
Bola.net - Mantan pemain Spanyol, Carles Puyol menegaskan bahwa Spanyol tak perlu sampai melakukan perubahan besar-besaran usai kegagalan di Piala Dunia 2014 lalu.
Seperti diketahui, La Furia Roja yang berstatus juara bertahan justru harus mengepak koper lebih awal di turnamen yang digelar di Brasil tersebut setelah kalah 1-5 dari Belanda dan 0-2 dari Chile.
Meskipun hasil tersebut begitu mengejutkan banyak pihak, dengan tegas Puyol menyebut bahwa Spanyol sama sekali tak butuh revolusi tim untuk tahun-tahun selanjutnya.
"Saya bukan seorang penggemar revolusi. Orang-orang mulai berbicara tentang perubahan setelah tim yang telah banyak meraih kemenangan tak memenangkan apa pun. Namun bagi saya, pengalaman atas kemenangan sebelumnya adalah lebih penting," ujarnya.
"Membangun tim harus dilakukan dengan cara yang terukur, tanpa melepas apa yang telah dicapai. Kami harus gunakan akal sehat," tandasnya. (fifa/dzi)
Seperti diketahui, La Furia Roja yang berstatus juara bertahan justru harus mengepak koper lebih awal di turnamen yang digelar di Brasil tersebut setelah kalah 1-5 dari Belanda dan 0-2 dari Chile.
Meskipun hasil tersebut begitu mengejutkan banyak pihak, dengan tegas Puyol menyebut bahwa Spanyol sama sekali tak butuh revolusi tim untuk tahun-tahun selanjutnya.
"Saya bukan seorang penggemar revolusi. Orang-orang mulai berbicara tentang perubahan setelah tim yang telah banyak meraih kemenangan tak memenangkan apa pun. Namun bagi saya, pengalaman atas kemenangan sebelumnya adalah lebih penting," ujarnya.
"Membangun tim harus dilakukan dengan cara yang terukur, tanpa melepas apa yang telah dicapai. Kami harus gunakan akal sehat," tandasnya. (fifa/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 6 Juni 2026 16:05Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 5 Juni 2026 17:30Prediksi Argentina vs Honduras 7 Juni 2026
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
-
Liputan6 6 Juni 2026 14:53Saat Otoritas Ekonomi Bergerak di Tengah Gejolak Rupiah
-
Liputan6 6 Juni 2026 14:22
Serapan Kuota Haji Khusus 2026 Capai Rekor, Tersisa 69 Kuota
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7902225/original/067643200_1780732416-IMG_2963.jpg)

