
Bola.net - Pentas Euro 2020 akhirnya usai setelah berlangsung selama kurang lebih satu bulan. Italia dinyatakan sebagai pemenang usai mengalahkan Inggris dalam laga final yang dilangsungkan di Wembley Stadium hari Senin (12/7/2021).
Keberhasilan Italia yang satu ini sudah diprediksikan oleh segelintir orang mengingat performa apiknya di fase grup. Bahkan sudah tampak ketika mereka mengalahkan Turki pada laga pembuka kompetisi dengan skor telak 3-0.
Gli Azzuri, julukannya, berhasil melewati fase grup dengan torehan sempurna. Sembilan pertandingan berhasil disapu bersih dengan kemenangan, mencetak tujuh gol dan bebas dari kebobolan.
Penampilan apiknya berlanjut di fase gugur. Austria hingga dua negara kuat, Belgia dan Spanyol, sama-sama tersingkir ketika berhadapan dengan mereka. Namun tidak ada satupun yang mampu mengalahkannya.
Berikut ini adalah lima momen kunci Italia selama berkiprah dalam ajang Euro 2020 seperti yang dilansir dari Football Italia.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Ledakan Calon Bintang, Manuel Locatelli
Tidak banyak orang yang tahu soal Manuel Locatelli sebelum Euro 2020 dimulai. Mungkin ada segelintir orang yang sudah tahu, namun dalam lingkup terbatas. Locatelli sudah mulai menunjukkan sinarnya bersama Sassuolo di Serie A 2020/21.
Locatelli didapuk sebagai pengganti Marco Verratti di laga pertama melawan Turki. Ia menjalankan tugasnya dengan baik di laga itu. Akan tetapi, semua mata baru menyorot ke arah dirinya usai mencetak dua gol ke gawang Swiss - laga kedua Italia di fase grup.
Sejak saat itu, Locatelli langsung dikaitkan dengan sejumlah klub papan atas. CEO Sassuolo, Giovanni Carnevali, langsung disibukkan dengan tawaran yang masuk dari Arsenal dan Juventus.
Bendera Offside Penyelamat
11 pertandingan - termasuk laga sebelum Euro 2020 - dilalui Italia tanpa kebobolan. Sayangnya, rekor tersebut terhenti setelah gawang yang dikawal Gianluigi Donnaruma jebol kala menghadapi Austria di babak 16 besar.
Gol itu baru tercipta di menit ke-114. Namun jauh sebelum itu, Austria sempat menjebol gawang Italia lewat Marko Arnautovic di pertengahan babak kedua. Tapi, setelah berdiskusi dengan VAR, wasit menganulir gol tersebut karena Arnautovic terjebak offside.
Entah bagaimana jadinya akhir pertandingan tersebut andai gol disahkan. Namun yang pasti, keputusan wasit mengubah suasana pertandingan. Italia pun menang berkat gol Federico Chiesa dan Matteo Pessina di babak extra time.
Sepakan Melengkung Lorenzo Insigne
Banyak yang meragukan Italia meski telah melewati babak 16 besar. Mereka beranggapan kalau pasukan Roberto Mancini belum mendapatkan tantangan dari negara besar. Momen itu akhirnya kejadian di perempat final.
Italia bertemu Belgia, sebuah negara yang dikaruniai pemain bertalenta seperti Eden Hazard serta Romelu Lukaku dan baru mengalahkan Portugal di babak 16 besar. Namun Italia mampu menyingkirkan Belgia dengan sangat baik.
Gol indah yang tercipta dari sepakan melengkung Lorenzo Insigne pada menit ke-44 membuat Italia unggul 2-0. Alhasil, meskipun kebobolan jelang babak pertama usai, Italia masih punya kesempatan untuk menunjukkan 'catenaccio' sejati.
Chiellini yang Tetap Santai
Italia kembali dihadapkan dengan laga berat pada babak semifinal, di mana mereka harus bertemu Spanyol. Perang sengit di lini tengah diprediksi akan terjadi dan La Furia Roja berhasil memenangkannya.
Namun lagi-lagi, Italia mampu bertahan dengan baik. Skor 1-1 bertahan sampai akhir babak extra time dan sebelum drama adu penalti dimulai, Giorgio Chiellini memberikan indikasi kalau Italia bakalan keluar sebagai pemenang.
Tensi pertandingan sangat tinggi. Jordi Alba selaku kapten Spanyol nampak kaku, tapi tidak demikian dengan Chiellini. Bek Juventus itu masih bisa bercanda sampai tertawa dalam momen tos koin di hadapan wasit.
It's Coming Rome!
Momen pamungkasnya sudah jelas: Italia keluar sebagai juara! Publik dibuat terpecah saat menentukan siapa yang bakal keluar sebagai pemenang sebelum pertandingan ini digelar. Namun situasi yang berbeda terlihat di London.
Puluhan ribu fans Inggris memadati stadion dan meyakini kalau Jordan Henderson dkk akan mengangkat trofi di akhir laga. Nyanyian 'It's coming home' pun berkumandang nyaris tanpa henti, baik dari mulut fans Inggris maupun media sosial.
Sudah jelas, Wembley tidak berpihak kepada mereka. Inilah kandang singa yang sebenarnya. Meski begitu, Italia mampu memaksa Inggris bermain hingga babak adu penalti dan keluar sebagai pemenangnya.
(Football Italia)
Baca juga:
- Kesalahan Besar Gareth Southgate Diungkap Habis-habisan oleh Rio Ferdinand
- Ada Kabar Fans Inggris Bikin Petisi Final vs Italia Diulang, Netizen: Hah? Seriusan?!
- Ternyata, Bukayo Saka Eksekutor Penalti Terbaik Inggris di Sesi Latihan
- Tanpa Cristiano Ronaldo, Ini Tim Terbaik Euro 2020 Versi Whoscored
- Marcus Rashford: Kritiklah karena Performa, Bukan karena Asal Usul Saya!
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 22:57Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 22:07Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 21:46Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
-
Bola Indonesia 30 Oktober 2026 18:05Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
-
Bola Indonesia 30 Oktober 2026 17:59Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 31 Oktober 2026 23:47Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:39Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:02Lisandro Martinez yang Konyol!
BERITA LAINNYA
-
piala eropa 16 Oktober 2026 13:52Masa Depan Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal Kembali Diragukan
-
piala eropa 15 Oktober 2026 23:15Link Streaming Liga Europa: RB Salzburg vs Milan 15 Oktober 2026
SOROT
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...













:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382303/original/097438400_1760576399-Chief_Executive_Officer__CEO__Danantara__Rosan_Perkasa_Roeslani_-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)
