
Bola.net - Bursa transfer musim panas telah ditutup. Namun bukan berarti proses obrolan antara Barcelona dan PSG perihal masa depan penyerang asal Brasil, Neymar, sudah benar-benar berakhir.
Keinginan Neymar untuk meninggalkan PSG sudah diketahui secara umum sejak beberapa bulan yang lalu. Namun untuk alasan mengapa pemain termahal di dunia tersebut ingin pergi, publik masih hanya bisa sebatas berspekulasi saja.
Ia disebut-sebut akan kembali ke pelukan klub yang membesarkan namanya, Barcelona. Bahkan proses negosiasi antara dua klub sudah berjalan, seperti yang pernah disampaikan oleh direktur PSG, Leonardo, akhir bulan Agustus lalu.
Sayangnya, Barcelona dan PSG gagal mencapai kesepakatan soal biaya kepindahan sang pemain sampai bursa transfer ditutup. Alhasil Neymar harus bersabar hingga setidaknya bulan Januari mendatang jika masih ingin meninggalkan PSG.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Perbincangan Belum Berakhir
Meskipun demikian, proses perbincangan antara Barcelona dan PSG belum sepenuhnya berakhir. Ayah Neymar mengkonfirmasi bahwa kedua tim belum tuntas membicarakan masa depan pria berumur 28 tahun tersebut.
"Negosiasi antara kedua klub belum berakhir," tutur Neymar Sr. saat ditemui di Edinburgh Sports Conference, seperti yang dikutip dari Goal International.
"Seorang pemain Brasil hanya ingin berada di tempat yang membuatnya senang, dan dia sangat senang berada di Barcelona. Saat teman-temannya menanyakan apakah dirinya ingin kembali, itu membuatnya kecewa," lanjutnya.
Sulitnya Bernegosiasi
Sejauh yang diketahui dari berbagai laporan, Barcelona memberi penawaran berupa dana segar plus dua pemain, Ivan Rakitic dan Ousmane Dembele. Kendalanya terjadi kepada salah satu pemain yang masuk dalam penawaran.
Goal melaporkan bahwa Rakitic sudah menerima pinangan dari klub raksasa asal Prancis tersebut meski sempat dirumorkan akan ke Juventus. Namun Dembele masih belum tertarik meninggalkan Barcelona.
"Sebagai seoran agen, anda merasa lemah saat tak ada struktur yang membuat anda bisa datang dan pergi," tambah ayah dari Neymar.
"Tidak ada klausul pelepasan di dalam kontraknya dan ini membuat semuanya terasa semakin sulit. kami berjuang untuk mencapai kesepakatan. Kami memberikan yang terbaik untuknya," tandasnya.
(Goal International)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 06:00Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
-
Liga Spanyol 6 Juni 2026 16:05Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 06:00Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 05:40Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
BERITA LAINNYA
-
spanyol 6 Juni 2026 16:05Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
-
spanyol 6 Juni 2026 16:00Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Setelah Konate dan Dumfries, Jose Mourinho Bidik Bek Arsenal untuk Lengkapi Revolusi Lini Pertahanan Real Madrid
Revolusi Real Madrid: Rencana Besar Setelah Musim Bencana
Gelandang Barcelona 95 Persen ke Monaco, Transfer bakal Rampung Pekan Ini
Real Madrid Segera Resmikan Dumfries, tapi Belum Selesai Belanja: 3 Nama Ini Layak Jadi Prioritas
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
