
Bola.net - Bek tengah Real Madrid, Raphael Varane menceritakan sebuah pengalaman unik yang terjadi jelang kepindahannya menuju El Real pada tahun 2011. Ternyata transfer tersebut hampir berantakan hanya karena Varane terlalu lelah untuk menjawab telepon dari legenda Prancis yang menjadi perwakilan transfer Real, Zinedine Zidane.
Kala itu, Varane yang tengah menjalani ujian sekolah merasa terganggu dengan banyaknya panggilan yang masuk ke telepon genggamnya. Panggilan tersebut salah satunya datang dari Zidane, yang berniat membicarakan prospek kepindahan dari Lens ke Santiago Bernabeu.
"Saat itu saya tengah menjalani ujian Baccalaureat selama sehari penuh, dan telepon saya tak henti-hentinya berdering. Salah satu panggilan yang masuk adalah dari Zidane, yang ingin membahas ketertarikan Real Madrid," kenang Varane seperti dilansir France Football.
"Saat itu saya tak mengenali suaranya, hari sudah malam dan saya sangat lelah. Saya bahkan tak mendengarkan dia berbicara, dan memintanya untuk kembali menelepon di lain waktu."
Beruntung Zidane ternyata tak menyerah mendapatkan perlakuan dingin dari Varane. Ia akhirnya kembali menghubungi sang bek tengah muda, dan kepindahan Varane terwujud pada 27 Juni 2011 dengan harga 10 juta Euro.
Meski demikian, Varane mengaku masih terlalu malu untuk membicarakan insiden tersebut dengan Zidane.
"Saat saya menutup telepon, kakak saya Anthony menyebut saya gila. Untunglah Zidane dan saya akhirnya bisa berbicara beberapa saat kemudian. Saya tak pernah membahas hal itu lagi sampai sekarang, rasanya sungguh memalukan," imbuh pemuda 21 tahun ini.[initial]
(ff/mri)
Kala itu, Varane yang tengah menjalani ujian sekolah merasa terganggu dengan banyaknya panggilan yang masuk ke telepon genggamnya. Panggilan tersebut salah satunya datang dari Zidane, yang berniat membicarakan prospek kepindahan dari Lens ke Santiago Bernabeu.
"Saat itu saya tengah menjalani ujian Baccalaureat selama sehari penuh, dan telepon saya tak henti-hentinya berdering. Salah satu panggilan yang masuk adalah dari Zidane, yang ingin membahas ketertarikan Real Madrid," kenang Varane seperti dilansir France Football.
"Saat itu saya tak mengenali suaranya, hari sudah malam dan saya sangat lelah. Saya bahkan tak mendengarkan dia berbicara, dan memintanya untuk kembali menelepon di lain waktu."
Beruntung Zidane ternyata tak menyerah mendapatkan perlakuan dingin dari Varane. Ia akhirnya kembali menghubungi sang bek tengah muda, dan kepindahan Varane terwujud pada 27 Juni 2011 dengan harga 10 juta Euro.
Meski demikian, Varane mengaku masih terlalu malu untuk membicarakan insiden tersebut dengan Zidane.
"Saat saya menutup telepon, kakak saya Anthony menyebut saya gila. Untunglah Zidane dan saya akhirnya bisa berbicara beberapa saat kemudian. Saya tak pernah membahas hal itu lagi sampai sekarang, rasanya sungguh memalukan," imbuh pemuda 21 tahun ini.[initial]
Baca Juga
- 'Kroos Adalah Sutradara Permainan Yang Handal'
- Berjiwa Madridista, Callejon Tolak Atletico dan Barca
- 'Benci Madrid, Fergie Hampir Kirim Ronaldo ke Barca'
- Cruyff Kirim Pujian Untuk Ancelotti
- Ancelotti: Kroos Adalah 'Profesor' Madrid Selanjutnya
- Ramos Tak Permasalahkan Keegoisan Ronaldo
- Ancelotti: El Real Terima Terlalu Banyak Pujian
- Rodgers: Madrid Era Ancelotti Akan Lebih Baik Dari Barca-nya Pep
- Casillas: Saya Ingin Cetak Gol di Final Liga Champions
- Benzema: Mencetak Gol Bukanlah Yang Terpenting
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 14:07Motor Dipinjam Teman Dekat, Malah Dijual Buat Bayar Kos
-
Liputan6 6 Juni 2026 13:49Erupsi Gunung Lewotobi, Bandara Maumere Tutup 2 Hari
-
Liputan6 6 Juni 2026 13:23Bima Arya: Masa Depan Jakarta Bergantung pada Kawasan Aglomerasi
-
Liputan6 6 Juni 2026 12:54Istana Tegaskan Tak Ada Rencana Ganti Menkeu dan Gubernur BI
MOST VIEWED
Jose Mourinho Sudah Susun Rencana di Real Madrid, Lima Posisi Jadi Target Utama
Misteri Target Rp3,14 Triliun Real Madrid: Bukan Kane, Bukan Haaland, Siapa?
Revolusi Real Madrid: Rencana Besar Setelah Musim Bencana
Setelah Konate dan Dumfries, Jose Mourinho Bidik Bek Arsenal untuk Lengkapi Revolusi Lini Pertahanan Real Madrid
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/680401/original/ilustrasi-pencurian-motor-140521-andri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7898852/original/049583200_1780728555-1002133434.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7897788/original/059664800_1780727172-WhatsApp_Image_2026-06-06_at_11.58.05.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7896475/original/043029700_1780725740-IMG_2910.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7888802/original/088640200_1780717331-IMG_4763.jpeg)

