kesempatan, menganggap bahwa skuad yang dimiliki negaranya saat ini masih terlalu muda.
"Kami membutuhkan pemain yang telah siap dan matang ketika tiba saatnya mereka menjadi sorotan, sedangkan yang ada saat ini adalah pemain bertalenta yang masih sangat muda. Mereka datang dari satu generasi secara bersamaan dan kebanyakan belum pernah bermain di Piala Dunia."
Yang lebih mengejutkan lagi, Zico justru lebih menjagokan Argentina sebagai juara Piala Dunia tahun depan. Padahal selama ini Tim Tango dan Tim Samba dikenal memiliki rivalitas yang cukup sengit.
"Jika Argentina keluar sebagai juara, saya harap partai final tidak melibatkan Brasil. Kami tidak ingin mengalami penderitaan yang sama seperti saat kalah dari Uruguay di tahun 1950. Maracana seolah terlihat seperti tempat yang terkutuk."
Pada tahun 1950, Brasil dikalahkan Uruguay 1-2 dalam partai final yang digelar di Maracana dan ditonton langsung oleh sekitar 170 ribu suporter Brasil. Kekalahan tersebut menjadi tragedi nasional yang dikenang selama bertahun-tahun oleh rakyat Brasil dengan nama Maracanazo. (espn/mri)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 6 Mei 2026 12:43 -
Liga Champions 6 Mei 2026 12:42 -
Liga Eropa UEFA 6 Mei 2026 12:34 -
Liga Champions 6 Mei 2026 12:23 -
Liga Eropa UEFA 6 Mei 2026 12:04 -
Liga Champions 6 Mei 2026 12:03
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 6 Mei 2026 07:28 -
piala dunia 5 Mei 2026 22:15 -
piala dunia 5 Mei 2026 21:58 -
piala dunia 5 Mei 2026 21:30 -
piala dunia 5 Mei 2026 21:20 -
piala dunia 5 Mei 2026 20:45
MOST VIEWED
- Sepenting Apa Lionel Messi di Skuad Argentina untuk Piala Dunia 2026?
- Eduardo Camavinga Terancam Dicoret dari Timnas Prancis: Dari Bintang Utama, Kini Jadi Pilihan Keenam!
- Neymar Siap Terima Peran Cadangan di Timnas Brasil Demi Mimpi Piala Dunia 2026
- Deretan Rekor Bersejarah Bisa Dipecahkan Lionel Messi di Piala Dunia 2026: Kapten, Penampilan, Gol, Assist, dan Kesempurnaan
HIGHLIGHT
- 7 Tim yang Mampu Comeback Usai Kalah di Leg Pertam...
- 5 Calon Klub Baru Andy Robertson Setelah Tinggalka...
- Jangan Panik! 5 Alasan Arsenal Masih Punya Harapan...
- Gratis tapi Berkelas, 15 Bintang Top yang Bisa Dir...
- 6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
- Peta Kekuatan Semifinal Liga Champions: PSG Terdep...
- 9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid da...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5408225/original/087800200_1762766239-Menteri_ESDM_Bahlil_Lahadalia-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5575302/original/092947900_1778044108-WhatsApp_Image_2026-05-06_at_11.37.42.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5525972/original/042857100_1773104546-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5575269/original/085785800_1778043070-IMG_1372.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5575255/original/062004800_1778042341-IMG_1367.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3021713/original/023247500_1579000388-20200114-Tilang-Elektronik-Berlaku-di-Jalur-Transjakarta-HERMAN-1.jpg)

