FOLLOW US:


Skandal di Timnas Inggris: Phil Foden Meminta Maaf, Mason Greenwood Masih Bungkam

08-09-2020 02:34

 | Yaumil Azis

Skandal di Timnas Inggris: Phil Foden Meminta Maaf, Mason Greenwood Masih Bungkam
Phil Foden © AP Photo

Bola.net - Phil Foden membuat kisruh di Timnas Inggris dengan melanggar pedoman ketat soal Covid-19. Dengan segera, penggawa Manchester City tersebut langsung membuat permintaan maaf.

Kasus ini membuat pemain berusia 20 tahun itu dipulangkan oleh Timnas Inggris yang tengah menjalani persiapan untuk menghadapi Denmark. Pertandingan UEFA Nations League tersebut akan digelar pada hari Rabu (9/9/2020) besok.

Bukan cuma dia yang dipulangkan oleh Timnas Inggris akibat kasus ini. Pemain Manchester United, Mason Greenwood, juga terlibat kasus yang sama dan mendapatkan perlakuan serupa.

Sampai kabar ini diluncurkan, Mason Greenwood belum juga membuat pernyataan apapun terkait kasus ini. Sementara Phil Foden telah angkat bicara untuk meminta maaf kepada semua pihak.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2

Pernyataan Maaf Phil Foden

Foden melanggar pedoman ketat Covid-19 dengan membawa perempuan ke kamar hotel. Ia melakukannya usai The Three Lions menghadapi Islandia di ajang UEFA Nations League pada akhir pekan kemarin.

Permintaan maaf Foden disampaikan lewat sebuah tulisan panjang yang diunggah media sosial Twitter. Bukan cuma kepada Gareth Southgate selaku pelatih, tapi juga ke semua elemen mulai dari Manchester CIty hingga fans.

"Menyusul pemberitaan yang muncul hari ini menyoal aksi saya di Islandia, saya ingin membuat permintaan maaf. Saya meminta maaf kepada Gareth Southgate, rekan setim saya di Inggris, staf, staf, juga klub serta keluarga," tulisnya.

"Saat saya dipanggil oleh Gareth untuk laga-laga ini, reaksi pertama saya adalah rasa bangga yang besar. Bisa memakai seragam tim senior dalam debut saya bersama Inggris adalah keistimewaan yang luar biasa," lanjutnya.

2 dari 2

Masih Muda dan sedang Belajar

Foden menyadari betapa besarnya tanggung jawab yang harus ia emban sebagai perwakilan Manchester City serta Timnas Inggris. Namun pada akhirnya, ia merupakan pemain muda yang butuh pembelajaran lebih banyak.

"Saya adalah pemain muda yang harus belajar banyak, tapi saya menyadari tanggung jawab besar yanag saya punya sebagai perwakilan Manchester City dan Inggris pada level ini," tambahnya.

"Pada kesempatan ini, saya membuat keputusan yang buruk dan perilaku saya tidak memenuhi standar yang diharapkan. Saya melanggar protokol Covid-19 yang ditetapkan untuk melindungi saya dan rekan setim di Inggris."

"Sebagai konsekuensinya, saya akan melewatkan kesempatan untuk berkunjung ke Denmark bersama skuat, dan itu sakit. Saya mendapatkan pembelajaran berharga dari kesalahan keputusan ini dan saya harap Gareth beserta tim dikaruniai keberuntungan pekan ini," pungkasnya.

(Goal International)