
Bola.net - Pierre Djaka Njanka-Beyaka atau akrab disapa Pierre Njanka merupakan jebolan timnas Kamerun yang bermain di Piala Dunia Prancis 1998 dan Korea-Jepang 2002. Keikutsertaannya di tim Kamerun bukanlah sebagai penggembira atau pelengkap. Dia merupakan andalan negara asal Afrika itu di lini belakang.
Pada Piala Dunia 1998 di Prancis, Kamerun tergabung ke dalam Grup B bersama Austria, Chile, dan Italia. Dan partai perdana Kamerun melawan Austria menjadi titik nama Pierre Njanka dikenal luas.
Pierre Njanka for Cameroon vs Austria, 1998. pic.twitter.com/OHkd1wAiIY
— 90s Football (@90sfootball) August 1, 2022
Kedua tim bermain alot sehingga babak pertama usai skor masih 0-0. Baru dibabak kedua Njanka berhasil memecah kebuntuan. Bola dia bawa dari garis tengah lapangan. Melihat pemain Austria lengah, Njanka pun melakukan overlap dengan sangat cepat.
Beberapa pemain Austria tak mampu menghalangi laju Njanka yang menyisir sisi kanan pertahanan Austria. Setelah berhasil mengecoh dua pemain Austria, tanpa ampun Njanka melesakkan bola dengan keras. Kedudukan pun 1-0 untuk keunggulan Kamerun.
Sayangnya, pada akhirnya Kamerun tak bisa mempertahankan keunggulan dan pertandingan berakhir imbang 1-1.
Pernah Bermain di Indonesia
Pierre Njanka pernah merasakan berkarier di Liga Indonesia. Tercatat dia pernah membela Persija Jakarta, Arema, Aceh United, Mitra Kukar, dan Persisam Putra Samarinda.
Pencapaian terbaik Njanka adalah membantu Arema menjuarai Liga Super Indonesia 2009-2010. Trofi itu terasa spesial bagi Singo Edan, karena menjadi yang pertama sejak era Liga Indonesia mulai bergulir pertengahan 1990-an. Pencapaian tertinggi Arema sebelumnya adalah dengan menjadi juara Piala Indonesia 2005 dan 2006.
Pemain kelahiran Duoala, 15 Maret 1975 itu gantung sepatu sebagai pesepak bola profesional ketika membela Persisam Samarinda di ISL musim 2012-2013.
Babak Belur di Piala Dunia 1998
Dalam keikutsertaan lima kali di Piala Dunia, Kamerun selalu tersingkir pada putaran pertama, kecuali di Piala Dunia 1990 Italia. Namun, mereka selalu melahirkan kejutan-kejutan, baik yang menggembirakan maupun yang memalukan.
Dalam edisi Piala Dunia 1998, Kamerun juga meraih hasil minor setelah finis menghuni dasar klasemen Grup B dengan raihan dua poin, hasil kalah 0-3 dari Italia dan dua hasil imbang lawan Austria dan Chile.
(Bola.net/Yoga Radyan)
Baca Juga:
- Mengenang Gol Istimewa Dennis Bergkamp yang Buyarkan Mimpi Argentina di Piala Dunia 1998
- Michael Owen, Si Bocah Ajaib Inggris di Piala Dunia 1998
- Jadwal Resmi Dimajukan Sehari, Qatar vs Ekuador Jadi Laga Pembuka Piala Dunia 2022
- Piala Dunia 2014: Pergantian Kiper yang Jenius dari Louis van Gaal di Perempat Final
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 22 Agustus 2026 20:00Brighton Tolak Penawaran Perdana Liverpool untuk Yankuba Minteh
-
Liga Inggris 22 Agustus 2026 19:40Arsenal Mundur Perlahan dari Transfer Victor Osimhen?
-
Liga Italia 22 Agustus 2026 19:20Tinggalkan AC Milan, Christopher Nkunku CLBK dengan Mantan Klubnya Ini?
-
Liga Spanyol 22 Agustus 2026 19:00Didekati Arsenal, Atletico Madrid Tegaskan Julian Alvarez Tidak Kemana-mana!
-
Liga Inggris 22 Agustus 2026 18:33Barcelona Gigit Jari, Joao Pedro Resmi Teken Kontrak Baru di Chelsea
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 22 Agustus 2026 20:24Hasil Hull vs Man United: Setan Merah Dipermalukan Tim Promosi!
-
Liga Inggris 22 Agustus 2026 20:00Brighton Tolak Penawaran Perdana Liverpool untuk Yankuba Minteh
-
Liga Inggris 22 Agustus 2026 19:40Arsenal Mundur Perlahan dari Transfer Victor Osimhen?
-
Liga Italia 22 Agustus 2026 19:20Tinggalkan AC Milan, Christopher Nkunku CLBK dengan Mantan Klubnya Ini?
-
Liga Spanyol 22 Agustus 2026 19:00Didekati Arsenal, Atletico Madrid Tegaskan Julian Alvarez Tidak Kemana-mana!
-
Liga Inggris 22 Agustus 2026 18:33Barcelona Gigit Jari, Joao Pedro Resmi Teken Kontrak Baru di Chelsea
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 18 Agustus 2026 09:27FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
-
piala dunia 13 Agustus 2026 05:18Xavi Resmi Jadi Pelatih Timnas Belanda hingga Piala Dunia 2030
-
piala dunia 12 Agustus 2026 11:21Paolo Maldini Ungkap Pep Guardiola Nyaris Jadi Pelatih Timnas Italia
-
piala dunia 12 Agustus 2026 07:06Bukan Gaji, Ini Alasan Arne Slot Menolak Jadi Pelatih Timnas Belanda
SOROT
-
Liputan6 22 Agustus 2026 20:11Ahli Hukum: Penyidikan Kasus TPPU Harus Didahului Tindak Pidana Asal
-
Liputan6 22 Agustus 2026 20:00Begini Cara Sindikat Uang Palsu di Tangsel Raup Untung, Modusnya 3:1
-
Liputan6 22 Agustus 2026 19:56Waspada, Lava Pijar Gunung Karangetang Terus Meluncur hingga 1 Km
-
Liputan6 22 Agustus 2026 19:19Kebakaran Way Kambas Meluas, Diduga Sengaja Dibakar
-
Liputan6 22 Agustus 2026 19:05Kondisi Terkini Gajah Liar Saat Kebakaran Meluas di Way Kambas
-
Liputan6 22 Agustus 2026 18:58Istana Bidik 4 Korporasi Diduga Penyebab Kebakaran Hutan Kalbar
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330095/original/048466100_1787316039-IMG_5981.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330587/original/099493100_1787389377-polda-metro-bongkar-sindikat-uang-palsu-rp-36-miliar-di-tangsel-1787384792836_169.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295866/original/018439400_1783982424-1000039921.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330667/original/089171300_1787401425-1001586987.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330666/original/000810700_1787401049-1001588114.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330660/original/013579300_1787400166-IMG_8105.jpg)
