
Bola.net - - Pelatih timnas Brasil Tite meyakini wasit harusnya memberikan hukuman penalti pada Kosta Rika setelah adanya pelanggaran terhadap Neymar.
Brasil berduel dengan Kosta Rika di matchday 2 Grup E Piala Dunia 2018, Jumat . Tim Samba berhasil menang dengan skor 2-0 di pertandingan itu.
Kemenangan itu sendiri diraih dengan susah payah. Butuh waktu 91 menit bagi Brasil untuk bisa mencetak gol pertamanya melalui Philippe Coutinho.
Sementara itu, gol kedua dicetak oleh Neymar pada menit 97. Kemenangan ini membuat Brasil sekarang meraih empat poin dari dua laga dan menempati puncak klasemen.(gl/dim)
Tak Puas

Meski berhasil menang 2-0, ada keputusan wasit Bjorn Kuiper yang cukup mengganjal di hati Tite. Yakni tak diberikannya penalti saat Neymar dilanggar Giancarlo Gonzalez di area terlarang.
Kuiper saat itu memang sempat mengecek VAR. Namun ia tak memberikan hukuman penalti karena menganggap Neymar terlalu mudah jatuh.
"Jika saya wasit saya tidak akan kembali pada keputusan saya. Tetapi saya menghormati itu karena itu tergantung pada interpretasi," kata pria berusia 57 tahun itu.
"Kami tidak perlu wasit untuk memenangkan pertandingan, kami hanya ingin itu adil. Anda harus melihat semua drama dan kemudian membuat keputusan. Bagi saya itu penalti," tegasnya.
"Kami tidak butuh bantuan apa pun - para atlet dan pelatih tidak ingin ada bantuan untuk menang," tegasnya seperti dilansir Goal International.
Terguling

Di pertandingan itu, Tite juga sempat jadi perhatian fans. Hal itu tak lepas dari insiden yang menimpanya pada menit 91.
Sesaat setelah Philippe Coutinho mencetak gol, penggawa timnas di bangku cadangan berlarian untuk berselebrasi. Salah satu di antaranya adalah Ederson.
Namun sang kiper kemudian menabraknya sampai ia jatuh terguling. Usai laga Tite mengaku dirinya sekarang cedera.
"Saya rasa otot kaki saya tertarik!" kelakar Tite. "Saya pincang sekarang setelah selebrasi. Kami agak terlalu bersemangat," sambungnya.
Laga Berat

Setelah ini, Brasil akan menjalani pertandingan yang berat di matchday 3. Mereka harus berhadapan dengan Serbia.
Jika sampai kalah dari Nemanja Matic cs, Brasil bisa saja tergusur dari posisinya. Sebab sekarang Serbia sudah mengantongi tiga poin, hasil kemenangan atas Kosta Rika.
Pertandingan ini akan digelar pada 28 Juni mendatang di Spartak Stadium.
[initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 5 Juni 2026 15:50Prediksi Brasil vs Mesir 7 Juni 2026
-
Piala Dunia 3 Juni 2026 15:02Status Nonunggulan Jadi Keuntungan Brasil di Piala Dunia 2026
LATEST UPDATE
-
Bola Dunia Lainnya 7 Juni 2026 04:55Anthony Martial Tinggalkan Klubnya Setelah Hanya 20 Laga
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 04:16Target Manchester United Berikutnya: Sandro Tonali
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 03:54Prediksi Prancis vs Irlandia Utara 9 Juni 2026
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 03:44Prediksi Belanda vs Uzbekistan 9 Juni 2026
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 7 Juni 2026 03:54Prediksi Prancis vs Irlandia Utara 9 Juni 2026
-
piala dunia 7 Juni 2026 03:44Prediksi Belanda vs Uzbekistan 9 Juni 2026
-
piala dunia 7 Juni 2026 03:23Prediksi Kolombia vs Yordania 8 Juni 2026
-
piala dunia 7 Juni 2026 03:09Prediksi Ekuador vs Guatemala 8 Juni 2026
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...













:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

