
Bola.net - Pelatih legendaris asal Spanyol, Luis Aragones meninggal dunia hari ini dalam usia 75 tahun. Ia menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul enam pagi waktu setempat di sebuah klinik di kota Madrid.
Leukimia disinyalir menjadi penyebab dari meninggalnya Aragones, seperti yang diungkapkan oleh Dokter Pedro Guillen yang menangani penyakitnya.
"Leukimia dan kanker telah merenggut nyawanya. Ia adalah orang yang memiliki kecerdasan alami dan memiliki naluri untuk mengetahui hal yang tidak dilihat oleh orang lain," kata Guillen.
"Ia telah menjalani perawatan rutin dalam dua bulan terakhir. Namun adanya komplikasi dengan beberapa penyakit lain akhirnya membuat ia menyerah."
Dalam karir kepelatihannya yang membentang selama 35 tahun, Aragones pernah membesut sejumlah klub prestisius seperti Atletico Madrid, Espanyol, Barcelona, dan Valencia. Namun ia akan selalu dikenang berkat sumbangan pentingnya terhadap Timnas Spanyol.
Aragones merupakan perintis dari generasi emas La Furia Roja yang mendominasi major competition dalam beberapa tahun terakhir. Naik jabatan pada tahun 2004, ia meletakkan fondasi permainan yang sangat vital dan akhirnya berhasil membawa Spanyol menjuarai Piala Eropa tahun 2008. Sejak saat itu, Spanyol semakin digdaya dengan menyapu bersih Piala Dunia 2010 dan juga Piala Eropa 2012.

Rest in peace, Maestro Luis! (mun/mri)
Leukimia disinyalir menjadi penyebab dari meninggalnya Aragones, seperti yang diungkapkan oleh Dokter Pedro Guillen yang menangani penyakitnya.
"Leukimia dan kanker telah merenggut nyawanya. Ia adalah orang yang memiliki kecerdasan alami dan memiliki naluri untuk mengetahui hal yang tidak dilihat oleh orang lain," kata Guillen.
"Ia telah menjalani perawatan rutin dalam dua bulan terakhir. Namun adanya komplikasi dengan beberapa penyakit lain akhirnya membuat ia menyerah."
Dalam karir kepelatihannya yang membentang selama 35 tahun, Aragones pernah membesut sejumlah klub prestisius seperti Atletico Madrid, Espanyol, Barcelona, dan Valencia. Namun ia akan selalu dikenang berkat sumbangan pentingnya terhadap Timnas Spanyol.
Aragones merupakan perintis dari generasi emas La Furia Roja yang mendominasi major competition dalam beberapa tahun terakhir. Naik jabatan pada tahun 2004, ia meletakkan fondasi permainan yang sangat vital dan akhirnya berhasil membawa Spanyol menjuarai Piala Eropa tahun 2008. Sejak saat itu, Spanyol semakin digdaya dengan menyapu bersih Piala Dunia 2010 dan juga Piala Eropa 2012.

Rest in peace, Maestro Luis! (mun/mri)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 5 Juni 2026 17:30Prediksi Argentina vs Honduras 7 Juni 2026
-
piala dunia 5 Juni 2026 17:01Prediksi Curacao vs Aruba 7 Juni 2026
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 23:59Razia di Alexa Suites and Lounge, Polisi Sita Ratusan Vape Etomidate
-
Liputan6 5 Juni 2026 22:03Timnas Indonesia Sikat Oman, 4 Pemain Curi Perhatian
-
Liputan6 5 Juni 2026 21:35Amirul Hajj Dorong Budaya Haji Ramah Lingkungan: Bagian dari Ibadah
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405689/original/016785800_1762495362-daa8e71a-aea2-4d67-b5fa-242e6c7467b5.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7851333/original/088695500_1780674474-352358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7847078/original/022355100_1780669520-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-04.JPG)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7847649/original/067096200_1780670141-Sampah_tertinggal_di_Muzdalifah_setelah_seluruh_jemaah_haji_Indonesia_diberangkatkan_ke_Mina__28_Mei_2026.__dok._Media_Center_Haji__.jpg)

