
Bola.net - Dikejar oleh Barcelona dan Real Madrid tidak selalu menyenangkan untuk Neymar. Bintang PSG itu berada di posisi sulit untuk menentukan masa depannya. Neymar harus berhati-hati.
Neymar disebut masih berusaha menuntaskan kepindahan dari Parc des Princes sebelum tenggat transfer pada 2 September nanti. Setelah rumor panjang beberapa pekan terakhir, kini hanya Barca dan Madrid yang mungkin mendapatkan Neymar
Biar begitu, PSG berada di posisi yang menguntungkan pada negosiasi ini. Juara Prancis itu memasang harga tinggi yang memaksa Barca bekerja lebih keras untuk merancang tawaran terbaik.
Bagaimana kondisi teranyar? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Barca Butuh Bantuan
Teranyar, kabarnya PSG meminta 100 juta euro plus Ousmane Dembele dan Nelson Semedo untuk Neymar. Menurut Express, permintaan itu jelas terlalu tinggi bagi Barcelona.
Alih-alih, juara La Liga itu mengusahakan skema pinjaman dengan opsi pembelian permanen - seperti skema kepergian Philippe Coutinho ke Bayern Munchen. Sederhana, Barca sudah menghabiskan banyak uang di bursa transfer kali ini.
Sayangnya, PSG menolak mentah-mentah skema tersebut. Barca yang kesulitan pun meminta bantuan Neymar. Tidak banyak, pihak Barca hanya ingin Neymar mengutarakan minatnya di depan publik.
Barca hanya butuh Neymar berkata: "saya ingin pulang ke Barcelona!" Dengan demikian, usaha negosiasi Barca bakal lebih mudah.
Ancaman Madrid
Sayangnya, Neymar sampai saat ini masih tutup mulut. Alasannya cukup kuat, ada peran Real Madrid di balik ketenangan Neymar ini. Media Spanyol, El Confidencial mengklaim bahwa Madrid sudah memperingatkan Neymar untuk tetap tutup mulut.
Situasi saga transfer Neymar ini rumit. Di satu sisi dia ingin pulang ke Barcelona, tapi PSG seakan-akan mempermainkan Barca dengan harga tinggi dan tarik-ulur negosiasi.
Di sisi lain, Real Madrid masih mengawasi situasi tersebut. Madrid melihat bagaimana perkembangan negosiasi Barca dan siap menikung pada momen yang tepat. PSG sendiri disebut lebih senang melepas Neymar ke Madrid.
Itulah sebabnya Neymar tak berani mengutarakan hasratnya pulang ke Barca. Dia cemas, jika benar berkata demikian dan transfer ke Barca gagal, Madrid tidak akan mau lagi menerimanya.
Sumber: Express, El Confidencial
Baca ini juga ya!
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 06:00Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 05:40Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 06:00Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 05:40Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
BERITA LAINNYA
-
spanyol 6 Juni 2026 16:05Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
-
spanyol 6 Juni 2026 16:00Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Setelah Konate dan Dumfries, Jose Mourinho Bidik Bek Arsenal untuk Lengkapi Revolusi Lini Pertahanan Real Madrid
Revolusi Real Madrid: Rencana Besar Setelah Musim Bencana
Gelandang Barcelona 95 Persen ke Monaco, Transfer bakal Rampung Pekan Ini
Real Madrid Segera Resmikan Dumfries, tapi Belum Selesai Belanja: 3 Nama Ini Layak Jadi Prioritas
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
