
Bola.net - Jauh sebelum ada Zlatan Ibrahimovic, Swedia mempunyai sosok bomber haus gol dalam diri seorang Kennet Andersson. Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat, menjadi saksi kehebatan eks striker Lazio ini memporak-porandakan jala lawan.
Swedia tergabung di Grup B bersama Brasil, Kamerun, serta Rusia. Dalam pertandingan pertama melawan Kamerun, Blagut (julukan timnas Swedia) hanya mampu bermain imbang 2-2 dan di laga kedua melawan Rusia, Swedia mampu meraih poin penuh dengan kemenangan 3-1.
Di laga terakhir fase grup melawan Brasil, Kennet Andersson membuka keran golnya di Piala Dunia 1994 lewat lesakan satu gol di menit 23 sebelum Selecao berhasil menyamakan kedudukan lewat Romario. Skor akhir 1-1 dan membuat Swedia maupun Brasil lolos ke babak selanjutnya.
Di babak 16 besar Swedia mampu meraih kemenangan 3-1 atas lawannya, Arab Saudi. Lagi-lagi Kennet Andersson menunjukkan ketajamannya lewat dua golnya di pertandingan tersebut.
Lolos ke Babak 8 Besar dan Terhenti di Semifinal
Magis Kennet Andersson dan kolega tidak berhenti sampai di situ. Melawan timnas kuat kala itu, Rumania di babak 8 besar Swedia mampu menahan imbang 1-1 dan memaksakan laga tersebut berlanjut ke babak perpanjangan waktu.
Dalam babak tambahan baik Rumania maupun Swedia masing-masing menambahkan satu gol dan pertandingan berlanjut ke babak adu penalti. Di luar dugaan, Swedia mampu menyingkirkan tim yang diperkuat oleh Gheorghe Hagi itu lewat adu tos-tosan dengan skor 5-4.
Kennet Andersson juga mencetak satu gol di babak perpanjangan waktu kala itu. Dan perjuangan Swedia berlanjut ke babak semifinal bertemu Brasil, tim yang pernah mereka hadapi di fase grup.
Sayangnya, dongeng timnas Swedia terhenti di babak tersebut usai takluk dengan skor tipis 0-1 lewat gol Romario.
Meraih Peringkat Ketiga
Swedia menghadapi Bulgaria di partai perebutan tempat ketiga. Skuat yang kala itu diarsiteki oleh Tommy Svensson mampu mencukur Hristo Stoichkov dan kolega dengan skor telak 4-0.
Gol-gol dari Thomas Brolin, Henrik Larsson, Hakan Mild, dan Kennet Andersson membuat Swedia meraih juara ketiga di Piala Dunia 1994 sekaligus prestasi tertinggi yang pernah diraih Blagut selama mengikuti ajang Piala Dunia.
Mencetak 5 Gol
Kennet Andersson merupakan bagian penting timnas Swedia ketika meraih juara ketiga Piala Dunia 1994, bahkan menjadi runner up top skorer dengan torehan 5 gol. Kennet Andersson hanya kalah satu gol dari striker Bulgaria, Hristo Stoichkov yang kala itu keluar sebagai top skor Piala Dunia 1994.
Di level klub, Andersson merupakan bagian dari masa keemasan Lazio pada musim 1999/2000 ketika meraih Scudetto dan UEFA Super Cup. Dia juga sempat membela Bologna sebelum kemudian gantung sepatu pada 2002 bersama Fenerbahche.
(Bola.net/Yoga Radyan)
Baca Juga:
- Profil Gustavo Alfaro, Pelatih yang Loloskan Ekuador ke Piala Dunia 2022
- Profil Paulo Bento: Pelatih asal Portugal yang Bawa Korea Selatan Lolos Piala Dunia 2022
- Profil Rigobert Song: Pelatih yang Membawa Kamerun Lolos ke Piala Dunia 2022
- Membedah Kekuatan Jepang di Piala Dunia 2022: Wakil Asia Rasa Eropa!
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 7 Maret 2026 14:54Prediksi BRI Super League: PSBS Biak vs Semen Padang 9 Maret 2026
-
Bola Indonesia 7 Maret 2026 13:49
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 8 Maret 2026 15:22 -
Otomotif 8 Maret 2026 15:19 -
Liga Champions 8 Maret 2026 14:54 -
Liga Spanyol 8 Maret 2026 14:23 -
Liga Italia 8 Maret 2026 13:59 -
Liga Spanyol 8 Maret 2026 13:34
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 6 Maret 2026 09:44 -
piala dunia 5 Maret 2026 23:13 -
piala dunia 4 Maret 2026 00:14 -
piala dunia 3 Maret 2026 14:49 -
piala dunia 3 Maret 2026 14:30 -
piala dunia 2 Maret 2026 17:19
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5192610/original/075951700_1745188702-MADRID_BILBAO_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524385/original/061264000_1772944251-ClipDown.com_551256479_18525425173022238_7948439602243380320_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524438/original/084882300_1772947426-Banjir_di_Cipinang_Melayu.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5400733/original/020747600_1762146027-ClipDown.com_571045026_18531746140022238_5678456159712626039_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3650051/original/018473900_1638382189-WhatsApp_Image_2021-12-02_at_1.02.57_AM.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524296/original/000488600_1772933206-Lokasi_penemuan_mayat_perempuan_di_Depok.jpg)
