Bukan Bintang Utama, Bek Muda Ini Jadi Pemain Paling Stabil di Barcelona

Bukan Bintang Utama, Bek Muda Ini Jadi Pemain Paling Stabil di Barcelona
Para pemain Barcelona bereaksi pada laga La Liga/Liga Spanyol antara Girona vs Barcelona di Girona, Spanyol, Senin, 16 Februari 2026 (c) AP Photo/Joan Monfort

Bola.net - Barcelona kembali menemukan fondasi penting dalam skuadnya, tetapi bukan dari nama yang selama ini menjadi pusat perhatian. Sosok itu adalah Pau Cubarsi, bek muda yang kini tampil sebagai pemain paling dapat diandalkan di lini belakang.

Di usia yang baru menginjak 19 tahun, Cubarsi menunjukkan kematangan yang jarang terlihat pada pemain seusianya. Ia tidak hanya bertahan dengan solid, tapi juga memainkan peran penting dalam membangun serangan dari belakang.

Performa konsisten ini menempatkan Cubarsi sebagai figur krusial dalam sistem permainan Hansi Flick. Dalam tim yang penuh rotasi, ia justru menjadi pengecualian yang hampir selalu hadir di lapangan.

Tuntutan Tinggi di Sistem Flick

Tuntutan Tinggi di Sistem Flick

Reaksi pelatih Barcelona, Hansi Flick saat laga melawan Newcastle di 16 besar Liga Champions, 11 Maret 2026. (c) AP Photo/Jon Super

Bermain sebagai bek tengah di Barcelona era Flick bukan tugas ringan. Garis pertahanan tinggi dan tuntutan penguasaan bola membuat setiap kesalahan bisa berakibat fatal.

Namun, Cubarsi mampu menjalankan peran tersebut dengan ketenangan luar biasa. Ia terlihat nyaman menghadapi tekanan dan jarang membuat keputusan yang terburu-buru.

Statistik yang Bicara

Statistik yang Bicara

Bek Barcelona, Pau Cubarsi (c) AP Photo/Joan Monfort

Penampilannya saat menghadapi Rayo Vallecano di La Liga akhir pekan kemarin menjadi bukti nyata kontribusinya. Ia mencatat delapan aksi bertahan, termasuk lima sapuan dan tiga intersepsi dalam satu pertandingan.

Selain itu, akurasi umpannya mencapai 91 persen dengan 75 dari 82 operan sukses. Distribusi bola panjangnya juga efektif dengan enam keberhasilan dari sembilan percobaan.

Mentalitas di Atas Usia

Mentalitas di Atas Usia

Aksi winger Newcastle, Anthony Elanga melepas tembakan dibayangi bek Barcelona, Pau Cubarsi di leg pertama 16 besar Liga Champions, 11 Maret 2026. (c) AP Photo/Jon Super

Perjalanan musim ini sempat menghadirkan penurunan performa singkat. Namun, hal tersebut menjadi bagian wajar dalam perkembangan pemain muda di level tertinggi.

Yang menarik, respons Cubarsi menunjukkan mentalitas kuat. Ia mampu bangkit dan meningkatkan level permainannya seiring bertambahnya pengalaman.

Pemimpin Tanpa Banyak Kata

Pemimpin Tanpa Banyak Kata

Reaksi kecewa Pau Cubarsi dan Raphinha setelah laga semifinal leg kedua Copa del Rey antara Barcelona vs Atletico Madrid di Camp Nou, 4 Maret 2026 (c) AP Photo/Joan Monfort

Meski bukan tipe vokal, Cubarsi memimpin lewat tindakan di lapangan. Penempatan posisi, pengambilan keputusan, dan konsistensinya menjadi contoh bagi rekan setim.

Dalam situasi tertentu, ia juga berani mengambil peran lebih. Salah satunya saat jeda pertandingan Copa del Rey, ketika ia mendorong tim untuk tampil lebih baik di babak kedua.

Kini, Cubarsi telah mencatat 120 penampilan bersama Barcelona. Ia juga menjadi pemain dengan menit bermain terbanyak di bawah Flick dengan total 3.331 menit.

Kepercayaan penuh dari pelatih terlihat dari tujuh laga beruntun yang ia mainkan tanpa tergantikan. Angka tersebut bahkan melampaui kontribusi pemain muda lain seperti Lamine Yamal.

Barcelona tidak lagi hanya melihat Cubarsi sebagai prospek masa depan. Ia telah berkembang menjadi fondasi utama, dengan potensi mengikuti jejak legenda seperti Carles Puyol.

Sumber: Barca Universal

Klasemen