
Bola.net - Spanyol menutup Piala Dunia 2026 sebagai juara setelah mengalahkan Argentina 1-0 melalui babak perpanjangan waktu di New York New Jersey Stadium. Kemenangan itu bukan hanya menghadirkan trofi dunia kedua bagi La Roja, tetapi juga pengakuan dari banyak tokoh sepak bola.
Salah satu apresiasi datang dari mantan penyerang Italia, Christian Vieri. Pemilik sembilan gol di dua edisi Piala Dunia itu menilai Spanyol tampil dominan sejak peluit pertama hingga pertandingan berakhir.
Bagi Vieri, final tersebut memperlihatkan bagaimana sepak bola modern tidak selalu ditentukan oleh deretan bintang terbesar. Ia melihat kekuatan utama Spanyol lahir dari kerja sama, organisasi permainan, dan disiplin taktik yang dijalankan seluruh pemain.
Penampilan konsisten sepanjang turnamen membuat Spanyol pantas berdiri di puncak dunia. Mereka hanya kebobolan satu gol dalam delapan pertandingan dan mampu mengendalikan hampir setiap laga yang dijalani.
Permainan Kolektif Jadi Kekuatan Utama
Vieri menilai Spanyol menguasai pertandingan sejak awal tanpa memberi banyak ruang kepada Argentina. Menurutnya, dominasi itu terlihat jelas sepanjang 120 menit final.
Ia berkata, "Sejak menit pertama hingga pertandingan berakhir, yang terlihat hanya Spanyol, Spanyol, dan Spanyol. Mereka benar-benar luar biasa. Organisasi Spanyol, federasi, pelatih, dan seluruh staf melakukan pekerjaan yang fantastis bersama tim ini."
Vieri juga percaya gelar dunia diraih berkat kekuatan kolektif, bukan semata kualitas individu. Ia mengatakan, "Hari ini, mereka memperlihatkan bahwa Anda tidak membutuhkan nama-nama besar untuk menjadi juara. Anda membutuhkan tim yang bagus. Spanyol memiliki tim yang luar biasa dan mereka bermain sebagai satu kesatuan. Argentina hampir tidak pernah menguasai bola, dan ketika mereka mendapatkannya, para pemain Spanyol langsung menekan hingga bola kembali direbut. Mereka mendominasi pertandingan dari awal sampai akhir."
Pertahanan Kokoh Sulit Ditembus
Menurut Vieri, Argentina kesulitan mengembangkan permainan karena tekanan tinggi yang terus diterapkan Spanyol. Para pemain La Roja mampu menutup ruang dan memaksa lawan kehilangan bola dalam waktu singkat.
Ia berkata, "Setiap kali Argentina menguasai bola, mereka tidak mampu mempertahankannya. Itu sangat sulit karena Spanyol menekan dengan enam, tujuh, bahkan delapan pemain. Argentina kesulitan melewati garis tengah untuk menciptakan peluang. Saat menguasai bola Spanyol sangat bagus, dan ketika tidak menguasai bola, mereka bahkan lebih luar biasa."
Keberhasilan tersebut menjadi bukti kualitas organisasi pertahanan Spanyol sepanjang turnamen. Mereka menutup Piala Dunia 2026 dengan rekor hanya kebobolan satu gol.
Masa Depan Cerah Bersama De la Fuente
Vieri melihat usia rata-rata skuad Spanyol yang masih sekitar 26 tahun menjadi modal besar untuk masa depan. Ia yakin La Roja memiliki peluang besar mempertahankan level permainan hingga Piala Dunia 2030.
Ia berkata, "Masih banyak hal yang akan datang dari tim Spanyol ini karena mereka sangat muda dan penuh semangat. Anda bisa membayangkan mereka bermain di Santiago Bernabeu atau Camp Nou dengan stadion penuh warna merah. Mereka tidak akan mudah kebobolan."
Pujian juga diberikan kepada pelatih Luis de la Fuente yang dinilai berhasil membangun fondasi kuat sejak menangani kelompok usia muda. Pengalamannya bersama para pemain membuat proses pembentukan tim berjalan lebih cepat dan efektif.
Vieri tidak lupa mengapresiasi Rodri serta Pau Cubarsi yang tampil luar biasa sepanjang turnamen. Menurutnya, Rodri menjadi pusat permainan Spanyol, sedangkan Cubarsi mampu berkembang pesat karena berada dalam sistem tim yang saling memahami dan selalu percaya diri memainkan bola.
Bagi Vieri, gelar Piala Dunia 2026 bukan hasil yang datang secara kebetulan. Spanyol berhasil mencapai puncak karena memiliki identitas permainan yang jelas, organisasi yang solid, dan para pemain yang rela bekerja untuk kepentingan tim di atas segalanya.
Sumber: FIFA
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 27 Oktober 2026 08:15Rekap Ballon d'Or 2026: Daftar Lengkap Para Pemenang Penghargaan
-
Liga Spanyol 27 Oktober 2026 07:06Kylian Mbappe Runner-up Ballon d'Or 2026, Yamal Peringkat 3, Rodri 4, Messi 5
-
Piala Dunia 27 Oktober 2026 06:28Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Akhiri Penantian 25 Tahun Inggris
-
Piala Dunia 27 Oktober 2026 06:21Harry Kane Raih Gerd Muller Trophy 2026 dengan 73 Gol
-
Piala Dunia 27 Oktober 2026 05:55Spanyol Sapu Bersih Yashin Trophy 2026 Putra dan Putri
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 27 Oktober 2026 17:30Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 27 Oktober 2026 08:15Rekap Ballon d'Or 2026: Daftar Lengkap Para Pemenang Penghargaan
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:41Alexia Putellas Raih Ballon d'Or Feminin 2026, Sempurnakan Comeback
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:28Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Akhiri Penantian 25 Tahun Inggris
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:21Harry Kane Raih Gerd Muller Trophy 2026 dengan 73 Gol
-
piala dunia 27 Oktober 2026 05:55Spanyol Sapu Bersih Yashin Trophy 2026 Putra dan Putri
-
piala dunia 27 Oktober 2026 05:45Luis de la Fuente Raih Men's Coach of the Year 2026, Cetak Sejarah
SOROT
-
Liputan6 27 Oktober 2026 17:28DPR Wanti-wanti Potensi Kepentingan Asing di RUU Perampasan Aset
-
Liputan6 27 Oktober 2026 16:17DPR Soroti Kasus Montir Dicatut Jadi Pemilik McLaren
-
Liputan6 27 Oktober 2026 15:19Prabowo Panggil Kepala BRIN, Riset Penanganan Kebakaran Hutan Dibahas
-
Liputan6 27 Oktober 2026 15:15Cak Imin Tanggapi Isu BPJS Kesehatan Diganti Klinik KDMP
-
Liputan6 27 Oktober 2026 14:44Sahroni Tanggapi KPK: Perampasan Aset Pejabat Harus Berdasarkan Pembuktian
-
Liputan6 27 Oktober 2026 14:28Konsep Illicit Enrichment Ditolak Masuk RUU Perampasan Aset
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356106/original/025282300_1790153036-85d3e4f0-6ca9-48a2-bdad-4b5d189bfb54.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382614/original/000993500_1793003285-IMG-20261026-WA0019.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383494/original/044750700_1793089062-IMG-20261027-WA0030.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383487/original/062982100_1793088940-1000799696.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4475814/original/005504500_1687349060-WhatsApp_Image_2023-06-21_at_16.58.06.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365405/original/010514000_1791176434-017fb301-f9b8-4b28-bc07-5bdf30fe3210.jpg)
