
Bola.net - Timnas Swedia kembali ke panggung besar melalui Piala Dunia 2026 dengan membawa misi pembuktian. Mereka ingin menunjukkan bahwa kekuatan sepak bola Skandinavia masih layak diperhitungkan di level tertinggi.
Kehadiran Swedia di Piala Dunia 2026 menjadi jawaban atas keraguan setelah absen pada edisi sebelumnya. Tim ini datang dengan kombinasi pemain berpengalaman dan generasi baru yang siap tampil tanpa beban.
Ini akan menjadi partisipasi ke-13 Swedia di ajang empat tahunan tersebut. Target realistis yang dibidik adalah menembus fase gugur dan mengulang capaian terbaik di masa lalu.
Meski kehilangan beberapa pemain penting karena cedera, kedalaman skuad tetap menjadi kekuatan utama. Mereka tetap memiliki fondasi permainan kolektif yang bisa menjadi pembeda di turnamen panjang seperti Piala Dunia 2026.
Bagaimana Swedia Lolos ke Piala Dunia 2026?

Perjalanan Swedia menuju Piala Dunia 2026 bisa dikatakan jauh dari kata mulus. Mereka bahkan gagal meraih satu kemenangan pun di fase kualifikasi utama.
Dalam enam pertandingan grup, Swedia hanya mengumpulkan dua poin hasil dari dua kali imbang. Mereka mencetak empat gol dan kebobolan dua belas kali, catatan yang jauh dari harapan.
Hasil tersebut membuat Swedia finis di posisi juru kunci grup. Secara normal, posisi itu sudah cukup untuk mengubur mimpi tampil di Piala Dunia 2026.
Namun, peluang kedua datang dari jalur UEFA Nations League. Sistem kompetisi yang memberi kesempatan tambahan itu menjadi penyelamat bagi Swedia.
Di babak play-off, Swedia tampil jauh lebih solid dibanding fase sebelumnya. Mereka mampu menunjukkan karakter tim yang berbeda saat berada di bawah tekanan.
Kemenangan 3-1 atas Ukraina di semifinal menjadi titik balik penting. Laga itu menunjukkan bahwa Swedia masih memiliki kualitas untuk bersaing di level Eropa.
Pertandingan penentuan melawan Polandia berjalan dramatis hingga menit akhir. Swedia akhirnya menang 3-2 lewat gol Viktor Gyokeres pada menit ke-88.
Gol tersebut memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 sekaligus mengakhiri penantian panjang sejak 2018. Momen itu menjadi bukti bahwa sepak bola sering menghadirkan cerita tak terduga.
Kiprah Swedia di Piala Dunia

Swedia memiliki rekam jejak yang cukup kuat di Piala Dunia. Mereka pernah mencapai final pada edisi 1958 sebelum kalah dari Brasil.
Selain itu, prestasi lain yang tak kalah membanggakan adalah finis di posisi ketiga pada 1994. Generasi tersebut dikenal sebagai salah satu yang terbaik dalam sejarah sepak bola Swedia.
Pada era modern, Swedia juga sempat mencapai perempat final Piala Dunia 2018. Pencapaian itu menunjukkan bahwa mereka tetap relevan di tengah persaingan global.
Secara keseluruhan, Swedia telah memainkan lebih dari 50 pertandingan di Piala Dunia. Pengalaman ini menjadi modal penting untuk menghadapi tekanan turnamen besar seperti Piala Dunia 2026.
Banyak pemain legendaris lahir dari perjalanan panjang tersebut. Nama seperti Henrik Larsson dan Kennet Andersson menjadi simbol kejayaan masa lalu.
Salah satu momen paling dikenang terjadi pada final 1958. Nils Liedholm mencetak gol cepat yang sempat membawa harapan bagi Swedia.
Drama juga terjadi pada edisi 1994 saat Swedia menang adu penalti melawan Rumania. Kemenangan itu membuka jalan menuju podium ketiga yang bersejarah.
Pelatih Swedia: Graham Potter

Perubahan besar dalam tubuh Swedia tak lepas dari peran pelatih Graham Potter. Ia mulai menangani tim pada 2025 dengan membawa pendekatan baru.
Potter menghadapi tantangan berat sejak awal masa kepemimpinannya. Performa buruk di fase kualifikasi menjadi ujian pertama yang harus ia atasi.
Meski demikian, ia berhasil menjaga kepercayaan tim di tengah tekanan. Pendekatan taktik yang fleksibel menjadi salah satu kunci kebangkitan Swedia.
Kesempatan kedua melalui play-off dimanfaatkan secara maksimal oleh Potter. Ia mampu meramu strategi yang efektif dalam waktu singkat.
Dukungan dari para pemain juga menjadi faktor penting. Gelandang Jesper Karlstrom menilai Potter mampu menyatukan tim dengan cepat.
Pengalaman Potter di klub sebelumnya juga memberi pengaruh besar. Ia pernah membawa Ostersund dari kasta bawah hingga tampil di kompetisi Eropa.
Pendekatan berbasis kolektivitas kini menjadi identitas baru Swedia. Hal itu terlihat jelas dalam kemenangan penting di babak play-off.
Dengan fondasi tersebut, Swedia memiliki arah yang lebih jelas menuju Piala Dunia 2026. Konsistensi menjadi tantangan utama yang harus dijaga.
Calon Bintang Swedia: Viktor Gyokeres

Di tengah absennya Alexander Isak, peran Viktor Gyokeres menjadi sangat vital. Ia kini menjadi ujung tombak utama Swedia di Piala Dunia 2026.
Gol yang ia cetak ke gawang Polandia menjadi momen krusial dalam perjalanan tim. Gol itu bukan hanya menentukan kemenangan, tetapi juga mengubah arah masa depan Swedia.
Gyokeres mengungkapkan emosinya setelah pertandingan tersebut. Ia merasa momen itu sulit digambarkan dengan kata-kata.
“Ada begitu banyak emosi, sulit untuk menggambarkannya dengan kata-kata, tapi jelas itu adalah perasaan luar biasa dan akan saya ingat seumur hidup,” ujarnya.
Pemain berusia 27 tahun itu menilai gol tersebut sebagai yang terpenting dalam kariernya. Pernyataan itu menggambarkan betapa besar arti momen tersebut.
Selain Gyokeres, Swedia juga memiliki pemain seperti Anthony Elanga yang bisa memberi warna di lini serang. Kombinasi kecepatan dan kreativitas menjadi senjata tambahan.
Kedalaman skuad ini memberi opsi taktik yang lebih variatif bagi pelatih. Hal itu penting untuk menghadapi lawan dengan karakter berbeda di Piala Dunia 2026.
Jika mampu menjaga performa, Gyokeres berpotensi menjadi salah satu pemain yang mencuri perhatian. Ia memiliki semua atribut untuk bersinar di panggung dunia.
Daftar Pemain Swedia

Berikut adalah pemain-pemain yang dipanggil ke Timnas Swedia untuk pertandingan play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Ukraina dan Polandia pada Maret 2026.
Kiper
- Noel Tornqvist (Como)
- Melker Ellborg (Sunderland)
- Kristoffer Nordfeldt (AIK)
Belakang
- Gustaf Lagerbielke (Braga)
- Victor Lindelof (Aston Villa)
- Victor Eriksson (Hammarby IF)
- Gabriel Gudmundsson (Leeds United)
- Daniel Svensson (Borussia Dortmund)
- Elliot Stroud (Mjallby AIF)
- Carl Starfelt (Celta Vigo)
- Herman Johansson (FC Dallas)
Tengah
- Williot Swedberg (Celta Vigo)
- Lucas Bergvall (Tottenham Hotspur)
- Gustav Lundgren (GAIS)
- Jesper Karlstrom (Udinese)
- Yasin Ayari (Brighton & Hove Albion)
- Mattias Svanberg (VfL Wolfsburg)
- Hugo Larsson (Eintracht Frankfurt)
- Besfort Zeneli (Union Saint-Gilloise)
Depan
- Gustaf Nilsson (Club Brugge)
- Benjamin Nygren (Celtic)
- Anthony Elanga (Newcastle United)
- Viktor Gyokeres (Arsenal)
- Taha Ali (Malmo FF)
- Roony Bardghji (Barcelona)
Jadwal Swedia di Piala Dunia 2026

Swedia diundi masuk Grup F Piala Dunia 2026 bersama Belanda, Jepang, dan Tunisia. Berikut jadwal mereka di penyisihan grup.
- 15 Juni 2026, 09.00 WIB: Swedia vs Tunisia - Monterrey Stadium
- 21 Juni 2026, 00.00 WIB: Belanda vs Swedia - Houston Stadium
- 26 Juni 2026, 06.00 WIB: Jepang vs Swedia - Dallas Stadium
Disadur dari: Bola.com/Wiwig Prayugi, 18 April 2026
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 14:48Gavi Tulis Pesan Emosional usai Antar Spanyol Juara Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 11:46Kolom Bola.net: Spanyol Menciptakan Sistem, Bukan Bintang
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 11:00Tepati Janji! Marc Cucurella Segera Buat Tatto Luis De La Fuente
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 21 Juli 2026 15:18Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
-
Liga Italia 21 Juli 2026 15:10Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 14:48Gavi Tulis Pesan Emosional usai Antar Spanyol Juara Piala Dunia 2026
-
Liga Inggris 21 Juli 2026 14:40Marcus Rashford dan MU, Cinta Lama yang Bersemi Kembali!
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 14:21Chelsea Tikung Rogers, Arsenal Kejar Pemain Timnas Spanyol Ini Lagi
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 21 Juli 2026 14:48Gavi Tulis Pesan Emosional usai Antar Spanyol Juara Piala Dunia 2026
-
piala dunia 21 Juli 2026 14:21Chelsea Tikung Rogers, Arsenal Kejar Pemain Timnas Spanyol Ini Lagi
SOROT
-
Liputan6 21 Juli 2026 15:03Pramono Soroti Kebiasaan Warga yang Bisa Picu Kebakaran Saat Kemarau
-
Liputan6 21 Juli 2026 14:25Jejak Nota Antiseptik Antar Polisi Ungkap Kasus Jasad Bayi
-
Liputan6 21 Juli 2026 14:01SDN Kebayoran Lama Rusak 2 Tahun, Siswa Belajar di Musala dan Lapangan
-
Liputan6 21 Juli 2026 13:13Pramono Dalami Penyebab Maraknya Tawuran di Koja Jakut
-
Liputan6 21 Juli 2026 12:47DPR Tetap Bahas RUU Perampasan Aset Saat Reses
-
Liputan6 21 Juli 2026 12:19Viral SDN di Kebayoran Lama Rusak, Pramono Janji Segera Perbaiki
MOST VIEWED
Rodri MVP, Mbappe Top Skor, Inilah Daftar Lengkap Penghargaan Piala Dunia 2026
Prediksi Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina, 20 Juli 2026
Jangan Ditiru! Leandro Paredes Cekik dan Jungkalkan Pemain Spanyol usai Argentina Kalah di Final Piala Dunia 2026
Pengakuan Jujur Ferran Torres: Messi Buat Spanyol Kena Mental!
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303162/original/069920500_1784621039-8f003df2-f622-4307-999c-6773a4176f58.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303099/original/035878100_1784618740-162730.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303092/original/073670500_1784618204-1000989135.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302950/original/051455000_1784614386-IMG_2357__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5473565/original/045606700_1768449409-e8f30a03-0f34-4cca-868f-659668113d39.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302903/original/028723800_1784611411-ab3b2fbd-8e35-4c1f-a920-756d2ae111d9.jpeg)

