
Bola.net - Piala Dunia 2026 menghadapi gejolak baru setelah kekerasan kartel pecah di Meksiko. Situasi ini mendorong pemerintah berbagai negara di dunia mengimbau warganya untuk tidak bepergian ke negara yang menjadi salah satu tuan rumah turnamen tersebut.
Jutaan penggemar dari seluruh dunia dijadwalkan datang ke Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada untuk ajang paling besar dalam dunia sepak bola, Piala Dunia 2026. Meksiko sendiri akan menggelar 13 pertandingan di tiga kota, termasuk laga pembuka di Mexico City pada 11 Juni 2026.
Namun, hanya beberapa bulan jelang kick-off, ketegangan keamanan kembali mencuat. Insiden mematikan yang melibatkan tokoh utama kartel narkoba memicu kekhawatiran baru terhadap kesiapan Meksiko sebagai tuan rumah.
Kekerasan Kartel dan Imbauan Kanada
Kekacauan terjadi pada Minggu 22 Februari 2026 setelah Nemesio Ruben Oseguera Cervantes, yang dikenal dengan julukan El Mencho, tewas. Pasukan Militer Meksiko memasuki kota Tapalpa dan menewaskan pemimpin kartel tersebut, menurut pejabat tinggi yang dikutip media lokal.
Oseguera Cervantes merupakan kepala Kartel Jalisco New Generation, salah satu kartel narkoba paling kuat di Meksiko. Kelompok ini memiliki peran besar dalam perdagangan metamfetamin dan fentanil ke Amerika Serikat.
Kematian El Mencho memicu aksi balasan yang brutal dari kalangan kartel. Jalan-jalan ditutup, mobil-mobil dibakar, dan kekacauan pecah di berbagai sudut kota.
Bayang-bayang Jelang Laga Pembuka
Kasus kekerasan ini terjadi kurang dari 100 hari sebelum Mexico City menjadi tuan rumah laga pembuka Piala Dunia 2026 antara Meksiko dan Afrika Selatan. Waktu yang semakin dekat membuat situasi ini terasa semakin genting.
Turnamen kali ini akan menjadi Piala Dunia terbesar dalam sejarah. Sebanyak 48 tim akan bertanding dalam 104 laga yang digelar dari 11 Juni hingga 19 Juli.
Sejak awal, turnamen ini sudah dibayangi sejumlah isu, mulai dari harga tiket, visa penonton, larangan perjalanan, hingga penegakan imigrasi. Kasus kartel di Meksiko kini menambah daftar kekhawatiran yang ada.
Sikap FIFA dan Tekanan Politik
Hingga saat ini, belum ada indikasi resmi dari FIFA bahwa lokasi pertandingan akan ditinjau ulang. Otoritas Meksiko juga belum mengumumkan perubahan apa pun terkait persiapan turnamen.
Di Amerika Serikat, laporan menyebut pemerintahan Trump meningkatkan tekanan terhadap Meksiko untuk memperkeras upaya melawan kartel narkoba. Reuters melaporkan satuan tugas AS membantu pelacakan pemimpin kartel, meski ditegaskan operasi penindakan dilakukan oleh pasukan Meksiko.
Untuk sementara, persiapan World Cup 2026 masih berjalan sesuai rencana. Namun, gangguan akhir pekan ini menambahkan lapisan ketidakpastian baru terhadap peran Meksiko dalam salah satu ajang olahraga terbesar di dunia.
Dikabarkan pula bahwa sebagian penggemar sudah mengajukan refund alias pengembalian dana untuk tiket pertandingan di Meksiko, meski hingga kini belum ada klarifikasi resmi.
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 10 April 2026 17:34Hasil PSIM vs PSM: Juku Eja Menang Dramatis di Stadion Sultan Agung
-
Piala Dunia 10 April 2026 08:00Profil Timnas Qatar di Piala Dunia 2026: Ambisi Baru The Maroons
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 11 April 2026 00:38 -
Liga Inggris 11 April 2026 00:08 -
Liga Spanyol 10 April 2026 23:38 -
Liga Spanyol 10 April 2026 23:08 -
Bola Indonesia 10 April 2026 23:07 -
Bola Indonesia 10 April 2026 23:00
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 10 April 2026 21:20 -
piala dunia 10 April 2026 09:00 -
piala dunia 10 April 2026 08:00 -
piala dunia 9 April 2026 20:26 -
piala dunia 9 April 2026 18:30 -
piala dunia 8 April 2026 18:48
MOST VIEWED
- Profil Timnas Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Saatnya Tulis Sejarah Baru!
- Harapan Timnas Italia Pulangkan Carlo Ancelotti Pupus, Bertahan di Timnas Brasil Hingga 2030?
- Antony dan Situasi Sulit di Momen Krusial: Performa Turin, Cedera Pubalgia Ancam Mimpi Piala Dunia 2026
- Daftar 48 Peserta Piala Dunia 2026
HIGHLIGHT
- 5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Di...
- 5 Alternatif Marcus Rashford untuk Barcelona, dari...
- Tottenham Menyusul? 6 Kasus Degradasi Paling Menge...
- 5 Suksesor Mohamed Salah di Liverpool: Yan Diomand...
- 6 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Mohamed Salah...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Pan...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5552735/original/089096600_1775823940-3771-2514-max.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5439441/original/022095800_1765357409-Screenshot_2025-12-10_160317.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5552806/original/041351300_1775830478-IMG-20260410-WA0021.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5552734/original/049867500_1775823825-1000375972.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2779426/original/051600000_1555328039-IMG-20190208-WA0037.jpg)

