FOLLOW US:


Benzema dan Giroud Berseteru, Griezmann Ada di Pihak Siapa?

02-04-2020 03:03

 | Yaumil Azis

Benzema dan Giroud Berseteru, Griezmann Ada di Pihak Siapa?
Antoine Griezmann © AP

Bola.net - Dua penyerang ternama asal Prancis, Karim Benzema dan Olivier Giroud, sedang berseteru baru-baru ini. Semua dimulai dari Benzema yang melontarkan ejekan kepada pemain Chelsea tersebut.

"Anda tidak bisa membandingkan Formula 1 dengan karting, dan saya masih berkata dengan baik-baik," tutur Benzema dalam siaran langsung di media sosial.

Beberapa hari berselang, Benzema diminati klarifikasi soal pernyataannya tersebut. Namun ia justru membuat ejekannya jadi semakin tebal.

"Soal Giroud, saya hanya berkata sejujurnya. Tapi kami tidak ingat soal apa yang saya bicarakan soal dia, terlebih soal apa yang ia berikan kepada Timnas Prancis," ucapnya.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2

Tanggapan Antoine Griezmann

Imbasnya pun jadi ke mana-mana. Penyerang Barcelona, Antoine Griezmann, jadi ikut terseret ke dalam kasus ini. Seperti yang diketahui, Griezmann pernah bermain bersama keduanya di Timnas Prancis.

Griezmann langsung dimintai pendapat soal perseteruan kedua sosok penyerang itu. Ia memasang sikap netral, tapi secara tidak langsung memberikan pembelaan ke Giroud dengan membawa-bawa prestasi juara Piala Dunia.

"Saya tak bisa menjawab itu, saya bisa kena masalah. Saya mencintai Olivier Giroud, dia adalah pemain yang bagus dan membantu kami memenangkan Piala Dunia. Dan itu penting dalam hidup," ujarnya di Twitch.

2 dari 2

Benzema Terasingkan dari Timnas Prancis

Ya, Benzema tidak bisa ikut berpartisipasi di ajang Piala Dunia 2018 kemarin. Faktanya ia sudah diasingkan dari Les Blues sejak tahun 2015 karena permasalahan antara dirinya dengan Mathieu Valbuena.

Ia dituduh melakukan pemerasan kepada Valbuena perihal skandal rekaman hubungan seksual. Dan Benzema sendiri sudah mencoba untuk melakukan pembelaan dan menyatakan bahwa Valbuena mengarang-ngarang cerita tersebut.

Alhasil, Benzema tidak hanya kehilangan kesempatan untuk menjadi juara Piala Dunia 2018. Ia juga tidak bisa ikut dalam euforia keberhasilan Prancis menjadi runner-up di ajang Euro 2016.

(Goal International)