
Bola.net - Thomas Tuchel, pelatih baru Timnas Inggris, mengungkapkan bahwa performa Inggris di Euro 2024 tidak memenuhi ekspektasi karena tim bermain dengan ketakutan akan kekalahan, bukan keinginan untuk menang.
Meski mencapai final, Inggris dikritik karena permainan yang kurang inspiratif dan minim ancaman serangan. Tuchel menegaskan bahwa fokusnya adalah membawa semangat baru untuk meraih kemenangan.
Namun, komentar Tuchel ini menuai kritik dari Paul Merson, analis Sky Sports. Merson menilai Tuchel terlalu naif jika berpikir bahwa kegagalan Inggris hanya karena faktor ketakutan.
Ia menegaskan bahwa masalah ini telah berlangsung lama dan tidak bisa diselesaikan hanya dengan perubahan mentalitas.
Pendapat Tuchel tentang Performa Inggris di Euro 2024
Thomas Tuchel mengungkapkan bahwa Inggris kesulitan memenuhi ekspektasi di Euro 2024 karena tim bermain dengan ketakutan akan kekalahan.
"Kami bermain dengan rasa lapar dan kegembiraan untuk menang, bukan dengan ketakutan akan kalah. Fokus kami adalah pada jumlah sentuhan di kotak penalti lawan, serangan, dan perolehan bola di area lawan," ujarnya.
Tuchel percaya bahwa perubahan mentalitas ini akan membawa Inggris ke performa yang lebih baik. Ia ingin timnya bermain dengan lebih agresif dan percaya diri, terutama dalam menghadapi tekanan di turnamen besar.
Kritik Paul Merson terhadap Komentar Tuchel

Paul Merson tidak sepenuhnya setuju dengan pendapat Tuchel. Menurutnya, Tuchel terlalu naif jika berpikir bahwa masalah Inggris hanya terletak pada ketakutan akan kekalahan.
"Saya pikir Tuchel sedikit naif dengan apa yang dia katakan sebelum pertandingan melawan Albania. Dia bermain dengan api," ujar Merson.
Merson menegaskan bahwa masalah ini telah berlangsung lama. "Pemain-pemain ini sudah bermain seperti ini untuk Inggris dalam waktu yang lama. Ini bukan hanya terjadi di Euro atau Piala Dunia terakhir. Untuk Tuchel berpikir bahwa semuanya akan berjalan lancar dan ketakutan akan hilang, itu naif," tambahnya.
Tantangan Tuchel dalam Membawa Perubahan
Thomas Tuchel menghadapi tantangan besar untuk mengubah mentalitas dan gaya bermain Timnas Inggris. Meski komentarnya menuai kritik, Tuchel tetap fokus pada tujuannya untuk membawa Inggris ke level yang lebih tinggi.
Ia ingin timnya bermain dengan lebih banyak sentuhan di kotak penalti lawan dan serangan yang lebih tajam.
Namun, seperti yang diingatkan oleh Merson, perubahan tidak akan terjadi dalam semalam. Tuchel perlu waktu untuk memahami dinamika tim dan menciptakan lingkungan yang mendukung pemain untuk tampil tanpa tekanan.
Tantangan terbesarnya adalah memastikan bahwa perubahan ini bisa bertahan dalam jangka panjang.
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 11:46Kolom Bola.net: Spanyol Menciptakan Sistem, Bukan Bintang
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 11:00Tepati Janji! Marc Cucurella Segera Buat Tatto Luis De La Fuente
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 11:46Kolom Bola.net: Spanyol Menciptakan Sistem, Bukan Bintang
-
Liga Inggris 21 Juli 2026 11:30Lewis Hall ke Manchester United? Kayaknya Bakal Susah Deh!
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 11:00Tepati Janji! Marc Cucurella Segera Buat Tatto Luis De La Fuente
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 10:30Manchester United Mundur dari Perburuan Cysencio Summerville?
-
Liga Inggris 21 Juli 2026 10:00Arsenal Ganggu Manchester United dalam Perekrutan Manu Kone?
BERITA LAINNYA
-
piala eropa 24 Maret 2026 10:20Zinedine Zidane Capai Kesepakatan Lisan untuk Latih Timnas Prancis
SOROT
-
Liputan6 21 Juli 2026 12:19Viral SDN di Kebayoran Lama Rusak, Pramono Janji Segera Perbaiki
-
Liputan6 21 Juli 2026 11:51KPK: OTT Bupati Lombok Barat Terkait Dugaan Konflik Kepentingan
-
Liputan6 21 Juli 2026 11:12Atlet Golf Putri Sempat Berteriak saat Diculik Dua Pria Berbadan Besar
-
Liputan6 21 Juli 2026 11:10Ledakan Grand Polonia: 1 Korban Tewas, 2 Masih Tertimbun
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302903/original/028723800_1784611411-ab3b2fbd-8e35-4c1f-a920-756d2ae111d9.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302840/original/055070800_1784609043-01kxzhkva65j0s4aysz9nvc14a.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302503/original/018285200_1784561646-IMG_20260720_215953_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3626139/original/051607000_1636358248-ilustrasi_penculikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302784/original/017664200_1784607038-23a14243-7707-421e-9976-d9dacdfb0004.jpg)
