Selamatkan Nyawa Christian Eriksen, Simon Kjaer dan Tim Medis Denmark Dapat Penghargaan UEFA

Ari Prayoga | 26 Agustus 2021 23:32
Tim medis Denmark menerima penghargaan Presidents Award dari UEFA, Kamis (26/8/2021) (c) AP Photo

Bola.net - UEFA memberikan penghargaan President's Award terhadap Simon Kjaer dan tim medis Timnas Denmark atas upaya mereka menyelamatkan nyawa Christian Eriksen di pentas Euro 2020 kemarin.

Eriksen ambruk kala memperkuat Denmark dalam partai perdana Grup B di Parken Stadium, Copenhagen, Minggu (12/6/2021). Ia jatuh tak sadarkan diri di akhir babak pertama dan pertandingan pun akhirnya dihentikan.

Eriksen pun langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Syukurlah, pemain 29 tahun itu akhirnya bisa melalui masa kritis dan sudah berada dalam kondisi yang stabil.

1 dari 2 halaman

Peran Kjaer dan Tim Medis

Segera setelah mengetahui bahwa Eriksen kolaps, Kjaer langsung menghampiri rekannya tersebut dan memastikan bahwa sang gelandang tak menelan lidahnya dan berada di posisi yang tepat.

Kjaer pun langsung membuka mulut Eriksen untuk memastikan saluran udara tetap berfungsi dan kemudian ia melakukan CPR, pertolongan pertama pada situasi seperti itu.

Kemudian, Kjaer langsung mengomando rekan-rekannya untuk berdiri mengerubungi Eriksen yang tengah dirawat tim medis. Hal ini dilakukan agar media yang terus-menerus menyorot sang gelandang.

Tak berhenti sampai di situ, sikap pahlawan Kjaer juga tercermin ketika bek ia menghampiri istri Eriksen, Sabrina Kvist Jensen yang tampak cemas menanti kondisi sang suami di lapangan. Kjaer pun kemudian mencoba menenangkan Sabrina.

2 dari 2 halaman

Kondisi Christian Eriksen

Tubuh Eriksen sendiri saat ini dipasangi sebuah alat implan defibrillator jantung. ICD pada dasarnya berfungsi untuk mengatasi detak jantung abnormal. Alat ini bisa ditanamkan di dada atau di perut dan bekerja dengan mengalirkan kejutan listrik saat jantung berdetak terlalu lambat atau terlalu cepat.

Sesuai dengan aturan yang berlaku, Eriksen pun untuk sementara masih dilarang bermain di Serie A hingga alat ICD tersebut dicopot dari tubuhnya.

Sumber: UEFA

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR