
Bola.net - Akibat ulah suporter, UEFA menjatuhkan sangsi denda sebesar 25 ribu euro kepada Jerman.
Asosiasi Sepak Bola Jerman menerima hukuman denda tersebut karena diduga para suporter ini menampilkan spanduk neo-Nazi saat pertandingan berlangsung saat laga melawan Denmark.
Hukuman denda ini merupakan yang kedua kali setelah kejadian pelemparan bola kertas ke lapangan saat laga melawan Portugal di pertandingan pertama grup B. Kala itu Jerman menerima denda sebesar 8 ribu poundsterling atas ulah iseng suporter tersebut.
Dalam turnamen empat tahunan ini, pihak penyelenggara UEFA telah mengeluarkan banyak denda. Hukuman berupa denda tersebut mayoritas disebabkan oleh ulah para suporter yang kelewat berlebihan. Ulah-ulah tersebut lebih banyak dilakukan di dalam lapangan saat pertandingan sedang berlangsung.
Bukan Jerman saja yang menerima hukuman denda atas ulah para penggemar tersebut. Tim Portugal juga menerima denda yang sama saat bertanding melawan Jerman karena Seleccao ini menunda babak kedua dalam pertandingan.
Rusia juga tak lepas dari denda yang dikeluarkan UEFA. Tim Beruang Merah tersebut menerima denda sebesar 96 ribu poundsterling setelah fans mereka menyerang official pertandingan saat laga perdana melawan Polandia. Tak hanya itu saja, mereka juga dikenakan denda sebesar 24 ribu poundsterling karena menampilkan spanduk yang isinya provokatif. Sementara itu, Kroasia juga tidak luput membayar sebesar 20 ribu poundsterling untuk insiden yang dilakukan penonton mereka.
Selebrasi celana dalam sponsor striker Denmark Nicklas Bendtner setelah mencetak gol mendapat sambutan menakjubkan tapi sekaligus menuai denda sebesar 80 ribu poundsterling atas ulah tak sopan pemain tersebut. Lebih lanjut, hooligans Inggris juga membuat negara ini membayar 4 ribu pundsterling untuk ulah tak pantas suporternya setelah menang 3-2 atas Swedia Jumat lalu.
Hukuman ini diberikan dengan tujuan untuk menertibkan para penggemar kontestan yang berlaga di Euro 2012 ini. UEFA mengharap agar para suporter bisa dibina dan dikoordinir dengan sebaik mungkin untuk mendukung tim kesayangan mereka secara sportif. (si/opw)
Asosiasi Sepak Bola Jerman menerima hukuman denda tersebut karena diduga para suporter ini menampilkan spanduk neo-Nazi saat pertandingan berlangsung saat laga melawan Denmark.
Hukuman denda ini merupakan yang kedua kali setelah kejadian pelemparan bola kertas ke lapangan saat laga melawan Portugal di pertandingan pertama grup B. Kala itu Jerman menerima denda sebesar 8 ribu poundsterling atas ulah iseng suporter tersebut.
Dalam turnamen empat tahunan ini, pihak penyelenggara UEFA telah mengeluarkan banyak denda. Hukuman berupa denda tersebut mayoritas disebabkan oleh ulah para suporter yang kelewat berlebihan. Ulah-ulah tersebut lebih banyak dilakukan di dalam lapangan saat pertandingan sedang berlangsung.
Bukan Jerman saja yang menerima hukuman denda atas ulah para penggemar tersebut. Tim Portugal juga menerima denda yang sama saat bertanding melawan Jerman karena Seleccao ini menunda babak kedua dalam pertandingan.
Rusia juga tak lepas dari denda yang dikeluarkan UEFA. Tim Beruang Merah tersebut menerima denda sebesar 96 ribu poundsterling setelah fans mereka menyerang official pertandingan saat laga perdana melawan Polandia. Tak hanya itu saja, mereka juga dikenakan denda sebesar 24 ribu poundsterling karena menampilkan spanduk yang isinya provokatif. Sementara itu, Kroasia juga tidak luput membayar sebesar 20 ribu poundsterling untuk insiden yang dilakukan penonton mereka.
Selebrasi celana dalam sponsor striker Denmark Nicklas Bendtner setelah mencetak gol mendapat sambutan menakjubkan tapi sekaligus menuai denda sebesar 80 ribu poundsterling atas ulah tak sopan pemain tersebut. Lebih lanjut, hooligans Inggris juga membuat negara ini membayar 4 ribu pundsterling untuk ulah tak pantas suporternya setelah menang 3-2 atas Swedia Jumat lalu.
Hukuman ini diberikan dengan tujuan untuk menertibkan para penggemar kontestan yang berlaga di Euro 2012 ini. UEFA mengharap agar para suporter bisa dibina dan dikoordinir dengan sebaik mungkin untuk mendukung tim kesayangan mereka secara sportif. (si/opw)
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 19:40Piala Dunia 64 Tim Berpotensi Ubah Peta Ekonomi Sepak Bola Global
-
Piala Dunia 11 Juli 2026 23:27Update Jurgen Klopp Sebagai Pelatih Baru Jerman: Sudah, tapi Belum
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
piala eropa 24 Maret 2026 10:20Zinedine Zidane Capai Kesepakatan Lisan untuk Latih Timnas Prancis
SOROT
-
Liputan6 22 Juli 2026 20:29Strategi BGN Benahi Tata Kelola MBG
-
Liputan6 22 Juli 2026 20:19Menengok Stasiun MRT Monas, Bakal Ada Ruang Seni dan Pameran Edukasi
-
Liputan6 22 Juli 2026 20:16Menko Yusril: Tugas Utama Jampidsus Baru Selesaikan Kasus Febrie
-
Liputan6 22 Juli 2026 19:46Dari Sawah ke Istana, Perjuangan Anak Petani Sumbawa Jadi Perwira TNI
-
Liputan6 22 Juli 2026 19:28Ketua DPRD Lebak Bantah Terlibat Dugaan Penculikan Aktivis
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4669428/original/019485600_1701341322-20231130-Ketut-Sumedana-Faizal-D.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304632/original/040698100_1784726406-IMG_2470.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5480209/original/055827300_1769049427-53be1b51-4a07-4337-a7d7-3ea2480321b2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304623/original/006883900_1784725061-WhatsApp_Image_2026-07-22_at_19.26.53.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304620/original/094760400_1784724402-Zul_Arsyi_Dilantik_Jadi_Perwira_TNI_di_Istana_Negara.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304530/original/056427900_1784718664-Ketua_DPRD_Kabupaten_Lebak_Juwita_Wulandari.jpeg)
