FOLLOW US:

MASSIMILIANOALLEGRI

Massimiliano Allegri
Nama Lengkap : Massimiliano Allegri
Tempat Lahir : Livorno
Tanggal Lahir : 11 Agustus 1967 (51 Tahun)
Kebangsaan : Italia
Klub : Juventus
Posisi : -
No Punggung : -
Tinggi : 183 cm

Massimiliano Allegri adalah seorang pelatih berkebangsaan Italia yang dulunya adalah mantan pemain sepakbola. Ia lahir Livorno pada tanggal 11 Agustus 1967. Sebagai pemain profesional, Allegri memulai karirnya di klub liga kasta bawah Cuoiopelli pada tahun 1984. Kemudian ia berpindah ke Livorno di kasta yang sama pada 1985 sampai dengan 1988.

Setelah dari Livorno, Allegri beberapa kali berganti klub namun tetap di kasta yang sama. Dimulai dari Pisa pada 1988, kembali ke Livorno pada 1989, dan bergabung dengan Pavia pada 1990. Setelah dari Pavia, pada 1991 Allegri bergabung dengan klub di kasta yang lebih baik yaitu Pescara yang bermain di Serie B dan menjadi pemain vital Pescara pada saat itu.

Bermain sebagai gelandang tengah, Allegri mampu meningkatkan performa Pescara yang akhirnya berbuah promosi ke Serie pada 1992. Sampai 1993, Allegri bermain dalam 64 laga dan mencetak 16 gol dan Pescara juga kembali turun ke Serie B. Selepas dari Pescara, Allegri bergabung dengan Cagliari pada 1993, lalu Perugia pada 1995, kemudian Padua pada 1997, dan Napoli pada 1998 sebelum akhirnya kembali membela Pescara pada 1998.

Mendekati akhir karirnya sebagai pemain profesional, Allegri pergi dari Pescara dan bergabung dengan Pistoiese. Allegri memutuskan pensiun sebagai pemain di Aglianese yang dibelanya dari 2001 sampai 2003. Selama menjadi pemain, Allegri pernah menerima hukuman skorsing selama 1 tahun di tahun 2001 karena tersandung kasus pengaturan skor di ajang Coppa Italia 2000.

Tak lama setelah pensiun bermain, Allegri beralih karir menjadi pelatih. Klub pertama yang dilatihnya adalah klub tempat ia pensiun, Aglianese pada 2004. Untuk pelatih debutan, karirnya saat itu dinilai cukup baik sehingga mendapat tawaran melatih klub Serie C1, Grosseto pada 2005. Di awal musim 2006-2007, Allegri dipecat karena kepelatihanny dinilai tidak sebaik saat di Aglianese. Akhirnya Allegri memilih untuk bergabung sebagai staff pelatih dengan Giovanni Galeone di Udinese.

Allegri kembali mengalami pemecatan karena saat bergabung dengan Udinese, ia sebenarnya masih memiliki kontrak yang belum terselesaikan dengan Grosseto. Sempat menganggur, Allegri lalu ditunjuk sebagai pelatih klub Serie C1, Sassuolo yang berambisi untuk naik kasta. Allegri terbukti sukses di musim pertamanya dengan mengantar Sassuolo promosi ke Serie B untuk pertama kali dalam sejarah klub.

Berhasil mencapai target di Sassuolo, Allegri kemudian dilirik oleh Cagliari yang sedang mencari pengganti Davide Ballardini. 29 Mei 2008, Allegri resmi menjadi pelatih baru Cagliari yang saat itu bermain di Serie A. Pada bulan Oktober, Allegri menandatangani perpanjangan kontrak 2 tahun di Cagliari meskipun sempat menjalani permulaan yang mengecewakan dengan kalah 5 kali di 5 pertandingan awal.

Di musim 2008-2009, Allegri meraih Panchina d'Oro atau Golden Bench. Sebuah penghargaan yang diberikan oleh pelatih terbaik Serie A berdasarkan voting suara dari seluruh pelatih Serie A. Hasil itu tidak terlepas dari kepelatihan Allegri yang berhasil membawa Cagliari menduduki peringkat 9 di akhir musim meskipun tidak memiliki pemain bintang namun tetap memainkan gaya menyerang yang berkualitas.

Kepelatihan gemilang Allegri berlanjut di musim selanjutnya, 2009-2010. Selain berhasil membuat tiga pemainnya, David Biondini, Federico Marchetti, dan Andrea Cossu, dipanggil untuk membela timnas Italia, Allegri juga tetap dapat mempertahankan gaya permainan sepakbola yang berkualitas meskipun kehilangan penyerang andalannya, Robert Acquafresca.         

Setelah pemecatan yang mengejutkan oleh Cagliari pada 13 April 2010, raksasa Serie A menunjuk untuk mengisi kursi kepelatihan yang kosong paska Leonardo. Di musim pertamanya Allegri berhasil mematahkan dominasi tim sekota Inter Milan sebagai juara bertahan, mengalahkannya 2 kali di laga liga, serta meraih Scudetto pertama AC Milan sejak 2004.

Pada 13 Januari 2014, paska kekalahan dari tim promosi yang pernah dilatihnya, Sassuolo, Allegri resmi dibebastugaskan oleh AC Milan menyusul performa buruk AC Milan di laga-laga lain sebelum Sassuolo.


Karir Senior
Tahun Klub Penampilan, Gol
1984–1985 Cuoiopelli 7, (0)
1985–1988 Livorno 29, (0)
1988–1989 Pisa 2, (0)
1989–1990 Livorno 32, (8)
1990–1991 Pavia 29, (5)
1991–1993 Pescara 64, (16)
1993–1995 Cagliari 46, (4)
1995–1997 Perugia 41, (10)
1997–1998 Padova 21, (0)
1998–1998 Napoli 7, (0)
1998–2000 Pescara 46, (4)
2000–2001 Pistoiese 18, (1)
2001–2003 Aglianese 32, (8)

Manajer Klub
2003–2004 Aglianese
2004–2005 SPAL
2005 Grosseto
2006 Grosseto
2007–2008 Sassuolo
2008–2010 Cagliari
2010–2014 AC Milan
2014 -Sekarang : Juventus

 

Oleh: Faris Faishal

Berita Terbaru Massimiliano Allegri

Allegri Ingatkan Publik: Juventus Juara Bukan Karena Kebetulan!

Allegri Ingatkan Publik: Juventus Juara Bukan Karena Kebetulan!

21-04-2019 20:00

Meraih titah Scudetto bukanlah perkara mudah, dan itu dipertegas kembali oleh Massimiliano Allegri selaku pelatih Juventus. Pernyataan itu ia lontarkan usai mengantarkan timnya meraih juara Serie A untuk kedelapan kalinya berturut-turut.

Musim Depan, Target Juventus Masih Scudetto Lagi

Musim Depan, Target Juventus Masih Scudetto Lagi

21-04-2019 17:30

Delapan kali sudah Juventus meraih gelar juara Serie A, namun itu belum membuat Massimiliano Allegri selaku pelatih merasa puas. Sebab dikatakannya trofi tersebut akan menjadi incaran utamanya pada musim depan nanti.

Scudetto! Juventus Jadi Juara Serie A 2018/19

Scudetto! Juventus Jadi Juara Serie A 2018/19

21-04-2019 01:20

Juventus akhirnya berhasil mengunci gelar juara Serie A 2018/19 setelah mengalahkan Fiorentina dengan skor meyakinkan 2-1 pada pekan ke-33. Juve sudah membungkus 87 poin dari 33 pertandingan, jumlah yang tidak lagi bisa dikejar Napoli yang baru mengoleksi 67 poin dengan lima pertandingan sisa.

Ronaldo Tidak Selalu Manjamin Sukses di Liga Champions

Ronaldo Tidak Selalu Manjamin Sukses di Liga Champions

20-04-2019 00:45

Pelatih Juventus Massimiliano Allegri bersikeras bahwa Cristiano Ronaldo adalah masa depan Bianconeri namun menegaskan kehadirannya tidak selalu menjamin sukses di Liga Champions.

Allegri: Juventus Tidak Hanya Butuh Ronaldo, Tapi Semuanya!

Allegri: Juventus Tidak Hanya Butuh Ronaldo, Tapi Semuanya!

17-04-2019 07:16

Banyak yang beranggapan bahwa Juventus memboyong Cristiano Ronaldo dengan tujuan untuk meraih gelar Liga Champions. Namun sang pelatih, Massimiliano Allegri, mengaku tidak sepakat dengan opini publik tersebut.

Juventus Tersingkir, Massimiliano Allegri: Saya Tetap Bertahan!

Juventus Tersingkir, Massimiliano Allegri: Saya Tetap Bertahan!

17-04-2019 06:30

Banyak yang meyakini bahwa akhir dari perjalanan Juventus di ajang Liga Champions juga akan menjadi penutup karir Massimiliano Allegri bersama sang juara bertahan Serie A itu. Tapi ia menegaskan bahwa dirinya akan bertahan di Turin pada musim depan.

Gagal di Liga Champions, Juventus Tetap Lanjut dengan Allegri

Gagal di Liga Champions, Juventus Tetap Lanjut dengan Allegri

17-04-2019 05:04

Kegagalan meraih gelar Liga Champions untuk kesekian kalinya tidak membuat Juventus kehilangan kepercayaan dengan sang pelatih, Massimiliano Allegri. Sang presiden, Andrea Agnelli, memastikan bahwa posisi mantan nahkoda AC Milan itu tetap aman.

Pelajaran dari Madrid dan 2 Hal yang Wajib Dilakukan Juve untuk Kalahkan Ajax

Pelajaran dari Madrid dan 2 Hal yang Wajib Dilakukan Juve untuk Kalahkan Ajax

16-04-2019 10:00

Pelatih Juventus, Massimilano Allegri ingin timnya menjaga fokus saat menjamu Ajax Amsterdam pada leg kedua perempat final Liga Champions 2018/19, Rabu (17/4) dini hari WIB nanti. Dia tidak mau timnya terus mengingat hasil 1-1 di leg pertama lalu.

Chiellini dan Mandzukic Absen, Siapa yang Jadi Kapten Juventus?

Chiellini dan Mandzukic Absen, Siapa yang Jadi Kapten Juventus?

16-04-2019 06:46

Dengan cederanya Giorgio Chiellini dan kemungkinan absennya Mario Mandzukic, maka pertanyaan soal siapa yang akan menjadi kapten Juventus saat melawan Ajax nanti kini menguak. Massimiliano Allegri selaku pelatih menjelaskan semuanya.

Juventus Tak Siapkan Strategi Khusus untuk Bendung Frenkie De Jong

Juventus Tak Siapkan Strategi Khusus untuk Bendung Frenkie De Jong

16-04-2019 06:30

Satu pemain yang patut diwaspadai oleh Juventus saat bertemu Ajax nanti adalah Frenkie De Jong. Tapi sang pelatih, Massimiliano Allegri, enggan mencari siasat khusus untuk menghentikan pemain berumur 21 tahun tersebut.