MAMADOUSAKHO

Mamadou Sakho
Nama Lengkap : Mamadou Sakho (Kirikou)
Tempat Lahir : Paris, Prancis
Tanggal Lahir : 13 Februari 1990 (27 Tahun)
Kebangsaan : Prancis
Klub : Liverpool
Posisi : Bek
No Punggung : 17
Tinggi : 187 cm

Karir

Pemain berkewarganegaraan Perancis ini selama karir sepakbolanya hampir selalu bermain di posisi bek tengah namun ia juga mampu bermain sebagai bek kiri. Disamping fleksibilatasnya, Sakho dikenal memiliki jiwa kepemimpinan, pemain yang tidak mudah menyerah, pekerja keras dan memiliki kemampuan mengocek bola yang baik. Sakho juga sering dipuji karena kualitas performa fisik dan kemampuan taktik yang ia terapkan di lapangan.

Sakho mendapatkan julukan Kirkou, yang diambil dari nama seorang tokoh dalam cerita rakyat Afrika Barat, diceritakan ia adalah seorang anak laki-laki yang mampu berbicara dan berjalan sejak ia dilahirkan. Kemampuan spektakuler yang dimiliki oleh Sakho membuatnya mendapatkan julukan tersebut dari para penggemarnya.

Sakho memulai karir sepakbolanya di usia 6 tahun dan bermain untuk tim junior dari tim lokal Paris FC. Pada tahun 2002, ia pindah ke klub profesional Paris Saint-Germain. Sakho sebenarnya adalah seorang striker namun karena kurangnya kekuatan pertahanan di klub tersebut, ia dipindahkan ke posisi bertahan.

Di tahun pertamanya tinggal di Camp des Loges, asrama skuat muda klub Paris Saint-Germain, Sakho mengalami kesulitan dalam beradaptasi dan sering menolak perintah yang diberikan oleh pelatih seperti saat ia disuruh tidur. Sebagai konsekuensinya, ia diancam akan dikeluarkan dari klub jika ia terus menunjukkan sikap buruknya. Dibawah pengawasan orang tua dan pelatih tim U13 Paris Saint-Germain, Christian Mas, akhirnya Sakho mampu menunjukkan perilaku baik dan mulai berkonsentrasi pada belajar dan karir sepakbolanya.

Saat Sakho menginjak usia 14 tahun, ayahnya meninggal dan memberikan pengaruh yang besar dalam hidupnya. Sakho kemudian menjadi salah satu pemain yang paling dicari setelah memenangkan banyak penghargaan MVP (most valuable player) selama karirnya di akademi muda.

Pada April 2005, Sakho tergabung dalam tim regional Ile-de-France yang memenangkan liga Coupe Nationale pada musim 2004-2005. Di tahun yang sama, ia juga tergabung dalam tim U18 Paris Saint-Germain yang menjuarai penghargaan Championnat National des 18 ans. Prestasi tersebut dicetak oleh seorang Sakho muda yang berusia tiga tahun lebih muda dari rekan-rekannya yang lain dalam klub.

Tercatat Sakho menghabiskan enam tahun tinggal di Camp des Loges sebagai bagian dari skuat muda Paris Saint-Germain.

Pada Juni 2005, Sakho menandatangani kontrak profesional pertamanya bersama Paris-Saint Germain dan bermain di musim 2007-2008. Dalam waktu singkat, Sakho telah dipercaya menjadi kapten tim dan memimpin pemain-pemain senior di usia 17 tahun. Ia menjadi kapten termuda Paris-Saint Germain dan kapten termuda yang bertanding di Ligue 1. Kemenangan Paris-Saint Germian di pertandingan final turnamen Coupe de la Ligue menjadi prestasi puncak pertama yang berhasil diraihnya di awal karirnya di skuat senior.

Di tahun 2009, Paris Saint-Germain menghadiahkan Sakho perpanjangan kontrak sampai tiga tahun kedepan karena permainannya yang baik dan usaha mempertahankannya dari incaran klub lain.

Di pertengahan musim 2009-2010, Sakho terlibat dalam kontroversi saat is menampar jurnalis surat kabar Le Parisien di tempat latihan. Sebelum insiden tersebut terjadi, Sakho menanyakan kebenaran artikel yang ditulis jurnalis tersebut mengenai alasan kepergian Sakho ke klub malam setelah kekalahan Paris Saint-Germain atas Lorient. Sakho mengejek jurnalis tersebut dan kemudian menamparnya sebelum pergi begitu saja. Jurnalis tersebut yang masih tidak diketahui namanya, memberitakan kejadian tersebut pada esok harinya dan menulis bahwa perilaku Sakho tersebut tidak profesional. Presiden Paris Saint-Germain Robin Leproux dan manajer Antoine Kombouare meminta maaf mewakili klub dan diikuti dengan permohonan maaf pribadi Sakho pada jurnalis tersebut melalui telepon.

Pada Mei 2011, Sakho dinominasikan untuk mendapatkan penghargaan Young Player of the Year dari Persatuan Pemain Sepakbola Senior Nasional (UNFP). Dua minggu kemudian, diumumkan bahwa ia memenangkan penghargaan tersebut.

Klub asal Premier League, Liverpool, pada September 2013 mengumumkan melalui website resminya bahwa Sakho telah bergabung ke klub Merseyside tersebut dengan gaji 15 juta Pounds. Ia mengawali debutnya di Liverpool pada pertandingan melawan Swansea di Liberty Stadium yang berakhir dengan skor seri 2-2.

Oleh: Dhianita Kusuma Pertiwi

Berita Terbaru Mamadou Sakho

Klopp Dinilai Salah Jual Sakho

Klopp Dinilai Salah Jual Sakho

29-09-2017 00:28

Phil Thompson menyebut Jurgen Klopp telah salah melepas Mamadou Sakho karena ia adalah defender terbaik di antara defender lain yang dimiliki The Reds saat ini.

Liverpool Resmi Kirim Sakho ke Palace

Liverpool Resmi Kirim Sakho ke Palace

01-09-2017 08:21

Crystal Palace disebut sudah menuntaskan transfer Mamadou Sakho dari Liverpool dengan status permanen.

Liverpool Tolak Tawaran 25 Juta Pound Palace untuk Sakho

Liverpool Tolak Tawaran 25 Juta Pound Palace untuk Sakho

30-08-2017 02:14

Raksasa Premier League, Liverpool dikabarkan telah menolak tawaran Crystal Palace untuk memboyong bek Mamadou Sakho jelang ditutupnya bursa transfer musim panas ini.

Palace Akan Segera Amankan Servis Mamadou Sakho

Palace Akan Segera Amankan Servis Mamadou Sakho

29-08-2017 17:59

Bek asal Prancis Mamadou Sakho dikabarkan akan segera merapat ke klub Crystal Palace pada musim panas ini dengan biaya sekitar 25 juta Pounds.

Jika Jadi Jual Evans, West Brom Akan Beli Sakho

Jika Jadi Jual Evans, West Brom Akan Beli Sakho

28-08-2017 19:35

Manajer West Brom Tony Pulis dikabarkan akan mendatangkan Mamadou Sakho jika ternyata Jonny Evans jadi pindah ke Manchester City.

De Boer: Sakho Terlalu Mahal Untuk Palace

De Boer: Sakho Terlalu Mahal Untuk Palace

22-08-2017 11:06

De Boer menyebut Liverpool selaku pemilik Sakho mematok harga yagn kelewat tinggi sehingga tidak bisa dijangkau oleh timnya.

Sissoko: Sakho Bisa Jadi Aset Berharga Bagi Liverpool

Sissoko: Sakho Bisa Jadi Aset Berharga Bagi Liverpool

07-08-2017 20:50

Mantan gelandang Liverpool Mohamed Sissoko menyebut Mamadou Sakho bisa menjadi aset berharga bagi skuat The Reds karena ia memiliki komitmen yang besar dan gaya kepemimpinan yang jempolan.

Dilepas Liverpool, Sakho Diminati Roma

Dilepas Liverpool, Sakho Diminati Roma

30-07-2017 23:39

Raksasa Serie A, AS Roma dikabarkan tertarik mendatangkan bek tengah milik Liverpool, Mamadou Sakho di bursa transfer musim panas ini.

Palace Belum Menyerah Dengan Sakho

Palace Belum Menyerah Dengan Sakho

26-07-2017 10:24

The Eagles dikabarkan akan kembali menawar sang bek dalam waktu dekat.

Cascarino Kritik Cara Sakho Berlatih di Liverpool

Cascarino Kritik Cara Sakho Berlatih di Liverpool

25-07-2017 10:04

Mantan pemain Chelsea, Tony Cascarino mengatakan bahwa bek Liverpool, Mamadou Sakho adalah salah satu pemain yang paling buruk dalam sesi latihan Liverpool.