
Prancis mengalahkan Argentina 4-3 di babak 16 besar lewat penalti Antoine Griezmann, gol indah Benjamin Pavard, dan brace pemain muda sensasional Kylian Mbappe. Di perempat final, pasukan Didier Deschamps menumbangkan Uruguay 2-0 melalui gol-gol Raphael Varane dan Griezmann.
Di semifinal, lawannya adalah Belgia - yang lolos usai menekuk sang favorit Brasil. Prancis menang dan kembali clean sheet. Prancis menang berkat gol tunggal Samuel Umtiti.
Les Bleus pun berkesempatan meraih gelar juara Piala Dunia mereka yang kedua, setelah meraih yang pertama ketika menjadi tuan rumah pada edisi 1998 silam. Sementara itu bagi Kroasia, ini adalah penampilan perdana di partai final Piala Dunia.
Kroasia sudah melampaui pencapaian bersejarah para pahlawan mereka dari tahun 1998.
Sebelum ini, prestasi terbaik Kroasia di Piala Dunia adalah juara tiga pada tahun 1998. Itu merupakan penampilan pertama Kroasia sebagai negara merdeka. Waktu itu, Kroasia lolos sampai final namun kalah 1-2. Tim yang mengalahkan Kroasia di babak itu adalah Prancis. Kroasia meraih peringkat tiga usai menang 2-1 atas Belanda.
Pasukan Zlatko Dalic lolos ke final Rusia 2018 setelah menampilkan perjuangan yang luar biasa.
Kroasia mengalahkan Denmark dan tuan rumah Rusia lewat extra time serta adu penalti. Di empat besar, Kroasia kembali bermain hingga extra time namun kali ini mereka tak butuh adu penalti untuk membuat Inggris menangis.
Tiga extra time secara beruntun, masih adakah energi tersisa di skuat Kroasia? Menurut gelandang Prancis Blaise Matuidi, anggapan seperti itu adalah sebuah kesalahan besar.
"Itu omong kosong!" kata Matuidi ketika ditanya tentang potensi kelelahan Kroasia, seperti dilansir FIFA.com. "Anda melihat semifinal mereka? Kroasia petarung sejati, justru Inggris yang terlihat lebih lelah."
Seperti kata Matuidi, mungkin ada baiknya jika kita mengesampingkan yang namanya faktor kelelahan. Anggaplah kedua tim tampil dengan kondisi fisik yang sama-sama optimal.
Prancis memiliki pemain-pemain fantastis di setiap posisi, terutama Griezmann (3 gol, 2 assist) dan Mbappe (3 gol) di lini serang. Selain itu, Prancis juga punya pelatih jempolan, yang jago meramu strategi untuk menyesuaikan diri dengan gaya permainan lawan.
Namun Kroasia juga tak kalah, terutama di lini tengah. Di lini ini, ada kapten Luka Modric (2 gol, 1 assist) dan Ivan Rakitic (1 gol) sebagai motor permainan. Di bawah mistar, ada Danijel Subasic yang tak mudah ditaklukkan. Di sayap, ada Ivan Perisic (2 gol, 1 assist) yang menjadi Man of the Match saat melawan Inggris. Di depan, ada Mario Mandzukic (2 gol, 1 assist) dengan insting golnya yang layak diwaspadai.
Kroasia sudah berjuang sekuat tenaga untuk sampai sejauh ini, dan mereka takkan puas hanya karena telah masuk final. Gelar juara pun diincar.
"Tak ada yang mengira kami akan mencapai final, tapi kami takkan berhenti sekarang," kata Modric seperti dilansir FIFA.com. "Kami akan memberikan yang terbaik demi mengangkat trofi. Ini kesempatan yang sangat langka."
"Saya bahkan rela menukar semua trofi juara sepanjang karier saya dengan trofi yang satu ini (Piala Dunia). Kami sudah siap untuk Prancis."
Let the battle begin! (bola/gia)
Perkiraan Susunan Pemain

Prancis (4-2-3-1): Lloris; Hernandez, Umtiti, Varane, Pavard; Pogba, Kante; Matuidi, Griezmann, Mbappe; Giroud.
Pelatih: Didier Deschamps.
Kroasia (4-1-4-1): Subasic; Strinic, Vida, Lovren, Vrsaljko; Brozovic; Perisic, Rakitic, Modric, Rebic; Mandzukic.
Pelatih: Zlatko Dalic.
Prediksi Skor

Head-to-head: Prancis belum pernah kalah melawan Kroasia. Dalam lima pertemuan sebelumnya, Prancis menang tiga kali dan dua laga lainnya berkesudahan imbang.
Faktor plus Prancis: Pertahanan solid, serangan yang efisien namun menakutkan, skuat lebih baik dan lebih bugar.
Faktor plus Kroasia: Kesempatan emas mengukir sejarah, mental baja pantang menyerah, lini tengah berkelas.
Kedua tim sama-sama pantas masuk final dan sama-sama pantas jadi juara. Namun siapakah yang benar-benar berhak mengangkat trofi?
Jika Deschamps mampu meramu strategi yang pas untuk menetralisir lawan, seperti di laga-laga sebelumnya, Prancis lebih berpeluang menang. Dengan metode 'bunglon' itulah, mereka sampai sejauh ini.
Tak sedikit yang mengharapkan akhir indah untuk Kroasia, tapi prediksi paling realistis adalah Prancis yang akan meraih titel keduanya. Namun untuk itu, Prancis sepertinya harus bisa menyelesaikan laga ini di waktu normal.
Kita sudah melihat, jika sampai extra time, Kroasia bukannya melemah. Mereka justru jadi semakin kuat.
Prediksi skor akhir: Prancis 2-1 Kroasia.
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 5 September 2026 19:30Luka Modric Lanjut Bela Kroasia di Usia 41 Tahun
-
Bola Indonesia 5 September 2026 16:00Prediksi BRI Super League: Persib vs PSM Makassar 6 September 2026
-
Bola Indonesia 5 September 2026 15:33Prediksi BRI Super League: Java United vs Garudayaksa 6 September 2026
-
Bola Indonesia 5 September 2026 15:25Prediksi BRI Super League: Madura United vs Persijap Jepara 6 September 2026
-
Liga Italia 5 September 2026 13:44Prediksi Juventus vs Milan 7 September 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 5 September 2026 20:30Dikabarkan Cedera, Hansi Flick Ungkap Kondisi Terbaru Lamine Yamal
-
Liga Italia 5 September 2026 20:00Link Live Streaming Inter vs Napoli di Serie A 2026/2027
-
Piala Dunia 5 September 2026 19:30Luka Modric Lanjut Bela Kroasia di Usia 41 Tahun
-
Liga Inggris 5 September 2026 19:00Link Live Streaming Man City vs Coventry City di Premier League 2026/2027
-
Liga Spanyol 5 September 2026 18:10Tinggalkan Al Hilal, Karim Benzema Tak Akan Gabung Barcelona
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 5 September 2026 19:30Luka Modric Lanjut Bela Kroasia di Usia 41 Tahun
-
piala dunia 3 September 2026 14:14Kenapa Argentina Tak Bisa Pensiunkan Nomor 10 Lionel Messi?
-
piala dunia 3 September 2026 13:133 Kandidat Pengganti Lionel Messi sebagai Nomor 10 Argentina
-
piala dunia 1 September 2026 05:12Lionel Messi Umumkan Pensiun dari Timnas Argentina
SOROT
-
Liputan6 5 September 2026 20:43Kesaksian Warga Lampung Rumah Dihujani Abu Anak Krakatau
-
Liputan6 5 September 2026 20:22Menhut Minta Tetap Waspada Kebakaran Hutan Meski Titik Panas Menurun
-
Liputan6 5 September 2026 19:54PBB Sepakat Peta Baru, Afrika Tak Lagi Tampak Kecil
-
Liputan6 5 September 2026 18:1332 Jam Membara, Kebakaran Lahan di Tangsel Padam
-
Liputan6 5 September 2026 17:40Kobaran Api Kepung Kawah Ijen, Wisata Ditutup Total
-
Liputan6 5 September 2026 17:17TPA Putri Cempo Masih Membara, Solo Tetapkan Status Darurat
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341428/original/005454600_1788615793-1001631471.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341423/original/035990600_1788614544-IMG_20260905_091832_8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4730984/original/074025600_1706679491-fotor-ai-20240131123533.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340861/original/018822000_1788525123-WhatsApp_Image_2026-09-04_at_18.40.42.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341356/original/080911000_1788604857-IMG-20260903-WA0122.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341352/original/070991900_1788603464-IMG-20260905-WA0057.jpg)
