
Bola.net - Menjalani musim debutnya di Serie A bersama Juventus, Carlos Tevez di luar dugaan tampil super dan memimpin daftar capocannoniere hingga giornata 32. Total ia telah mencetak 18 gol, bersaing ketat dengan attacante Torino, Ciro Immobile.
Meskipun tampil luar biasa di level klub, namun pintu tim nasional tak jua terbuka bagi pemain 30 tahun tersebut. Hal ini disesalkan oleh Direktur Umum Juve, Giuseppe Marotta. Pria 57 tahun itu menganggap bahwa Tevez seharusnya layak menjadi ujung tombak utama Argentina.
"Sudah jelas bahwa Tevez adalah pemain yang ideal untuk mengenakan jersey negaranya, terutama dengan perhelatan Piala Dunia yang sudah di depan mata," kata Marotta seperti dilansir Sky Italia.
"Performanya layak diberi penghargaan, namun tetap saja pelatih yang menjadi pemutus kebijakan. Saya pikir Tevez tak dipanggil karena alasan di luar sepakbola."
Tevez memang sejak lama disebut memiliki perselisihan dengan pelatih tim nasional, Alejandro Sabella. Kali terakhir Tevez bermain untuk Argentina adalah pada laga kontra Uruguay pada Juli 2011 lalu, saat itu pelatih timnas masih dijabat oleh Sergio Batista.
"Sebagai seorang profesional, Tevez mampu menerima keputusan tersebut walau jelas kecewa. Ia percaya bisa mendapatkan kepuasan lain dalam karirnya walau tidak membela timnas," imbuh Marotta. (sky/mri)
Meskipun tampil luar biasa di level klub, namun pintu tim nasional tak jua terbuka bagi pemain 30 tahun tersebut. Hal ini disesalkan oleh Direktur Umum Juve, Giuseppe Marotta. Pria 57 tahun itu menganggap bahwa Tevez seharusnya layak menjadi ujung tombak utama Argentina.
"Sudah jelas bahwa Tevez adalah pemain yang ideal untuk mengenakan jersey negaranya, terutama dengan perhelatan Piala Dunia yang sudah di depan mata," kata Marotta seperti dilansir Sky Italia.
"Performanya layak diberi penghargaan, namun tetap saja pelatih yang menjadi pemutus kebijakan. Saya pikir Tevez tak dipanggil karena alasan di luar sepakbola."
Tevez memang sejak lama disebut memiliki perselisihan dengan pelatih tim nasional, Alejandro Sabella. Kali terakhir Tevez bermain untuk Argentina adalah pada laga kontra Uruguay pada Juli 2011 lalu, saat itu pelatih timnas masih dijabat oleh Sergio Batista.
"Sebagai seorang profesional, Tevez mampu menerima keputusan tersebut walau jelas kecewa. Ia percaya bisa mendapatkan kepuasan lain dalam karirnya walau tidak membela timnas," imbuh Marotta. (sky/mri)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 6 Maret 2026 09:45Kabar Gembira! Kevin De Bruyne Kembali Perkuat Napoli Hadapi Torino
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 6 Maret 2026 11:25 -
Liga Spanyol 6 Maret 2026 11:15 -
Otomotif 6 Maret 2026 11:10 -
Liga Inggris 6 Maret 2026 11:07 -
Bola Indonesia 6 Maret 2026 10:50 -
Bola Indonesia 6 Maret 2026 10:46
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 6 Maret 2026 09:44 -
piala dunia 5 Maret 2026 23:13 -
piala dunia 4 Maret 2026 00:14 -
piala dunia 3 Maret 2026 14:49 -
piala dunia 3 Maret 2026 14:30 -
piala dunia 2 Maret 2026 17:19
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522619/original/008439700_1772770817-97e5ac98-0dbd-49ab-af87-337b5e7e5732.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522592/original/086641300_1772769941-1001716059.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5521977/original/034309300_1772705177-Jadwal_One_Way.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5507725/original/099129700_1771540942-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522448/original/009788000_1772766034-DSC09809.JPG.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522101/original/098646600_1772714592-1000971299.jpg)
