
Bola.net - Timnas Argentina akan melakoni laga pamungkas di Piala Dunia 2022 melawan Prancis pada Minggu (15/12/2022). Pertahanan Argentina akan diuji oleh Kylian Mbappe dkk di laga final untuk memperebutkan gelar juara.
Jelang laga penuh syarat tersebut, terdapat perdebatan mengenai peran Lionel Messi di timnas Argentina. Lionel Messi yang bermain di belakang striker, dinilai kurang membantu Argentina ketika bertahan.
Perdebatan mengenai peran Messi mencuat mengingat tren permainan bertahan di Piala Dunia 2022. Terlebih lagi Argentina akan melawan Prancis yang punya kualitas serangan sangat baik dan klinis di depan gawang.
Mantan pelatih PSG, Mauricio Pochettino merasa perdebatan tentang kontribusi Messi dalam pertahanan sangatlah konyol. “Sejujurnya, saya pikir perdebatan tentang pekerjaan bertahan Messi sangat basi, hampir konyol,” ujar Pochettino dikutip dari Fotmob.
Bertahan Bukan Tugas Messi

Perdebatan soal kemampuan bertahan sedang banyak diperbincangkan di Piala Dunia 2022. Sejauh ini tim seperti Kroasia dan Maroko dengan kemampuan bertahan yang baik mampu berbicara banyak di Piala Dunia 2022.
Permainan sepak bola menyerang yang mulai bergeser mengharuskan para pemain punya kemampuan baik dalam bertahan, termasuk Messi. Tentu ini sangat penting dalam transisi menyerang ke bertahan.
Namun Pochettino merasa peran tersebut tidak berlaku bagi seorang Lionel Messi. Pochettino menyatakan Messi tidak perlu ikut bertahan mengingat itu bukanlah tugasnya sebagai penyerang terbaik dunia.
"Anda tidak bisa berpura-pura bahwa (Diego) Maradona atau Pele (pemain terbaik) untuk fokus memenangkan bola kembali. Dia (Messi) tidak dapat berpartisipasi dalam hal itu. Dia hanya membutuhkan (pemain) yang lain untuk mengejar bola (untuknya)," ujar Pochettino.
Jangan lupa saksikan Piala Dunia 2022 di SCTV, Indosiar, MOJI, Mentari TV, Nex Parabola dan live streaming di Vidio. Dan ikuti terus berita terbaru Piala Dunia 2022 hanya di Bola.net.
Bertahan Menguras Energi Messi

Banyak yang mengkritik kinerja Lionel Messi ketika kehilangan bola. Messi dinilai tidak ikut merebut bola ataupun bertahan setelah kehilangan bola.
Namun Messi tidak hanya diam saja, pemain Argentina tersebut selalu mengamati situasi lawan dan kawan di lapangan untuk menciptakan momen. Pochettino juga tidak mempermasalahkan Messi yang tidak ikut bertahan sebagai upaya menghemat energi untuk menciptakan momen ketika mendapat bola.
"Dia (Messi) tidak perlu menekan. Ketika anda memiliki Messi, anda membutuhkan pemain lain untuk memahami bahwa mereka harus mendapatkan bola dan memberikan (bola itu) kepadanya sehingga dia dapat menghemat energinya dan kemudian menjadi penentu, seperti yang ditunjukkan (selama ini)," terang Pochettino.
Sumber: Fotmob
Penulis: Ahmad Daerobby
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 13 April 2026 10:06Inter Menang Dramatis 4-3, Marcus Thuram Ungkap Rahasia Ketajamannya
-
Piala Dunia 11 April 2026 11:29Profil Timnas Maroko di Piala Dunia 2026: Pembuktian Sang Juara Afrika
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 13 April 2026 10:35 -
Liga Italia 13 April 2026 10:24 -
Otomotif 13 April 2026 10:18 -
Liga Champions 13 April 2026 10:15 -
Liga Italia 13 April 2026 10:06 -
Liga Inggris 13 April 2026 09:47
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 12 April 2026 13:13 -
piala dunia 12 April 2026 11:11 -
piala dunia 11 April 2026 11:29 -
piala dunia 11 April 2026 10:01 -
piala dunia 10 April 2026 21:20 -
piala dunia 10 April 2026 09:00
MOST VIEWED
- Profil Timnas Maroko di Piala Dunia 2026: Pembuktian Sang Juara Afrika
- Resmi: Ini Pelatih Sementara Timnas Italia Pengganti Gennaro Gattuso
- Profil Timnas Kanada di Piala Dunia 2026: Mimpi Besar Les Rouges Untuk Bangkit di Kandang Sendiri
- Profil Timnas Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Siapkan Kejutan Lagi Usai Kejutkan Italia
HIGHLIGHT
- 5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Di...
- 5 Alternatif Marcus Rashford untuk Barcelona, dari...
- Tottenham Menyusul? 6 Kasus Degradasi Paling Menge...
- 5 Suksesor Mohamed Salah di Liverpool: Yan Diomand...
- 6 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Mohamed Salah...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Pan...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5549175/original/036618300_1775600305-000_A6ZR2MC.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5553652/original/024677100_1776004572-063_2197301486.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5439713/original/021523100_1765368668-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/5553669/original/052763600_1776010229-pg12-prabowo-ipsi-c6c39e.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5510067/original/004176400_1771816661-20260222IQ_Dewa_United_vs_Boreo_FC-16.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5517450/original/096362200_1772429037-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-02T122314.020.jpg)
