5 Pelajaran dari Kemenangan Jerman atas Hungaria: Efektif dan Efisien, Layaknya Seorang Calon Juara Sejati!

Bola.net - Timnas Jerman berhasil memastikan diri lolos ke babak 16 besar Euro 2024. Der Panzer mengamankan tiket pertama dari grup A usai mengalahkan Hungaria baru-baru ini.
Timnas Jerman mengawali turnamen ini dengan sangat baik. Mereka berhasil menghempaskan salah satu tim kuda hitam yang kuat, Skotlandia dengan skor telak 5-1 di pertandingan pertama grup A.
Di pertandingan kedua ini, mereka kembali berhadapan dengan tim kuda hitam, Hungaria. Tim ini adalah tim yang mengalahkan mereka 1-0 di UEFA Nations League tahun 2022 dengan skor 1-0.
Di laga ini, Jerman berhasil membalas dendam mereka. Mereka mengalahkan Hungaria dengan skor 2-0 dan memastikan diri lolos ke babak 16 besar.
Dari kemenangan ini, ada beberapa pelajaran yang bisa dipetik oleh Jerman. Apa saja itu? Simak selengkapnya di bawah ini.
Efektif dan Efisien

Pelajaran pertama dari laga ini adalah Jerman menunjukkan bahwa mereka bermain layaknya seorang juara. Mereka bermain dengan efektif dan efisien di laga ini.
Jerman tahu betul bahwa Hungaria adalah tim yang mengandalkan fisik dan mereka kuat dalam duel udara. Itulah mengapa Jerman di laga ini tidak terlalu memaksa bermain bola-bola atas.
Mereka dengan efektif memanfaatkan penguasaan bola mereka, mereka berhasil membuka ruang di kotak penalti Hungaria. Ruang ini juga berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh pemain menyerang Jerman sehingga mereka mampu membuat dua gol di laga ini.
Toni Kroos, Otak Permainan Jerman

Keberhasilan Jerman untuk mendikte jalannya pertandingan tidak terlepas dari peran krusial seorang Toni Kroos.
Kembali dipercaya sebagai starter, Kroos benar-benar mendikte jalannya pertandingan di laga ini. Ia mengatur distribusi bola Jerman dengan sangat ciamik. Ia total membuat 124 umpan sukses di laga ini.
Ia jadi gelandang kedua yang mampu membuat umpan sukses terbanyak di dalam satu pertandingan Euro. Ia hanya kalah dari Xavi yang mampu membuat 127 umpan sukses di laga Spanyol vs Republik Irlandia di Euro 2012. Jadi kehadiran Kroos benar-benar jadi pembeda di laga ini.
Hungaria Teledor dan Kendor

Pelajaran ketiga dari laga ini adalah kemenangan Jerman atas Hungaria tidak sepenuhnya karena Jerman tampil istimewa di laga ini. Ada kontribusi dari keteledoran Hungaria yang menyebabkan mereka menang di laga ini.
Di babak pertama, Hungaria menghadirkan ancaman nyata bagi Jerman. Bahkan kualitas peluang (xG) mereka jauh lebih bagus ketimbang Jerman.
Namun sayang beberapa peluang mereka yang apik tidak dimaksimalkan dengan baik. Lalu gol pertama Jerman juga lahir dari keteledoran Hungaria dalam bertahan.
Lalu di babak kedua, terutama setelah Gundogan mencetak gol kedua Jerman, Hungaria seakan kehilangan gairah. Sehingga mereka gagal untuk menghadirkan ancaman nyata bagi gawang Jerman di babak kedua.
Clean Sheet, tapi Rapuh

Di laga ini, Timnas Jerman mencatatkan sebuah catatan apik. Der Panzer akhirnya mencatatkan clean sheet.
Ya, Jerman tidak pernah mencatatkan clean sheet di 13 pertandingan terakhir mereka di turnamen mayor. Jadi berhasil membuat clean sheet melawan tim kuda hitam berbahaya seperti Hungaria adalah sebuah catatan yang apik.
Meski meraih clean sheet, lini pertahanan Jerman masih jauh dari kata maksimal. Beberapa kali mereka cukup keteteran menghadapi serangan-serangan Hungaria, sehingga ini PR yang harus diselesaikan Nagelsmann karena di fase gugur nanti lawan-lawan yang menanti Jerman memiliki lini serang yang jauh lebih berbahaya.
Waktunya Ubah Line Up, Nagelsmann?

Pertanyaan besar yang harus dijawab Nagelsmann untuk pertandingan ketiga melawan Swiss nanti adalah apakah ia akan mengubah line upnya atau tidak.
Seperti yang sudah kami jelaskan, Jerman sudah dipastikan lolos ke fase gugur. Jadi match ketiga ini bisa dikatakan hanya jadi laga formalitas semata, meski laga ini akan menentukan siapa juara grup.
Jika Jerman juara grup, mereka dipastikan akan menghadapi runner up grup C. Sementara jika Jerman jadi runner up grup A, mereka akan menghadapi runner up grup B.
Nah masalahnya adalah Nagelsmann memainkan starting XI yang sama ketika menghadapi Skotlandia dan saat melawan Hungaria. Alhasil mulai ada kelelahan menumpuk di starting XI Jerman.
Swiss bukan lawan yang enteng, dan jika Nagelsmann melakukan rotasi besar-besaran maka kans mereka untuk menang akan mengecil. Sementara jika ia ngotot memainkan starting XI terbaiknya, maka ada resiko kelelahan yang besasr di babak 16 besar nanti. Ini keputusan sulit yang harus diambil oleh pelatih 36 tahun tersebut.
Jangan lewatkan momen-momen seru Euro 2024. Segera catat jadwal lengkap Euro 2024 dan pastikan kamu kunjungi Bola.net sekarang untuk mendapatkan informasi terbaru seputar Piala Eropa 2024. Jangan lupa ya Bolaneters!.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 8 Agustus 2026 21:16Hasil Uji Coba: Chelsea Hajar AC Milan 3-0 di SUGBK
-
Liga Inggris 8 Agustus 2026 21:00Bruno Guimaraes Siap Jadi Pejuang Arsenal dan Bantu Raih Banyak Trofi
-
Liga Spanyol 8 Agustus 2026 20:20Ferran Torres Capai Kesepakatan dengan PSG
-
Liga Italia 8 Agustus 2026 20:12Hasil Uji Coba: Inter Milan Kalahkan Juventus 2-1 di Australia
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 8 Agustus 2026 21:16Hasil Uji Coba: Chelsea Hajar AC Milan 3-0 di SUGBK
-
Voli 8 Agustus 2026 21:05Prestasi Membanggakan, PP PBVSI Dapat Penghargaan FIVB World Event 2025
-
Liga Inggris 8 Agustus 2026 21:00Bruno Guimaraes Siap Jadi Pejuang Arsenal dan Bantu Raih Banyak Trofi
-
Liga Spanyol 8 Agustus 2026 20:20Ferran Torres Capai Kesepakatan dengan PSG
-
Liga Italia 8 Agustus 2026 20:12Hasil Uji Coba: Inter Milan Kalahkan Juventus 2-1 di Australia
BERITA LAINNYA
-
piala eropa 23 Juli 2026 20:49Italia Tunggu Jawaban Guardiola
SOROT
-
Liputan6 8 Agustus 2026 19:23Motif Penyiksaan dan Penyekapan Karyawan Koperasi di Tangerang
-
Liputan6 8 Agustus 2026 09:43Prabowo: Bahlil Bukti Pemimpin Ditempa Cobaan
-
Liputan6 8 Agustus 2026 08:26Alasan Prabowo Ingin Buku Pelajaran Diperbarui
-
Liputan6 8 Agustus 2026 00:57Polri Pastikan Pemeriksaan Kapolresta Banda Aceh Berjalan Transparan
-
Liputan6 7 Agustus 2026 23:30Prabowo Puji Bahlil: Bisa Bikin Jokowi Tertawa
-
Liputan6 7 Agustus 2026 22:00Prabowo Ungkap Rumus Bernegara: Cintai Rakyat dan Gunakan Akal Sehat
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314668/original/011114800_1785758460-WhatsApp_Image_2026-08-03_at_18.52.07.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318598/original/018414500_1786108747-IMG_2793.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5386433/original/064295900_1761008005-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318671/original/099649800_1786125467-WhatsApp_Image_2026-08-07_at_22.18.54.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318594/original/039256900_1786108387-IMG_2800.jpeg)
