Pengakuan Moise Kean Usai Italia Tekuk Irlandia Utara: Pundak Saya Terasa Berat

Pengakuan Moise Kean Usai Italia Tekuk Irlandia Utara: Pundak Saya Terasa Berat
Penyerang Italia, Moise Kean (kiri) dan Francesco Pio Esposito merayakan gol ke gawang Irlandia Utara di semifinal playoff Piala Dunia 2026. (c) AP Photo/Antonio Calanni

Bola.net - Penyerang tim nasional Italia, Moise Kean, mencetak gol penutup dalam kemenangan 2-0 atas Irlandia Utara pada laga semifinal play-off kualifikasi Piala Dunia di New Balance Arena, Bergamo, Jumat (27/3/2026) dini hari WIB.

Italia memecah kebuntuan melalui sepakan Sandro Tonali pada menit ke-56 sebelum Kean menggandakan keunggulan lewat penyelesaian akhir yang tenang. Hasil positif ini membawa skuad asuhan Gennaro Gattuso melaju ke babak final playoff untuk memperebutkan tiket putaran final Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Kemenangan ini menjadi pelepas dahaga sekaligus harapan baru bagi publik sepak bola Italia. Masyarakat sangat mendambakan kembalinya Gli Azzurri ke panggung dunia setelah absen dalam dua edisi terakhir.

Kemenangan ini pun terasa sangat emosional bagi para pemain yang memikul ekspektasi jutaan orang. Mereka harus bertarung melawan trauma kegagalan pada kualifikasi tahun 2018 dan 2022 silam.

Sepanjang babak pertama, Italia sempat kesulitan membongkar pertahanan rapat tim tamu yang bermain sangat disiplin. Dukungan suporter di Bergamo menjadi bahan bakar penting hingga akhirnya keran gol terbuka di babak kedua.

Moise Kean mengungkapkan perasaan mendalamnya mengenai tanggung jawab besar yang ia emban selama pertandingan berlangsung. Berikut adalah rangkuman perjuangan sang penyerang dalam balutan seragam biru kebanggaan.

Gol yang Membawa Beban Bangsa

Gol yang Membawa Beban Bangsa

Francesco Pio Esposito merayakan gol bersama Moise Kean dalam laga play-off kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Italia vs Irlandia Utara di New Balance Arena, 27 Maret 2026 (c) AP Photo/Antonio Calanni

Kean tak menutupi tekanan besar yang ia rasakan di laga ini. Ia menyadari seluruh harapan publik Italia berada di pundaknya.

Gol yang ia cetak menjadi pelepas ketegangan tim. Momen itu sekaligus mengubah atmosfer pertandingan.

“Saya merasa seluruh negara ada di pundak saya. Rasanya luar biasa saat mencetak gol, dan saya ingin terus membantu tim serta negara,” ungkap Kean.

Ia menegaskan kemenangan ini belum cukup. Italia masih harus menyelesaikan satu laga penentuan.

“Kami masih punya satu pertandingan lagi. Kami hanya butuh satu langkah lagi, kami merasa positif dan harus terus melaju,” lanjutnya.

Evaluasi dan Fokus ke Laga Berikutnya

Evaluasi dan Fokus ke Laga Berikutnya

Rekan setim berlari ke arah Sandro Tonali yang mencetak gol pembuka dalam laga play-off kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Italia vs Irlandia Utara di New Balance Arena, 27 Maret 2026 (c) AP Photo/Antonio Calanni

Meski menang, Kean menilai performa tim belum sempurna. Ia menyebut Italia bisa mempersiapkan diri lebih baik menghadapi lawan.

Irlandia Utara dinilai memberi perlawanan yang tidak mudah. Hal itu menjadi pelajaran penting bagi skuad Azzurri.

“Irlandia Utara adalah tim yang bagus, kami seharusnya mempelajari mereka lebih baik. Permainan kami cukup baik malam ini, sekarang kami fokus ke tantangan berikutnya,” jelasnya.

Di balik performa tim, Kean juga menyoroti peran pelatih. Ia menilai pendekatan pelatih memberi dampak besar pada mental tim.

“Pelatih memiliki kecintaan besar pada seragam Azzurri. Dia mendorong kami untuk tidak pernah menyerah,” tegas Kean.

Satu Langkah Menuju Panggung Dunia

Italia kini berada di ambang tiket Piala Dunia. Satu kemenangan lagi akan mengakhiri penantian panjang mereka.

Tekanan tetap besar mengingat kegagalan di dua edisi sebelumnya. Namun, kepercayaan diri mulai tumbuh di dalam tim.

Kean menegaskan skuad Italia memiliki kualitas untuk melangkah lebih jauh. Ia bertekad terus memberi kontribusi maksimal.

“Kami adalah tim yang kuat, dan saya ingin terus memberikan kontribusi saya,” tutupnya.