
Bola.net - Federasi Sepak Bola Belgia (RBFA) mengaku terkejut dengan keputusan FIFA yang membatalkan hukuman larangan bermain satu pertandingan untuk penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun. RBFA bahkan menyatakan tengah mempelajari seluruh langkah yang memungkinkan untuk menjaga integritas dan prinsip fair play dalam sepak bola.
Balogun sebelumnya dijatuhi kartu merah langsung setelah tinjauan VAR pada pertandingan babak 32 besar melawan Bosnia dan Herzegovina yang dimenangkan Amerika Serikat dengan skor 2-0. Penyerang Arsenal itu dianggap menginjak kaki pemain bertahan Bosnia.
Berdasarkan regulasi FIFA, kartu merah langsung secara otomatis disertai hukuman larangan bermain satu pertandingan dan keputusan tersebut tidak dapat diajukan banding oleh tim pemain yang bersangkutan.
Namun pada Minggu (5/7), FIFA secara mengejutkan mengumumkan bahwa hukuman tersebut ditangguhkan selama satu tahun. Organisasi sepak bola dunia itu tidak memberikan penjelasan spesifik mengenai alasan di balik keputusan tersebut.
Keputusan kontroversial FIFA tersebut memicu polemik besar menjelang laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Amerika Serikat melawan Belgia. Sebelumnya, Balogun dipastikan absen setelah menerima kartu merah langsung, namun FIFA secara mengejutkan menangguhkan hukuman tersebut sehingga sang pemain kini diizinkan tampil menghadapi Belgia di Seattle.
Belgia Protes Keras ke FIFA

Melalui pernyataan resminya, Federasi Sepak Bola Belgia mengecam keputusan FIFA tersebut yang dianggap menguntungkan Timnas Amerika Serikat. Mereka menilai aneh ketika FIFA tiba-tiba mengizinkan Balogun bermain padahal ia mendapatkan kartu merah.
Mereka menegaskan sedang mengkaji berbagai opsi yang tersedia untuk melawan keputusan tersebut.
"Kami sedang mempelajari seluruh kemungkinan langkah yang dapat diambil untuk melindungi hak-hak sah seluruh tim peserta serta menjaga prinsip-prinsip dasar fair play dalam olahraga ini," demikian bunyi pernyataan RBFA.
Rudi Garcia Sindir FIFA

Pelatih Belgia, Rudi Garcia, juga menyampaikan sindirannya terhadap keputusan FIFA saat konferensi pers. Ia menyebut keputusan FIFA itu layaknya sebuah April Mop.
"Saya tidak tahu kalau di Piala Dunia FIFA tanggal 5 Juli sekarang berubah menjadi 1 April, seolah-olah ini Hari April Mop," ujar Garcia.
Ia menegaskan bahwa sikap Belgia bukan semata-mata untuk membela tim nasional atau federasi, melainkan demi menjaga kredibilitas sepak bola.
"Semua pandangan dan pendapat kami sudah tercantum dalam pernyataan resmi. Kami bukan sedang membela tim nasional ataupun federasi. Kami membela sepak bola," tegasnya.
Baca Juga:
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 21 Agustus 2026 23:59Link Streaming Arsenal vs Coventry City 22 Agustus 2026
-
Liga Inggris 21 Agustus 2026 23:30Andoni Iraola Waspadai Wajah Baru Newcastle bersama Matthias Jaissle
-
Liga Inggris 21 Agustus 2026 23:00Barcelona Kesusahan, Arsenal Tancap Gas untuk Transfer Julian Alvarez
-
Liga Inggris 21 Agustus 2026 22:26Resmi! Arsenal Datangkan Ezri Konsa dari Aston Villa
-
Liga Inggris 21 Agustus 2026 22:05Mengungkap Misteri Menghilangnya Mason Mount dari Skuad MU
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 21 Agustus 2026 23:59Link Streaming Arsenal vs Coventry City 22 Agustus 2026
-
Liga Inggris 21 Agustus 2026 23:30Andoni Iraola Waspadai Wajah Baru Newcastle bersama Matthias Jaissle
-
Liga Inggris 21 Agustus 2026 23:00Barcelona Kesusahan, Arsenal Tancap Gas untuk Transfer Julian Alvarez
-
Liga Inggris 21 Agustus 2026 22:26Resmi! Arsenal Datangkan Ezri Konsa dari Aston Villa
-
Liga Inggris 21 Agustus 2026 22:05Mengungkap Misteri Menghilangnya Mason Mount dari Skuad MU
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 18 Agustus 2026 09:27FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
-
piala dunia 13 Agustus 2026 05:18Xavi Resmi Jadi Pelatih Timnas Belanda hingga Piala Dunia 2030
-
piala dunia 12 Agustus 2026 11:21Paolo Maldini Ungkap Pep Guardiola Nyaris Jadi Pelatih Timnas Italia
-
piala dunia 12 Agustus 2026 07:06Bukan Gaji, Ini Alasan Arne Slot Menolak Jadi Pelatih Timnas Belanda
SOROT
-
Liputan6 22 Agustus 2026 00:07Warek Unsoed Peras Calon Mahasiswa Kedokteran Rp 650 Juta, Malah Tak Lulus
-
Liputan6 21 Agustus 2026 23:40Kode Rektor Unsoed Minta Jatah Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Liputan6 21 Agustus 2026 23:17KPK Tetapkan Rektor Unsoed Tersangka Pemerasan dan Gratifikasi
-
Liputan6 21 Agustus 2026 21:48Ahli Ungkap Batas Kewenangan Hakim dalam Praperadilan Febrie
-
Liputan6 21 Agustus 2026 21:08Bansos Pelaku Tawuran yang Bikin KRL Terganggu Terancam Dicabut
-
Liputan6 21 Agustus 2026 20:04Kronologi Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330195/original/018268600_1787332752-Screenshot_2026-08-22_001555.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330193/original/097959300_1787330762-Screenshot_2026-08-21_232235.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330174/original/090156400_1787329329-WhatsApp_Image_2026-08-21_at_23.02.10.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330124/original/008386200_1787323855-IMG_5859.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/682980/original/ilustrasi%20kerusuhan%202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318748/original/078691900_1786155435-IMG_20260808_082636_225.jpg)
