
Bola.net - - Turnamen kali ini jadi kejutan bagi banyak orang, saat mana AS ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia ke 15. Padahal, di AS sepak bola tidak pernah jadi olahraga favorit. Dan pertandingan kali hanya membuahkan kekecewaan saat babak final, di mana Brasil meraih kemenangan dalam penalti setelah pertandingan tanpa gol melawan Italia. Ada banyak gol yang diciptakan, kesenangan, drama dan kejutan dalam turnamen tahun 1994 ini. Bulgaria, yang sama sekali belum pernah ikut bertanding di Piala Dunia, kini masuk dalam 16 tim, dan berhasil menyingkirkan tim Jerman saat pertandingan semi final. Dalam perhelatan kali ini, 147 negara – sebuah rekor baru - masuk dalam kualifikasi Piala Dunia 94. Di antara dari ratusan tim ini termasuk salah satunya Afrika Selatan kembali masuk, setelah sempat keluar. Beberapa tim besar gagal masuk final antara lain: Inggris, Denmark, Portugal, Polandia dan sekali lagi Perancis, yang menjegal Bulgaria di menit-menit terakhir dalam permainan kualifikasi terakhir mereka. Termasuk juga Yugoslavia, yang negaranya tengah dilanda perang sipil melawan Bosnia. 24 negara melengkapi grup yang turut dalam pertandingan final. Sebuah drama terjadi, saat Diego Maradona, pahlawan Argentina di tahun 1985, dinyatakan positif menggunakan narkoba sewaktu menjalani tes, membuatnya dikeluarkan dari turnamen. Dan sebuah tragedi yang mengenaskan, saat bintang lapangan Kolombia, Andres Escobar terbunuh, beberapa hari setelah kembali ke rumah dari skor yang diciptakannya sendiri saat melawan AS. Sementara tim tuan rumah bermain dengan memalukan, disingkirkan dengan mudah oleh tim Brasil dalam putaran kedua. Brasil sendiri merupakan tim terbaik dalam turnamen kali ini, dan memang berhak menerima kemenangan. Dalam perempat final, Brasil harus melawan tujuh tim dari Eropa, salah satunya adalah Italia, sebuah tim yang sangat sulit dibekuk. Tim Italia membuktikan ketangguhan mereka, dengan mengalahkan Nigeria 1-0 dalam waktu 90 detik sebelum pertandingan berakhir, dengan hanya 10 personil yang ada di lapangan saat itu. Adalah Roberto Baggio, sang penyelamat tim, yang membantu melawan Spanyol dengan kemenangan 2-1 di perempat final dan memukul mundur Bulgaria 2-1 di semi final. Brasil dan Italia, dua negara yang telah memenangkan trofi Piala Dunia tiga kali, dipertemukan dalam satu lapangan. Dan untuk pertama kalinya dalam sepanjang sejarah Piala Dunia, pertandingan harus diakhiri dengan adu penalti. Kali ini, sang penyelamat Italia, Roberto Baggio bertekad untuk membuat skor, namun sayang tendangan penaltinya melambung terlalu tinggi dari gawang lawan dan membawa kemenangan bagi Brasil. Dengan penuh kekecewaan Italia harus cukup puas berada di posisi kedua. Setelah 24 tahun dari kemenangan terakhirnya, Brasil kembali membawa pulang tropi kebesaran dalam turnamen kali ini, serta membuat negara ini jadi pemenangan empat kali tropi Piala Dunia.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 18 Mei 2026 17:31Marcus Rashford itu Cocok untuk Arsenal, Namun Ada Tapinya
-
Liga Inggris 18 Mei 2026 17:12Prediksi Chelsea vs Tottenham 20 Mei 2026
BERITA LAINNYA
-
sejarah 20 Juli 2010 17:58Ongkos Mahal, Ogah Berangkat
-
sejarah 20 Juli 2010 17:56Kiper Penyelamat Hidup Tim Lawan
-
sejarah 20 Juli 2010 17:47Juara Bertahan Terburuk
-
sejarah 15 Juli 2010 18:20Piala Dunia Paling Bobrok, Membosankan dan Beringas
-
sejarah 14 Juli 2010 19:16Malangnya Israel
-
sejarah 13 Juli 2010 19:00Ini Perang Sungguhan!
SOROT
-
Liputan6 18 Mei 2026 17:11Beda Tuntutan Hukuman 3 Prajurit TNI di Kasus Pembunuhan Kacab Bank
-
Liputan6 18 Mei 2026 17:11IHSG Merosot 1,85%, Sektor Saham Transportasi Pimpin Koreksi
-
Liputan6 18 Mei 2026 16:38Ini Kata Purbaya Usai Prabowo Bilang Rakyat Desa Tak Pakai Dolar
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Inter Salip MU dan Liverpool! Ini Daftar Klub deng...
4 Pemain yang Bisa Dibeli Kembali Real Madrid Musi...
Trio Ganas Bayern Munchen Tembus 100 Gol, Ini 10 L...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...






:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562094/original/020205200_1776778989-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-21_April_2026a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5554271/original/056398400_1776064966-WhatsApp_Image_2026-04-13_at_14.16.52.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4112072/original/006568500_1659528503-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/6220575/original/023531800_1779097682-prabowo-serahkan-jet-tempur-rafale-hingga-falcon-8x-ke-tni-ada-prosesi-siram-air-kembang-0b8751.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/6220268/original/029297000_1779097426-full-prabowo-beri-bintang-spesial-kapolri-panglima-tni-jenderal-ramai-tepuk-tangan-1da0d7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6217090/original/020680000_1779094575-Menkeu_Purbaya_Yudhi_Sadewa-18_Mei_2026a.jpg)

